PGRI Cabang Limbangan Kabupaten Kendal Gelar Ekspedisi ke Monumen Dr. Sulistiyo, Rujino: Solidkan Internal PGRI, Tangguh seperti Pak Lis
Foto bersama PGRI Cabang Limbangan dengan Pengurus Yayasan Dr. Sulistiyo/A.Fanani
OPINI JATENG.COM-PGRI Cabang Limbangan, Kabupaten Kendal berkunjung ke Monumen Dr. Sulistiyo pada Hari Rabu, 13 November 2024 diikuti 35 peserta.
Asruri, S.Pd.SD. Ketua Cabang PGRI Limbangan berkata kunjungan ke Monumen Dr. Sulistiyo merupakan agenda kegiatan yang telah direncanakan jauh hari.
Ninik Kurniawati, S.Pd., M.Si. Pembina PGRI Cabang Limbangan yang juga Koorwil Dikpora Kecamatan Limbangan memberikan sambutan sekaligus mengisahkan perjalanan menjadi guru SD yang penuh lika-liku perjuangan sehingga kita patut berterimakasih kepada Pak Lis (Dr. Sulistiyo.red) yang andil besar dalam kesejahteraan guru saat ini .
“Kunjungan ke Monumen ini menjadi salah satu bentuk terima kasih kepada Dr. Sulistiyo dan semoga menjadi pembelajaran kita semua tentang kinerja dan semangat Dr. Sulistiyo,” jelasnya.
Sujirno, S.Pd., MA Kabid Advokasi dan Perlindungan Hukum PGRI Kabupaten Kendal yang turut serta dalam rombongan juga memberikan pesan kepada semua anggota PGRI untuk menjaga relasi yang baik antar anggota PGRI, menyelesaikan konflik internal dengan bijak supaya soliditas PGRI terjaga.
“Soliditas PGRI menjadi pijakan saat ini di tengah kondisi kriminalisasi guru yang marak terjadi” ujarnya.
Nisam, S.Pd., MM, Pengurus Yayasan Dr. Sulistiyo menyambut kehadiran rekan-rekan PGRI Cabang Limbangan dengan hangat dan bercerita tentang perjalan hidup Dr. Sulistiyo dan juga info kekinian kompleks Monumen Dr. Sulistiyo.

Kegiatan kunjungan ini diapresiasi positif oleh perwakilan Pengurus Yayasan Dr. Sulistiyo yang hadir saat itu.
“Kehadiran rekan-rekan PGRI dari manapun disambut dengan tangan terbuka di Monumen Dr. Sulistiyo karena Monumen karena anggota PGRI adalah pemiliknya,” ujar Suwandi, M.Pd., MSi.
Harapan dari segenap Pengurus Yayasan Dr. Sulistiyo adalah spirit atau semangat Sulistiyo terus bertumbuh dan membuat guru tabah menghadapi era di mana tugas mendidik rentan dikriminalisasi.***
