By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Opini Jawa TengahOpini Jawa Tengah
  • Banjarnegara
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Jateng
  • Khazanah
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ruang Ekspresi
Reading: Predator Anak, Hamili Santriwati! Kasusnya Disidangkan di Pengadilan Negeri Bandung
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Opini Jawa TengahOpini Jawa Tengah
  • Us Today
  • Us Today
  • Us Today
  • World
  • World
  • World
  • Economy
  • Economy
  • Economy
  • Business
  • Business
  • Business
  • Industry
  • Industry
  • Industry
  • Politics
  • Politics
  • Politics
Search
  • Banjarnegara
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Jateng
  • Khazanah
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ruang Ekspresi
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
  • Advertise
  • Advertise
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
News

Predator Anak, Hamili Santriwati! Kasusnya Disidangkan di Pengadilan Negeri Bandung

Sri Setiyowati
Last updated: 9 Desember 2021 18:06 18:06
By Sri Setiyowati
2 Min Read
Share
korban predator seks
Ilustrasi korban predator seks./Pixabay
SHARE

OPINIJATENG.COM- Herry Wirawan, seorang predator anak di Kota Bandung ditangkap polisi.

Predator anak yang memberi iming-iming santriwati belajar di Pesantren Tahfiz Al Ikhlas miliknya dengan gratis dijadikan sasaran perbuatan bejatnya.

Selama kurun waktu 2016-2021 sebanyak 12 santriwati menjadi korban perkosaan. Bahkan tindakan tersebut membuat santriwati hamil dan melahirkan.

BACA JUGA:Ridwan Kamil: Pemprov Jabar Berikan Trauma Healing 12 Santriwati dan Hukum Berat Pelaku Pemerkosaan

Menurut Kasipenkum Kejaksaan Tiggi (Kejati) Jabar Dodi Gazali Emil kasus predator seks berkedok guru pesantren ini dalam tahap persidangan di Pengadilan Negeri Bandung.

Dalam pemeriksaan dan selama berlangsung persidangan ada delapan bayi yang telah lahir dari korban yang belajar sebagai santri di Pesantren yang berlokasi di Cibiru, Bandung.

Perkara ini sudah masuk tahap persidangan Selasa, 7 Desember 2021 dengan Ketua Majelis Hakim Y. Purnomo Suryo Adi yang berlangsung tertutup.

BACA JUGA:Gunung Merapi Kembali Mengeluarkan Larva Pijar

Kasus ini menjadi viral ketika akun twitter @nongadah atau Nong Andah Darol Mahmada menulisnya sebagai status.

“Teman2, saya mau ngetwit yg serius. Ini cerita yang sedih banget tentang kekerasan seksual di Bandung. Kebetulan skrng saya sh di Bandung. Saya menulis ini dg gemetar krn marah & sedih bgt. sedih banget krb membayangkan para korban.”

BACA JUGA :Peduli Covid-19, Tim TKSK Santuni Yatim Piatu

“Pelaku bejatnya ini namanya Herry Wirawan, pemilik& pengasuh pondok Tahfiz Al Ikhlas, Yayasan Manarul Antapani & Madani Boarding School Cibiru Bandung.”

Pelaku predatoranak di Bandung ditangkap polisi setelah salah satu santriwati melaporkan perbuatan tersangka dan polisi meringkus Herry Wirawan beberapa hari setelah lebaran 2021. (sumber: berbagai sumber)***

You Might Also Like

Smart Parenting di SD Negeri 1 Joho: Orang Tua Dibekali Ilmu Mendidik Anak untuk Masa Depan Cerah
Istri Rony Dozer : Dia Tidak Meninggal Sendirian Di Rumah
Resep MPASI untuk Bayi usia 6-11 bulan, Membuat Nasi Lumat.
Belum Ditemukan, Pencarian Korban Tenggelam di Sungai Bermali Kebutuhjurang Dilanjutkan Hari Ini
Tercatat 19 Laporan Gangguan akibat Balon Udara
TAGGED:Herry Wirawanpredator anakSantriwati korban Perkosaan
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Sikap Terbaik Rasululloh yang perlu Kalian Tahu
Next Article Ngatiningsih Akan Bentuk Kelas Inspirasi di SDN Ngaliyan 01 Semarang
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Stay Connected

FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow
- Advertisement -
Ad image

Latest News

Ilustrasi penari tradisional mengenakan hiasan kepala berwarna emas dan membawa selendang kuning dalam pertunjukan budaya.
Budaya Lokal Bukan Sekadar Tradisi, Ini Peluang Besar bagi Ekonomi Kreatif dan Generasi Muda
Culture Jateng
Ilustrasi parade Cap Go Meh dengan peserta berbaju merah mengarak hiasan ritual di bawah deretan lampion merah.
Cap Go Meh Bukan Sekadar Festival Lampion, Ada Jejak Akulturasi Budaya yang Hidup di Indonesia
Culture Jateng
Ilustrasi pertunjukan Reog Ponorogo dengan topeng singa berhias bulu merak dan penari berkostum merah kuning.
Bukan Cuma Reog, 10 Event Ponorogo 2026 Ini Punya Cerita Budaya hingga Peluang Ekonomi Warga
Culture Jateng
Ilustrasi penampil Festival Rontek Pacitan memainkan alat musik perkusi dengan kostum artistik dan riasan wajah berwarna biru.
Bukan Sekadar Bunyi Kentongan, Ronthek Pacitan Jadi Bukti Tradisi Lokal Bisa Naik Kelas
Culture Jateng
//

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet

Informasi

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Redaksi Opini

Sign Up for Our Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!

[mc4wp_form id=”55″]

© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Join Us!
Subscribe to our newsletter and never miss our latest news, podcasts etc..
[mc4wp_form]
Zero spam, Unsubscribe at any time.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?