17 April 2026 23:16

Rob di Pantura Demak Hilangkan Dukuh Mondoliko, 70 Keluarga Bedol Dukuh

0
Rob Demak 1

Bupati Demak Eisti'anah berdialog dengan warga Dukuh Mondoliko, Desa Bedono, Kecamatan Sayung, yang ikut bedol dukuh karena rumahnya tenggelam oleh air rob yang menggenangi kawasan pesisir Pantura Jawa.

OPINIJATENG.COM – DEMAK – Rob di sepanjang pesisir pantai Pulau Jawa bagian utara (Pantura Jawa) semakin hari semakin tak terbendung. Berdasarkan keterangan dari sejumlah warga pesisir rob mulai melanda wilayah sepenjang pesisir Pantura awal tahun 2000. Awal tahun 2000 ini adalah masa di mana lahan-lahan di kawasan pesisir mulai difungsikan sebagai area perumahan dan juga industrial.

Rob di Pantura Jawa menghilangkan Dukuh Mondoliko, Desa Bedono, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak boyongan atau relokasi ke tempat yang lebih tinggi. Rabu, 26 Juli 2023, 70 keluarga (lebih dari 100 warga) boyongan ke Desa Dombo, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak.

BACA JUGA:Warga Desa Babadan Banjarnegara Gelar Sedekah Bumi sebagai Bentuk Wujud Rasa Syukur

Kades Bedono M Agus Salim mengatakan rob sudah menenggelamkan rumah milik 130 KK di Dukuh Mondoliko. Jalan masuk ke Dukuh Mondoliko sudah lama terendam rob.

“Sudah 100 KK sudah pindah dari Dukuh Mondoliko. Masih ada 30 KK yang belum pindah karena terkendala biaya. Mereka (30 KK itu) masih kontrak dan ngekos di beberapa desa di sekitar Sayung,” kata Kades Bedono Agus Salim, Rabu 26 Juli 2023.

Selama ini Agus Salim berupaya mencarikan lahan buat warganya yang rumahnya terendam rob tersebut melalui dana sosial. Kemudian warganya bisa mencicilnya setiap bulan.

“Kami berupaya memfasilitasi secara pribadi, saya akan bantu mereka untuk penyiapan lahan,” sambungnya.

Ia menambahkan sebanyak tiga dukuh di wilayahnya sudah pindah atau bedol dukuh. Hanya menyisakan sejumlah KK.

“Dari tujuh dukuh, ini sudah tiga yang bedol dukuh. Dari lokasi Dukuh Tambaksari juga masih ada bertahan 11 KK, dari Dukuh Rejosari Senik masih bertahan 1 KK, dan untuk Mondoliko semua totalitas relokasi karena tidak hanya terendam rob namun juga ombak yang menerjang rumah-rumah mereka,” terang Agus.

BACA JUGA:Santri Tahfidz Quran MAJT Semarang Diproyeksikan Jadi Imam Masjid di Seluruh Dunia, Prof Noor Ahmad: Mereka Kelinci Percobaan

Sejumlah KK di Desa Timbulsoko, Kecamatan Sayung, sama halnya dengan warga Dukuh Mondoliko, Bedono juga meninggalkan rumahnya. Kades Timbulsloko, Nadhiri mengatakan, sembilan warganya telah pindah dari rumahnyake berbagai wilayah di Kabupaten Demak. Namun ada 104 KK yang belum mau pindah dan akan diupayakan rumah apung.

Bupati Demak Eisti’anah membantu merelokasi 70 KK terdampak rob. Pemkab Demak memberikan bantuan relokasi warga terdampak rob dengan memberikan material rumah Rp50 juta per KK. Tahap I sebanyak 40 KK dan tahap II sebanyak 30 KK.

Plt Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman Demak, Amir Mahmud mengatakan, warga yang tidak mampu membeli tanah relokasi akan dibantu Pemkab dengan menjajaki kerjasama dengan BKK untuk kredit ringan sesuai kemampuan warga.***

About The Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *