PMI Kebumen Latih Siswa SDN 1 Jladri Membuat Eco Enzyme
PMI Kabupaten Kebumen menggelar pelatihan pembuatan eco enzyme untuk ratusan siswa SD Negeri 1 Jladri, Kecamatan Buayan, pada Kamis, 23 Januari 2025.
OPINI JATENG – KEBUMEN – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Kebumen menggelar pelatihan pembuatan eco enzyme untuk ratusan siswa SD Negeri 1 Jladri, Kecamatan Buayan, pada Kamis, 23 Januari 2025. Kegiatan ini diikuti oleh 100 siswa, 18 wali murid, dan 8 guru, yang semuanya menyambut antusias pelatihan ini.
Pelatihan dipandu oleh Dariman, anggota Siaga Bencana Berbasis Masyarakat (SIBAT) PMI Kebumen, Desa Jladri. Dalam pemaparannya, Dariman menjelaskan bahwa eco enzyme adalah produk ramah lingkungan yang memiliki berbagai manfaat, mulai dari kesehatan, pertanian, hingga pelestarian lingkungan.
“Pelatihan seperti ini sangat baik sekali karena eco enzyme memiliki manfaat yang luas, baik untuk kesehatan, pertanian, maupun lingkungan. Ini adalah langkah kecil yang berdampak besar untuk keberlanjutan lingkungan hidup kita,” ujar Dariman.

Ia juga menekankan bahwa pelatihan ini merupakan salah satu upaya untuk menciptakan generasi yang peduli terhadap kelestarian lingkungan.
“Seluruh warga sekolah, mulai dari siswa, guru, hingga wali murid, dilibatkan dalam pelatihan ini. Selain menambah wawasan, ini juga bertujuan untuk mendidik generasi muda agar peduli lingkungan sejak dini,” tambahnya.
Kegiatan tidak hanya berupa pemberian materi, tetapi juga praktik langsung. Para siswa diajak membuat eco enzyme dari bahan-bahan organik sederhana yang mudah ditemukan di rumah, seperti sisa kulit buah dan gula merah.
Kepala SD Negeri 1 Jladri, Sri Hartati, S.Pd., mengapresiasi inisiatif PMI Kebumen dalam menyelenggarakan pelatihan ini. Ia mengungkapkan bahwa kegiatan tersebut selaras dengan gerakan peduli dan berbudaya lingkungan yang diterapkan di sekolahnya.
“Pelatihan ini sangat bermanfaat bagi warga sekolah. Selain menambah wawasan, ini juga menjadi bagian dari upaya kami untuk mewujudkan sekolah yang peduli dan berbudaya lingkungan. Kami sangat berterima kasih kepada PMI Kebumen atas edukasi yang diberikan,” ujar Sri Hartati.
Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal untuk mendorong kesadaran siswa, guru, dan orang tua dalam menjaga kelestarian lingkungan melalui aksi-aksi kecil yang berkelanjutan.***
