Pelatihan Penulisan Pariwisata di Desa Wisata Kandri Semarang, Terobosan agar UMKM Bisa Membranding Produk
OPINIJATENG.COM – Sebagai salah satu upaya terobosan agar UMKM bisa membranding produk yang mereka hasilkan.
Hal itu diungkapkan Ketua Bidang Pengembangan SDM Desa Wisata Kandri, Gatot Mujiono menanggapi kegiatan Pengabdian Masyarakat yang dilakukan Tim Prodi Informasi dan Humas Sekolah Vokasi Universitas Diponegoro di Desa Wisata Kandri, Kecamatan Mijen, Kota Semarang.
“Pelatihan penulisan pariwisata merupakan salah satu terobosan yang sangat membantu warga desa wisata, khususnya pelaku UMKM untuk mem-branding produk yang mereka hasilkan,” kata Gatot.
BACA JUGA:Kenaikan Harga Bahan Bakar di Sydney, Australia
Tim pengabdian yang diketahui itu Liliek Budiastuti Wiratmo beranggotakan Nur Laili Mardhiyani, Arifa Rahma Febriani dan tiga mahasiswa Eka Mutiara Kasih, Alfina Dewayani, dan Qotrunada Jihan Salsabilla.
Kegiatan tersebut terbagi dalam dua sesi dengan rentang waktu satu pekan.
Pada sesi pertama, tim menyampaikan materi tentang penulisan pariwisata.
Dalam jeda satu pekan peserta mendapat tugas untuk menulis feature tentang potensi wisata yang ada di Desa Kandri yang akan dinilai.
BACA JUGA:Musim Hujan Tiba, Warga Puri Bintaro Tangerang Selatan Waspada Banjir
Pada sesi kedua tim menyampaikan catatan-catatan hasil penilaian terhadap tulisan peserta serta mengumumkan karya terbaik.
Kegiatan diikuti 30 orang yang sebagian besar adalah pelaku UMKM.
Ada sebelas tulisan yang diterima tim untuk ditinjau.
Di antaranya manisan blimbing wuluh, dawet rempah sayur, Jamu Bu Nanik, Souvenir Handmade, dan lain-lain.
BACA JUGA:Hati-Hati Jangan Sembarangan Cover Lagu, Denda Besar Menanti!
Tulisan terbaik pertama Singkong si Kaya Manfaat (Nafisatul jazilah), terbaik kedua Jamu Bu Nanik (Nanik Lestari) dan terbaik ketiga Si Pedas yang Bikin Ambyar (Siti Akromah).
Ketua tim pengabdian Liliek Budiastuti Wiratmo berharap melalui kegiatan ini para warga desa wisata mampu menggali dan mengangkat potensi Desa Wisata Kandri agar dapat menjangkau pasar yang lebih luas.***
