By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Opini Jawa TengahOpini Jawa Tengah
  • Banjarnegara
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Jateng
  • Khazanah
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ruang Ekspresi
Reading: 3 Guru IPA , MTs N 2 Banjarnegara Sabet Juara
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Opini Jawa TengahOpini Jawa Tengah
  • Us Today
  • Us Today
  • Us Today
  • World
  • World
  • World
  • Economy
  • Economy
  • Economy
  • Business
  • Business
  • Business
  • Industry
  • Industry
  • Industry
  • Politics
  • Politics
  • Politics
Search
  • Banjarnegara
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Jateng
  • Khazanah
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ruang Ekspresi
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
  • Advertise
  • Advertise
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Jateng

3 Guru IPA , MTs N 2 Banjarnegara Sabet Juara

Dwi Widiyastuti
Last updated: 14 Oktober 2021 06:56 06:56
By Dwi Widiyastuti
1 Min Read
Share
3 Guru IPA , MTs N 2 Banjarnegara Sabet Juara/Dwi Widiyastuti
SHARE

OPINIJATENG.com-Tiga guru meraih pestasi kembali dalam ajang Indonesia Vouth Science Competition (IVSC). Kegiatan ini dilaksanakan Minggu, 10 Oktober 2021. Pusat Olimpiade Sains Indonesia (POSI) sebagai wadah untuk mengembangkan potensi dan pengetahuan guru melalui daring.

Mata pelajaran IPA senantiasa memberondong juara dalam kegiatan tersebut. Tiga guru yang mengikuti yaitu Arba Finda sejati, Ismiana Fitriyanti dan Ely Fitriani. Ketiga guru ini mendapat peringkat 3, 4 dan 5 secara berurutan. Peringkat yang diperoleh medali emas.

MTs N 2 Banjarnegara secara inten mengikuti olimpiade guru. Guru tidak boleh diam menunggu tetapi harus aktif mengikuti kegiatan serupa. Guru harus berlatih terus dan mengembangkan ilmunya. Dengan banyak mengikuti kompetensi guru akan menjadi tangguh dalam memecahkan soal-soal olimpiade yang sekarang banyak digelar. “ Guru tidak kagetan dalam menghadapi soal yang semakin lama semakin berkembang tingkat kesulitannya,” jelas Ratna Ayu.

Guru juga harus banyak mengorbankan waktunya untuk keluarga . Kompetensi semacam ini biasanya digelar di hari libur (Minggu). Hal tersebut tidak menyurutkan guru untuk bertanding. Mereka rela untuk menyisihkan waktunya untuk menambah ilmu meskipun sesaat. Semangat yang tak pernah padam modal utama meraih kesuksesan.“Kami berusaha mempersembahkan yang terbaik untuk madrasah tercinta “MTs N 2 Banjarnegara,” ungkap Ely Fitriani mengakhiri perbincangan.***

You Might Also Like

Adzin, Kuda Hitam Kompetisi Sains Nasional ‘KSN’ dari Sekolah Pinggiran
Musda MUI Ke-10 Harus Bermanfaat bagi Masyarakat dan Pemkab Banjarnegara
Komandan KRI Bima Suci-945 dan Siswa Taruna Taruni AAL, Kunjungi Markas Kodim 0703/Cilacap
Kisah Bupati Soemitro Kolopaking Tak Hanya Blusukan Namun Blasakan, Pantas Menjadi Pahlawan
Wartawan Peroleh Gambaran Soal Penyerapan Tenaga Kerja dan Pengelolaan Lingkungan dengan Kunjungi KIK
TAGGED:guru IPAjuara IVSCMTs N 2 Banjarnegara
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Cabang Tenis Meja MTs N 2 Banjarnegara, Gondol Tiga Kejuaraan dalam POR
Next Article Kembangkan budaya literasi, buku karya Nafis Atoillah dengan judul 'Membangkitkan Energi Sabar' sudah terpajang di beberapa toko online. Kembangkan Budaya Literasi, Nafis Atoillah Susun Buku dengan Judul ‘Membangkitkan Energi Sabar’
1 Komentar
  • Ping-balik: 3 Guru IPA , MTs N 2 Banjarnegara Sabet Juara – Website Madrasah Tsanawiyah Negeri 2 Banjarnegara

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Stay Connected

FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow
- Advertisement -
Ad image

Latest News

Ilustrasi pemuda dan tokoh acara memegang bola sepak di atas panggung dengan pertunjukan seni tradisional dan lampu warna-warni.
Bukan Sekadar Panggung Hiburan, Anak Muda Butuh Ruang untuk Mengubah Ide Menjadi Peluang
Jateng Ruang Ekspresi
Ilustrasi penari jaran kepang mengenakan kostum tradisional merah dan emas sambil menari dengan properti kuda kepang di panggung festival.
Festival Budaya Jangan Cuma Ramai Pengunjung, Seniman dan UMKM Juga Harus Diuntungkan
Jateng Ruang Ekspresi
Ilustrasi penari tradisional mengenakan hiasan kepala berwarna emas dan membawa selendang kuning dalam pertunjukan budaya.
Budaya Lokal Bukan Sekadar Tradisi, Ini Peluang Besar bagi Ekonomi Kreatif dan Generasi Muda
Culture Jateng
Ilustrasi parade Cap Go Meh dengan peserta berbaju merah mengarak hiasan ritual di bawah deretan lampion merah.
Cap Go Meh Bukan Sekadar Festival Lampion, Ada Jejak Akulturasi Budaya yang Hidup di Indonesia
Culture Jateng
//

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet

Informasi

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Redaksi Opini

Sign Up for Our Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!

[mc4wp_form id=”55″]

© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Join Us!
Subscribe to our newsletter and never miss our latest news, podcasts etc..
[mc4wp_form]
Zero spam, Unsubscribe at any time.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?