By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Opini Jawa TengahOpini Jawa Tengah
  • Banjarnegara
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Jateng
  • Khazanah
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ruang Ekspresi
Reading: Rakorda Sosialisasi ST 2023, sebagai Pijakan Data Pertanian yang Berkualitas
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Opini Jawa TengahOpini Jawa Tengah
  • Us Today
  • Us Today
  • Us Today
  • World
  • World
  • World
  • Economy
  • Economy
  • Economy
  • Business
  • Business
  • Business
  • Industry
  • Industry
  • Industry
  • Politics
  • Politics
  • Politics
Search
  • Banjarnegara
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Jateng
  • Khazanah
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ruang Ekspresi
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
  • Advertise
  • Advertise
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Jateng

Rakorda Sosialisasi ST 2023, sebagai Pijakan Data Pertanian yang Berkualitas

Dwi Widiyastuti
Last updated: 22 Desember 2022 21:16 21:16
By Dwi Widiyastuti
5 Min Read
Share
Ketua BPS Jawa Tengah, Adhi Wiriana, memberi sambutan dalam Rakorda Sosialisasi Sensus Pertanian 2023 di The Sunan Hotel, Rabu 21 Desember 2022.
SHARE

OPINIJATENG – Kepala Badan Pusat Statistik atau BPS Jateng, Adhi Wiriana, membuka Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Sosialiasi Sensus Pertanian 2023 (ST2023) Provinsi Jawa Tengah di The Sunan Hotel Solo, Kerten, Surakarta, Rabu 21 Desember 2022.

Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) ini sebagai pijakan suksesnya sensus pertanian yang dimulai tahun 2023 mendatang.

Sensus pertanian (ST 2023) akan menjadi tolak ukur kebijakan sektor pertanian ke depan.

Djoko Setijowarno: Antisipasi Kecelakaan Sedini Mungkin, Prediksi Pengendara Masa Natal dan Tahun Baru Melonjak

Tri Karjono sebagai ketua Penyelenggara Rakorda sensus Pertanian ST 2023 mengatakan Tema Rakorda Sosialisasi ST2003 Provinsi Jawa Tengah, Mencatat Pertanian Indonesia untuk Kedaulatan Pangan dan Kesejahteraan Petani.

Pelaksanaan Rakorda Sosilisasi ST2023 Provinsi Jawa Tengah kali ini dihadiri 730 peserta: 50 orang dari BPS Provinsi Jawa Tengah, 3 orang Narasumber, 1 orang Keynote Speaker, 1 Moderator, 5 orang dari Dinas/OPD terkait pertanian Provinsi Jawa Tengah, 70 orang dari Dinas/OPD terkait Pertanian Kabupaten/kota se Jawa Tengah, 105 orang dari BPS Kab/Kota, 6 orang dari komunitas/kelompok usaha pertanian, 5 orang dari media masa, 42 orang purna tugas BPS (sebagai Agent ST2023), 5 orang dari akademisi, dan 437 calon Instruktur daerah (INDA) ST2023 Jawa Tengah.

Tujuan diadakannya Rakorda Tujuan Rakorda melibatkan banyak pihak sebagai salah satu upaya penyebarluasan informasi kegiatan ST2023 yang akan dilaksanakan pada 2023, sehingga diharapkan penyelenggaraan ST2023 sukses dan menghasilkan data yang berkualitas.

Ternyata sektor pertanian mampu memegang peranan penting dalam pengamanan ekonomi terutama pada saat pandemi Covid -19.

Kepala Badan Pusat Statistik atau BPS Jateng, Adhi Wiriana, menyatakan hal itu saat membuka Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Sosialiasi Sensus Pertanian 2023 (ST2023) Provinsi Jawa Tengah.

“Pada saat sebagian sektor lain tumbuh negatif, pertanian tetap tumbuh positif 13,28 persen. Sektor pertanian memberikan kontribusi dalam menghambat kemerosotan ekonomi Indonesia yang secara keseluruhan pada tahun 2020 tumbuh negatif,” jelasnya.

Menurut Adhi kontribusi pertanian antara lain menjadi penampung tenaga kerja yang yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) dari sektor lain dan menambah angkatan kerja baru yang masuk ke sektor pertanian.

Problematika ODOL, Djoko Setijowarno: Perlu Tindakan Nyata Menuju Zero ODOL 2023 – 3

Pertanian mampu menyerap tenaga kerja tertinggi di Jawa Tengah sebesar 23,74 persen.

“Sektor pertanian menjadi tumpuan low skilled labours sekaligus menjadi bantalan ketenatakerjaan selama pandemi. Serapan tenaga kerja di sektor pertanian tertinggi dibandingkan dengan sektor lainnya sekitar 29,96 persen pada 2022.”

Ia juga mengungkapkan dalam hal perdagangan luar negeri, ekspor produk pertanian dan olahannya merupakan penyumbang utama surplus neraca perdagangan barang Indonesia saat pandemi.

“Pada 2020 sektor pertanian menyumbang surplus 68 persen dan 65 persen pada 2021. Dari sisi harga, di tengah krisis pangan dan energi global, sektor pertanian memiliki peran krusial untuk meredam tekanan inflasi yang dipicu komponen pangan bergejolak,” tandasnya.

Ia juga menjelaskan pertanian di Jawa Tengah memiliki peranan penting seperti pada 2021 mampu menyumbang produk domestik bruto (PDB) nasional sebesar 9,07 persen.

Tak hanya itu, sektor pertanian memberikan sumbangan tertinggi kedua setelah sektor industri terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Jawa Tengah 2021 sebesar 13,86 persen.

Selama pandemi pada 2020, sektor pertanian juga mampu tumbuh secara positif sebesar 2,40 persen.

Potensi yang dimiliki sektor pertanian, Adhi Wiriana mengatakan Jawa Tengah salah satu penyangga pangan nasional atau lumbung padi yang bisa bisa bertahan sehingga ekonomi tidak terpuruk.

Problematika ODOL, Djoko Setijowarno: Sumbang Kecelakaan Terbanyak, Nasib Sopir Truk di Ujung Tanduk – 2

Menurutnya besarnya potensi sektor pertanian di Jawa Tengah menjadi pijakan kebutuhan ketersediaan data pertanian yang akurat, lengkap di level regional maupun nasional.

Untuk mencari data pertanian yang valid, ia menjelaskan sesuai dengan Amanat Undang-Undang Nomor 16 Tahun 1997, data statistik dasar sektor pertanian secara lengkap dan menyeluruh dikumpulkan melalui kegiatan Sensus Pertanian.

Dengan adanya sosialisasi sensus pertanian (ST2023) yang melibatkan semua pihak akan membawa  sektor pertanian menjadi penyelamat ekonomi di Indonesia khususnya Jawa Tengah.***

You Might Also Like

Kalam UIN Walisongo Harapkan Gedung Alumni
Ganjar Instruksikan Segera Ambil Alih Pemkab Pemalang, Pelayanan Masyarakat Harus Tetap Jalan
Ittihad Jateng Pendidikan Kader Dai Angkatan XVI dan XVII Tingkat Wustho
Ketua DPW PITI Jateng Usulkan Didirikannya Mualaf Center di Banyumas
Agen Perisai Carang Seket Grebeg Pasar Kota Banjarnegara, Sosialisasikan Program BPJAMSOSTEK
TAGGED:Badan Pusat StatistikBPSBPS JatengGame Adventure BPS AgriRakorda Sosialisasi ST2023Sektor PertanianSensus PertanianSosialisasi ST2023ST2023
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Djoko Setijowarno: Antisipasi Kecelakaan Sedini Mungkin, Prediksi Pengendara Masa Natal dan Tahun Baru Melonjak
Next Article Tausiyah MUI Jawa Tengah, Sambut Tahun Baru dengan Amalan Sholih
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Stay Connected

FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow
- Advertisement -
Ad image

Latest News

Nasi goreng berbumbu dengan telur mata sapi, irisan cabai merah, daun bawang, dan sambal.
Tak Perlu Timbangan Dapur! Resep Nasi Goreng Takaran Sendok untuk Bekal Sekolah Anak
Banjarnegara News
Sup ayam dengan wortel, kentang, dan sayuran dalam kuah bening hangat
Bingung Masak Apa Hari Ini? 3 Resep Sop Rumahan yang Hemat, Gurih, dan Mudah Dibuat
Jateng News
SD Muhammadiyah Danaraja Sukses Gelar Perjusa di Pinggir Kali, Dusun Balaran Merden, Pembina HW Berharap Anak Pulang Membawa Nilai Kebaikan
Banjarnegara Pendidikan
Azzahra, Pramuka Garuda SMA Negeri 1 Banjarnegara: Sang Juara Eagle Scout Penegak Putri 2026,
Banjarnegara Jateng
//

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet

Informasi

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Redaksi Opini

Sign Up for Our Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!

[mc4wp_form id=”55″]

© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Join Us!
Subscribe to our newsletter and never miss our latest news, podcasts etc..
[mc4wp_form]
Zero spam, Unsubscribe at any time.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?