By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Opini Jawa TengahOpini Jawa Tengah
  • Banjarnegara
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Jateng
  • Khazanah
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ruang Ekspresi
Reading: Melihat Proses Pembuatan Gula Aren, Tim Penyusun Materi Mulok Dawet Ayu Datang Langsung ke Pandanarum
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Opini Jawa TengahOpini Jawa Tengah
  • Us Today
  • Us Today
  • Us Today
  • World
  • World
  • World
  • Economy
  • Economy
  • Economy
  • Business
  • Business
  • Business
  • Industry
  • Industry
  • Industry
  • Politics
  • Politics
  • Politics
Search
  • Banjarnegara
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Jateng
  • Khazanah
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ruang Ekspresi
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
  • Advertise
  • Advertise
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Pendidikan

Melihat Proses Pembuatan Gula Aren, Tim Penyusun Materi Mulok Dawet Ayu Datang Langsung ke Pandanarum

Marzy Kris
Last updated: 12 November 2024 13:57 13:57
By Marzy Kris
2 Min Read
Share
Proses memasak nira dalam pembuatan gula aren/Dedy Purwono
SHARE

OPINIJATENG.COM-Demi memperoleh data tentang proses pembuatan gula aren, Subkor Kurikulum SD, Dinas Pendidikan,Kepemudaan, dan Olahraga Kabupaten Banjarnegara, Suparto, S. Pd, beserta anggota tim penyusun materi Muatan Lokal Dawet Ayu Banjarnegara mengunjungi sentra pembuatan gula aren di Dusun Serang, Desa Beji, Kecamatan Pandanarum pada Selasa, 12 November 2024. Mereka singgah di rumah Sumarko, salah satu warga yang berprofesi sebagai penderes aren.

Proses pembuatan gula aren dipilih sebagai salah satu materi Muatan Lokal Dawet Ayu Banjarnegara selai karena merupakan produk khas Pandanarum, Kabupaten Banjarnegara, juga merupakan bagian dari bahan juruh dalam produk Dawet Ayu.

“Kami sengaja datang ke sini untuk memperoleh data yang valid, langsung dari sumbernya. Dengan demikian, kami dapat memperoleh materi proses pembuatan gula aren secara lebih menyeluruh,” ujar Ahmad Fadhil,S. Pd. M. Pd, salah satu anggota tim penyusun materi Muatan Lokal Dawet Ayu Banjarnegara.

Sumarko, ditemani Anita, menantunya, menjelaskan proses pembuatan gula aren, mulai dari menyadap nira, proses memasak, sampai penyetakan gula. Dalam proses wawancara, dibantu pula oleh Suripto, S. Pd. SD, guru SD Negeri 2 Beji, yang orang tuanya juga penderes aren, sehingga cukup paham proses pembuatan gula aren.

Selain melalui wawancara, tim penyusun materi muatan lokal Dawet Ayu Banjarnegara juga melihat sejarah langsung proses pembuatan gula aren. Kebetulan, saat itu tengah dilaksanakan proses memasak nira. Di akhir wawancara, anggota tim juga memborong gula aren yang dibuat oleh pengrajin.***

You Might Also Like

“Blakasuta”: Gerakan Kolaboratif Guru dari Ujung Banjarnegara yang Menginspirasi
Kunci Jawaban Tema 6 Kelas 5 Halaman 157, 158, 161, 162, 164, 165 Pembelajaran 3 Sub Tema 3 Tema Pengaruh Kalor Terhadap Kehidupan
Sekolah Kedinasan Boleh Pakai Kacamata? Ini Jawabannya…
Gandeng Ketua Zahir Mania, SD Negeri 4 Krandegan Sukses Menggelar Pleno dan Sekolah Bersolawat
Wakil Dubes Kairo di Ponpes Fadhlul Fadhlan Semarang: Masalah Rumit Bisa Diselesaikan dengan Ini
TAGGED:Dawet AyuDindikpora Banjarnegarakurikulummuatan lokal
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Banjarnegara Bawa Pulang 7 Piala pada Lomba MAPSI Tingkat Provinsi Jawa Tengah
Next Article PGRI Cabang Limbangan Kabupaten Kendal Gelar Ekspedisi ke Monumen Dr. Sulistiyo, Rujino: Solidkan Internal PGRI, Tangguh seperti Pak Lis
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Stay Connected

FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow
- Advertisement -
Ad image

Latest News

Ilustrasi pemuda dan tokoh acara memegang bola sepak di atas panggung dengan pertunjukan seni tradisional dan lampu warna-warni.
Bukan Sekadar Panggung Hiburan, Anak Muda Butuh Ruang untuk Mengubah Ide Menjadi Peluang
Jateng Ruang Ekspresi
Ilustrasi penari jaran kepang mengenakan kostum tradisional merah dan emas sambil menari dengan properti kuda kepang di panggung festival.
Festival Budaya Jangan Cuma Ramai Pengunjung, Seniman dan UMKM Juga Harus Diuntungkan
Jateng Ruang Ekspresi
Ilustrasi penari tradisional mengenakan hiasan kepala berwarna emas dan membawa selendang kuning dalam pertunjukan budaya.
Budaya Lokal Bukan Sekadar Tradisi, Ini Peluang Besar bagi Ekonomi Kreatif dan Generasi Muda
Culture Jateng
Ilustrasi parade Cap Go Meh dengan peserta berbaju merah mengarak hiasan ritual di bawah deretan lampion merah.
Cap Go Meh Bukan Sekadar Festival Lampion, Ada Jejak Akulturasi Budaya yang Hidup di Indonesia
Culture Jateng
//

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet

Informasi

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Redaksi Opini

Sign Up for Our Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!

[mc4wp_form id=”55″]

© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Join Us!
Subscribe to our newsletter and never miss our latest news, podcasts etc..
[mc4wp_form]
Zero spam, Unsubscribe at any time.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?