By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Opini Jawa TengahOpini Jawa Tengah
  • Banjarnegara
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Jateng
  • Khazanah
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ruang Ekspresi
Reading: Pengabdian Masyarakat Unnes di Boyolali, Prof Sudarmin: Revitalisasi Edupark Camp Bell 2 Tawangsari
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Opini Jawa TengahOpini Jawa Tengah
  • World
  • Economy
  • Business
  • Industry
Search
  • Banjarnegara
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Jateng
  • Khazanah
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ruang Ekspresi
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
  • Advertise
  • Advertise
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Jateng

Pengabdian Masyarakat Unnes di Boyolali, Prof Sudarmin: Revitalisasi Edupark Camp Bell 2 Tawangsari

Arifin
Last updated: 9 Juni 2023 20:10 20:10
By Arifin
4 Min Read
Share
Tim Pengabdian Masyarakat Unnes berfoto dengan Kepala Desa Tawangsari, Kecamatan Teras, Kabupaten Boyolali, Ir Yayuk Tutiek Supriyanti , Jumat 9 Juni 2023
SHARE

OPINI JATENG – BOYOLALI – Selama tiga bulan ke depan (9 Juni – 9 Agustus 2023), Tim Pengabdian kepada Masyarakat Unnes yang terdiri atas Prof Sudarmin, M Aryono Adhi, Nuni Widiarti, Triastuti, Rr Sri Endang Pujiastuti, Nanik Wijayanti, Harjono, Y Debbie Damayanti, dll, melaksanakan Revitalisasi Landscape dan Taman Destinasi Desa Wisata Edupark Camp Bell 2 di Desa Tawangsari, Kecamatan Teras, Kabupaten Boyolali.

Hal itu diungkapkan ketua Tim Pengabdian Masyarakat di Desa Tawangsari, Teras, Boyolali, Prof Sudarmin kepada redaksi OPINI JATENG, Jumat, 9 juni 2023.

“Selama tiga bulan ke depan, tim pengabdian kepada masyarakat Unnes melakukan penataan, pembenahan Destinasi Desa Wisata Edupark Camp Bell 2 di Desa Tawangsari, Kecamatan Teras, Kabupaten Boyolali,” katanya.

Camp Bell 2 Edupark Tawangsari, Teras, Boyolali

Dia menjelaskan, sebelum pandemi Covid 19, Destinasi Desa Wisata Edupark Camp Bell 2 di Desa Tawangsari, cukup ramai didatangi masyarakat Kabupaten Boyolali dan sekitarnya.

BACA JUGA:Ada Dua Upaya Penyelamatan 30 Kitab Kuno Koleksi Museum MAJT Semarang yang Kondisinya Nyaris Rusak

“Setelah pandemi, tempat wisata ini menjadi terbengkalai, sehingga perlu pembenahan di sana-sini. Tim akan melakukan penataan atau pembenahan kawsan wisata ini dibantu masyarakat setempat.”

Pertama kali yang akan ditata atau dibenahi taman, area permainan anak, kolam bermain, serta bangunan warung-warung kuliner dan souvenir.

“Selama tiga bulan, tim Pengabdian kepada Masyarakat Unnes nantinya akan kerja bakti dengan masyarakat untuk melakukan revitalisasi destinasi Edupark Camp Bell 2 Boyolali. Mudah-mudahan tempat ini kemudian menjadi asri, sejuk, ramah, dan bisa menarik wisatawan. Inilah tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat Unnes,” ujarnya.

BACA JUGA: DMI Jateng Gelar Seminar Antisipasi Pernikahan Usia Dini, Prof Ahmad Rofiq: Memprihatinkan …

Tim pengabdian kepada masyarakat Unnes akan melakukan koordinasi dengan perangkat Desa Tawangsari. Termasuk dalam hal penyuluhan pedagang yang berjualan di warung-warung kuliner dan souvenir di lokasi destinasi. Tujuannya agar pengunjung merasa dilayani dengan nyaman dan aman sehingga akan gethok-tular kepada teman-temannya.

Lebih jauh Prof Sudarmin menjelaskan bahwa tim Kegiatan Pengabdian Masyarakat dari Unnes terdiri atas para dosen Jurusan Ilmu Kimia, Ilmu Fisika, dan Kesehatan. Juga mahasiswa Program S1 dan S2 Pendidikan Kimia Unnes.

“Jadi sejak 9 Juni 2023, saya dan teman-teman antara lain M Aryono Adhi, Nuni Widiarti, Triastuti, Rr Sri Endang Pujiastuti, Nanik Wijayanti, Harjono, Y Debbie Damayanti, dll akan berada di Tawangsari, Teras, Boyolali,” jelas Prof Sudarmin.

Menurut dia, sifat dan spririt kegiatan pengabdian ini adalah bersama-sama, gotong-royong, resik-resik dalam membenahi Edupark Camp Bell 2 Tawangsarsi untuk Kemajuan dDesa Tawangsari dan dan ekonomi masyarakat setempat.

BACA JUGA:
50 Kaki Palsu Sudah Tersalurkan, Gowes Charity 1000K Jawa Bali Berakhir di Legian

“Bagi masyarakat di luar Kabupaten Boyolali, misalnya yang tinggal di Kota Semarang, perlu saya jelaskan bahwa jarak antara Kota Semarang – Teras, Boyolali sekitar 81,7 km. Jika perjalanan via tol Semarang-Solo, maka bisa ditempuh dalam waktu sekitar 1 jam.”

Demikian artikel mengenai tim pengabdian kepada masyarakat Unnes yang diketuai Prof Sudarmin di Desa Tawangsari, Kecxamatan Teras, Kabupaten Boyolali.***

You Might Also Like

1.250 Pembimbing Haji dan Umroh Tersertifikasi, Pelayanan Pasti Lebih Maksimal
Balada Musisi Jalanan Ditengah Pandemi
Masyarakat Banjarnegara Wajib Tau! Sensasi Menikmati Menu Spesial dalam Piring Panas
Taj Yasin: Isra Miraj Sebagai Inspirasi Sains dan Perintah Shalat 5 Waktu
Bukan Sekadar Bunyi Kentongan, Ronthek Pacitan Jadi Bukti Tradisi Lokal Bisa Naik Kelas
TAGGED:BoyolaliCamp Bell 2 TawangsariCovid-19destinasiEduparkmangkrakObjek WisataProf DarminProf SudarminrevitalisasiTerasterbengkalaiTim Pengabdian kepada Masyarakat Unnesunnes
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Ada Dua Upaya Penyelamatan 30 Kitab Kuno Koleksi Museum MAJT Semarang yang Kondisinya Nyaris Rusak
Next Article Di Kota Magelang, IPDA Jawa Tengah dan Komunitas Seni Gambar Mural Ganjar Pranowo
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Stay Connected

FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow
- Advertisement -
Ad image

Latest News

Tim pemasaran berdiskusi menganalisis data dan grafik bisnis menggunakan laptop dalam rapat strategi marketing.
Jangan Asal Promosi! Ini Strategi Marketing yang Bisa Membantu Bisnis Lebih Dikenal Pelanggan
Jateng Marketing
Ilustrasi fasilitas pengolahan sampah menjadi energi listrik dengan bangunan industri dan cerobong di kawasan hijau.
Sampah Kota Bisa Jadi Listrik, tetapi Mengapa Kebiasaan Warga Tetap Menentukan?
Environment Jateng
Gajah Sumatra bertaring panjang berdiri di tengah hutan tropis yang rimbun.
Hutan Bukit Tigapuluh Bukan Sekadar Rumah Satwa, Masa Depan Masyarakat Juga Dipertaruhkan
Environment Jateng
Sampah plastik dan limbah rumah tangga menumpuk di sepanjang pantai hingga mencemari kawasan laut.
Laut Rusak, Siapa yang Paling Merasakan Dampaknya? Nasib Nelayan dan Masa Depan Pangan Indonesia
Environment Jateng
//

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet

Informasi

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Redaksi Opini

Sign Up for Our Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!

[mc4wp_form id=”55″]

© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Join Us!
Subscribe to our newsletter and never miss our latest news, podcasts etc..
[mc4wp_form]
Zero spam, Unsubscribe at any time.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?