By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Opini Jawa TengahOpini Jawa Tengah
  • Banjarnegara
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Jateng
  • Khazanah
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ruang Ekspresi
Reading: Bedug Bagelen Purworejo Diarak Keliling Kota Sofifi
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Opini Jawa TengahOpini Jawa Tengah
  • Us Today
  • Us Today
  • Us Today
  • World
  • World
  • World
  • Economy
  • Economy
  • Economy
  • Business
  • Business
  • Business
  • Industry
  • Industry
  • Industry
  • Politics
  • Politics
  • Politics
Search
  • Banjarnegara
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Jateng
  • Khazanah
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ruang Ekspresi
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
  • Advertise
  • Advertise
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
News

Bedug Bagelen Purworejo Diarak Keliling Kota Sofifi

Arifin
Last updated: 15 Oktober 2021 20:03 20:03
By Arifin
4 Min Read
Share
SHARE

Kepala Kanwil Kemenag Jateng H Musta’in Ahmad dan warga Jateng yang tergabung dalam Kerukunan Keluarga Persaudaraan Jawa (KKPJ) Ternate menyambut kedatangan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo di Bandara Sultan Babullah Ternate, Jumat pagi (15/10)
 

OPINJATENG.com – Replika Bedug Raksasa Bagelen Purworejo, Jumat siang (15/10) diarak keliling Kota Sofifi, Ibu Kota Provinsi Maluku Utara.

Bedug tersebut menjadi ikon kafilah Jawa Tengah dalam pawai taaruf memeriahkan Seleksi Tilawatil Quran dan Hadist (STQH) Nasional XXVI.

Di bawah pimpinan kafilah H Musta’in Ahmad yang juga Kepala Kanwil Kementerian Agama Jateng, kafilah Jateng di atas mobil dengan mengusung bedug raksasa itu mendapat tepuk tangan meriah dari warga Kota Sofifi.

Ketua Panitia Pelaksana Pawai Taaruf, Hasby Yusuf menjelaskan
pawai taaruf mengawali pembukaan STQH sebagai ajang promosi kemajuan pembangunan semua provinsi di Indonesia.

Selain melibatkan semua kafilah se-Indonesia, pawai ta’aruf juga melibatkan organisasi masyarakat dari berbagai kabupaten kota se-Maluku Utara.

“Ini merupakan ajang promosi Kota Sofifi di kancah nasional,’’ kata Hasby.

Titik start pawai taaruf dimulai dari Tugu 99 tepat di depan kediaman Wakil Gubernur Maluku Utara, dan finis Kantor Kemenag Provinsi Maluku Utara.

Menurut rencana STQH Nasional akan dibuka Menteri Agama RI Yaqut Cholil Qoumas (Gus Yaqut), Sabtu malam (16/10) di arena utama Masjid Raya Ashafur Khiarat, Jalan Km 40, Kota Sofifi, Maluku Utara. 
 
Gubernur Ganjar

Jumat pagi kemarin (15/10) kemeriahan dan kerukunan antarsuku sangat terasa di Bandara Sultan Babullah Ternate saat ratusan warga setempat menyambut kedatangan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Seperti penyambutan saat Ganjar hadir di Papua mengikuti PON, kehadiran Gubernur Jateng di Ternate juga sangat meriah.

Asisten III Pemprov Maluku Utara, Asrul Gailea mewakili Gubernur Maluku Utara dan Kepala Kanwil Kemenag Jateng H Musta’in Ahmad yang sudah tiba lebih dulu di Ternate juga menyambut kedatangannya.

Dari pertunjukan kesenian hingga prosesi adat, dihadirkan untuk memberi penghormatan kepada Gubernur Jateng. Dari warga bersuku Ternate, mereka menyuguhkan tari Cakalele.

Sebuah tarian perlambang keberanian yang dipersembahkan untuk tamu kehormatan.

Bahkan mereka juga melakukan prosesi adat keselamatan dan keberkahan.

“Sebuah kehormatan Pak Ganjar tiba di sini. Semoga membawa berkah bagi warga Ternate, dan membawa kebaikan untuk beliau,” kata Nur Adiansyah, salah seorang peserta prosesi adat Ternate.

Selain suku Ternate, warga setempat yang bersuku Jawa tidak mau ketinggalan untuk memberi penghormatan. Bagi mereka yang sudah puluhan tahun menetap di Ternate, menjadi sebuah kebanggaan bisa bertemu dengan salah satu tokoh dari kampung halamannya.

“Sangat bahagia. Beliau ini kan bapak kita. Luar biasa rasanya,” kata Bagyo Widodo, salah satu tetua Kerukunan Keluarga Persaudaraan Jawa (KKPJ) Ternate.

Menurut Bagyo, penyambutan yang diberikan warga Ternate kepada Ganjar luar biasa. Dia menyebut itu adalah simbol persatuan yang semakin kuat antara suku Jawa dan Ternate, meski kenyataannya selama puluhan tahun mereka sudah hidup damai berdampingan.

“Kami warga Jawa yang di sini mengajarkan warga asli sini tentang gamelan, tembang-tembang Jawa dan tarian. Sebaliknya, anak-anak kami juga belajar adat dan kesenian suku Ternate,” kata Bagyo yang memakai blangkon khas Jawa Tengah.

Dituturkan, karena kedekatan itu, kelompok masyarakat Jawa yang ada di Ternate banyak turut berkontribusi dalam kehidupan sosial kesehatan di sini. Dari pemberian wakaf, membangun masjid sampai memberi sumbangan ambulans.

“Karena kerukunan kami, saat ini kami bisa sama-sama bahagia menyambut Pak Ganjar,” kata Bagyo.

Ganjar yang datang bersama istrinya, Siti Atikoh mengaku tidak menyangka bakal mendapat sambutan semeriah itu.

“Yang penting semua rukun. Untuk saudara-saudaraku dari Jawa, ingat di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung. Sebisa-bisanya harus memberi manfaat di manapun berada,” katanya.***

You Might Also Like

Anak Arief Muhammad Baru Lahir Langsung Punya Gigi, Ternyata Ini Penyebabnya
Peraturan Baru : Perjalanan Udara Tidak Lagi Menggunakan PCR
Pantura hingga Wilayah Pegunungan Jateng Waspada Bencana
Ria Ricis ingin Pisah Ranjang dengan Teuku Ryan, Ini Penyebabnya
Bingung Menyiapkan Menu Harian? Ini 7 Ide Tumisan Praktis yang Hemat Minyak dan Cocok untuk Keluarga
TAGGED:GanjarGanjar PranowoSofifi
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Usung Tagline Golbalisasi, Kolaborasi, dan Akselerasi, Undip Siap Berkontribusi untuk Kemaslahatan Umat
Next Article Orang Ketiga-1
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Stay Connected

FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow
- Advertisement -
Ad image

Latest News

Ayah dan anak bermain mainan warna-warni bersama di ruang keluarga dengan suasana ceria.
Anak Selalu Ditolong Orang Tua? Kebiasaan Ini Bisa Membuat Kemandirian Anak Sulit Berkembang
Jateng Pendidikan
Ayah dan ibu mendampingi anak balita bermain warna dan menggambar bersama di meja rumah.
Bukan Cuma Nilai Raport, 5 Kebiasaan Orang Tua Ini Bisa Jadi Bekal Anak Menuju Masa Depan
Jateng Pendidikan
Kentang goreng berwarna keemasan dengan taburan garam dan rempah, disajikan bersama saus tomat.
Resep Kentang Goreng Krispi Tanpa Tepung, Rahasia Camilan Renyah untuk Temani Waktu Santai
Jateng News
Martabak telur goreng berwarna keemasan dengan isian telur dan daun bawang, dipotong menjadi beberapa bagian.
Tak Perlu Beli di Pinggir Jalan, Martabak Telur Kulit Lumpia Ini Bisa Dibuat Sendiri di Rumah
Jateng News
//

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet

Informasi

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Redaksi Opini

Sign Up for Our Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!

[mc4wp_form id=”55″]

© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Join Us!
Subscribe to our newsletter and never miss our latest news, podcasts etc..
[mc4wp_form]
Zero spam, Unsubscribe at any time.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?