By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Opini Jawa TengahOpini Jawa Tengah
  • Banjarnegara
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Jateng
  • Khazanah
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ruang Ekspresi
Reading: Pengurus Pokdarkamtibmas dan Da’i Kamtibmas 2022-2025 Kabupaten Semarang Dikukuhkan, Kapolres Berharap Iklim Kondusif dapat Terus Terjaga
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Opini Jawa TengahOpini Jawa Tengah
  • Us Today
  • Us Today
  • Us Today
  • World
  • World
  • World
  • Economy
  • Economy
  • Economy
  • Business
  • Business
  • Business
  • Industry
  • Industry
  • Industry
  • Politics
  • Politics
  • Politics
Search
  • Banjarnegara
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Jateng
  • Khazanah
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ruang Ekspresi
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
  • Advertise
  • Advertise
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Jateng

Pengurus Pokdarkamtibmas dan Da’i Kamtibmas 2022-2025 Kabupaten Semarang Dikukuhkan, Kapolres Berharap Iklim Kondusif dapat Terus Terjaga

Dwi Widiyastuti
Last updated: 27 Juli 2022 22:24 22:24
By Dwi Widiyastuti
3 Min Read
Share
SHARE

OPINIJATENG.COM – Peran serta tokoh agama dalam menjaga Harkamtibmas yang kondusif di Kabupaten  Semarang sangat diperlukan untuk membantu tugas pokok fungsi kepolisian terutama jajaran Polres Semarang.

Untuk menciptakan hal tersebut, Kapolres Semarang AKBP Yovan Fatika, Kukuhkan  pengurus Kelompok Sadar Keamanan Ketertiban Masyarakat (Pokdarkamtibmas) dan Da’i Kamtibmas Rabu, 27 Juli 2022, bertempat di Gedung Bujono Loko Paudni Ungaran.

Dalam sambutannya kapolres Semarang menyampaikan terimakasih atas sumbangsih dari tokoh agama dan element masyarakat.

BACA JUGA: Ganjar Gerak Cepat Tanggapi Aduan Penyekapan 54 WNI di Kamboja

“Polres Semarang mengucapkan terimakasih atas sumbangsih dari para tokoh agama dan element masyarakat dikabupaten  Semarang selama ini, sehingga kita lihat bersama situasi  yang  kondusif adem ayem.” Ucap AKBP Yovan.

Yovan  berharap dengan terbentuknya pengurus Pokdarkamtibmas dan Da’i Kamtibmas, selain menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif juga dapat menciptakan situasi aman damai mendekati tahun politik 2024 di lingkungan mulai tingkat RT hingga tingkat Kabupaten.

“Dengan adanya berbagai unsur yang bekolaborasi dalam kelompok ini, besar harapan saya  dapat mewujudkan menjaga kabupaten  Semarang yang damai berdampingan saling toleransi antar pemeluk agama.” Tambah  Kapolres.

Kasat Binmas AKP Yantoro Toyib menjelaskan  dalam Kegiatan tersebut dihadiri Ketua MUI , ketua FKUB,  kepala Kesbangpol dan  ketua DPC Organisasi keagamaan, dengan narasumber perwakilan dari Kementrian Agama RI. Sedangkan anggota Pokdarkamtibmas  juga terdapat Pengaraca/Advokat, LSM dan wartawan.

“Kami berharap dengan terbentuknya pengurus Pokdarkamtibmas dan Da”i Kamtibmas, bisa membantu tugas kepolisian, karena  tugas keamanan tidak  semuanya menjadi tugas dari Polri,  namun diharapkan masyarakat juga terlibat,  jika ada masalah kecil dilapangan  bisa diselesaikan secara  restorative justice,   dengan tetap melibatkan unsur kepolisian” kata Toyip.

Senada dengan Kasat Binmas , Ketua Pokdar Kamtibmas Kabupaten Semarang , Much Chlizin mendukung  dilakukannya restorative justice.

“Saya berharap dengan terbentuknya Pokdar Kamtibmas, kedepan  bisa diterapkan RJ,   anggota kami terdiri dari berbagai profesi seperti Advokad dan praktisi hukum, tokoh masyarakat, tokoh agama juga  Wartawan.”  Ungkap Much Chlizin.

BACA JUGA: Kebersamaan, Kunci Sukses Kafilah MTQ Kota Semarang Juara Pertama di 14 Cabang

Menurut Much Chlizin, kehadiran Pokdarkamtibmas  dibentuk untuk  ikut berperan aktif dalam memberikan penyuluhan dan juga pemahaman hukum kepada masyarakat, bahkan atas saran dari Kapolres melalui kasat Bimas  Yantoro Toyib  nantinya juga bisa dibentuk di tingkat kecamatan maupun desa

“Diharapkan apabila ada persoalan hukum Pokdarkamtibmas bisa berperan aktif untuk  bisa membantu menyelesaikan masalah tersebut melalui mekanisme penyelesaian ke keluargaan/ restorative justice” tambahnya.

Ia menambahkan nantinya Pokdarkamtibmas juga  akan berperan aktif dalam memberikan penyuluhan hukum kepada masyarakat dengan  prinsip serva ordinem et ordo serbabite (layani peraturan maka peraturan akan melayanimu) dengan memegang teguh  slogan “kenali hukum, jauhi hukuman.” ***

You Might Also Like

Kabat Gembira! Jelang Lebaran, Ganjar Cairkan Insentif Pengajar Agama
Minta IPHI Jateng Tetap Solid, Taj Yasin Ingatkan Pentingnya Gotong Royong
Satu Abad Harlah ke-97 NU, Rayakan dengan Sederhana dan Hikmad
Ketika Sampah Menjadi Sedekah
Bantu Ibu-Ibu Pedagang Pasar, Ganjar Berikan Kredit Lapak Bunga 2 Persen Setahun
TAGGED:Da’i Kamtibmas 2022-2025Dikukuhkankabupaten semarangKapolresPengurus Pokdarkamtibmas
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Ganjar Gerak Cepat Tanggapi Aduan Penyekapan 54 WNI di Kamboja
Next Article Update Penembakan di Semarang, Kapolda Jateng: Kopda Muslimin Sempat Minta Maaf ke Orang Tuanya
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Stay Connected

FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow
- Advertisement -
Ad image

Latest News

Ilustrasi pemuda dan tokoh acara memegang bola sepak di atas panggung dengan pertunjukan seni tradisional dan lampu warna-warni.
Bukan Sekadar Panggung Hiburan, Anak Muda Butuh Ruang untuk Mengubah Ide Menjadi Peluang
Jateng Ruang Ekspresi
Ilustrasi penari jaran kepang mengenakan kostum tradisional merah dan emas sambil menari dengan properti kuda kepang di panggung festival.
Festival Budaya Jangan Cuma Ramai Pengunjung, Seniman dan UMKM Juga Harus Diuntungkan
Jateng Ruang Ekspresi
Ilustrasi penari tradisional mengenakan hiasan kepala berwarna emas dan membawa selendang kuning dalam pertunjukan budaya.
Budaya Lokal Bukan Sekadar Tradisi, Ini Peluang Besar bagi Ekonomi Kreatif dan Generasi Muda
Culture Jateng
Ilustrasi parade Cap Go Meh dengan peserta berbaju merah mengarak hiasan ritual di bawah deretan lampion merah.
Cap Go Meh Bukan Sekadar Festival Lampion, Ada Jejak Akulturasi Budaya yang Hidup di Indonesia
Culture Jateng
//

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet

Informasi

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Redaksi Opini

Sign Up for Our Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!

[mc4wp_form id=”55″]

© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Join Us!
Subscribe to our newsletter and never miss our latest news, podcasts etc..
[mc4wp_form]
Zero spam, Unsubscribe at any time.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?