By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Opini Jawa TengahOpini Jawa Tengah
  • Banjarnegara
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Jateng
  • Khazanah
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ruang Ekspresi
Reading: Pentingnya Kompetensi Coaching bagi Seorang Guru
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Opini Jawa TengahOpini Jawa Tengah
  • Us Today
  • Us Today
  • Us Today
  • World
  • World
  • World
  • Economy
  • Economy
  • Economy
  • Business
  • Business
  • Business
  • Industry
  • Industry
  • Industry
  • Politics
  • Politics
  • Politics
Search
  • Banjarnegara
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Jateng
  • Khazanah
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ruang Ekspresi
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
  • Advertise
  • Advertise
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Gagasan

Pentingnya Kompetensi Coaching bagi Seorang Guru

Marzy Kris
Last updated: 10 September 2024 05:20 05:20
By Marzy Kris
3 Min Read
Share
Ilustrasi Pentingnya Kompetensi Coaching bagi Seorang Guru/gurusiana.id
SHARE

OPINIJATENG.COM-Coaching merupakan salah satu kompetensi yang harus dimiliki seorang pendidik atau guru. Dalam Program Guru Penggerak, salah satu materi yang harus dikuasai oleh peserta adalah tentang coaching.

Kompetensi coaching bagi seorang guru memiliki peran yang sangat krusial dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dan perkembangan profesional guru itu sendiri. Dengan menguasai keterampilan coaching, guru tidak hanya sekedar menyampaikan materi, namun juga dapat berperan sebagai fasilitator yang membantu siswa menggali potensi yang ada pada diri siswa, memecahkan masalah, dan mencapai tujuan belajar mereka.

Coaching membantu guru membangun hubungan yang lebih positif dan personal dengan siswa. Dengan memberikan perhatian penuh, mendengarkan aktif, dan mengajukan pertanyaan yang tepat, guru dapat menciptakan suasana belajar yang aman dan nyaman, sehingga siswa merasa lebih percaya diri untuk berpartisipasi dalam proses pembelajaran.

Melalui coaching, guru dapat membantu siswa dalam menemukan motivasi intrinsik mereka sehingga siswa akan lebih terdorong untuk belajar secara mandiri dan mencapai prestasi yang lebih baik sesuai dengan potensi yang dimiliki.

Coaching mendorong siswa untuk berpikir kritis, menganalisis informasi, dan menemukan solusi atas masalah yang mereka hadapi. Guru berperan sebagai fasilitator yang membantu siswa mengembangkan keterampilan berpikir tingkat tinggi ini.

Dalam proses coaching, siswa diajak untuk mengidentifikasi masalah, mencari alternatif solusi, dan memilih tindakan yang paling efektif. Hal ini membantu siswa mengembangkan kemampuan pemecahan masalah yang sangat berguna dalam kehidupan sehari-hari.

Coaching menempatkan siswa sebagai subjek belajar. Guru berperan sebagai pendamping yang membantu siswa membangun pengetahuan dan keterampilan mereka sendiri. Kompetensi coaching juga bermanfaat bagi guru sendiri. Dengan menjadi seorang coach yang efektif, guru dapat meningkatkan kemampuan refleksi diri, komunikasi, dan kepemimpinan.

Kompetensi inti coaching yang perlu dikuasai oleh guru yaitu 1) kehadiran penuh yaitu memberikan perhatian penuh kepada siswa tanpa gangguan. 2) Mendengarkan aktif, yaitu mendengarkan dengan empati dan memahami perasaan siswa.3) Mengajukan pertanyaan yang berbobot yaitu enggali pemikiran siswa dan mendorong mereka untuk berpikir lebih dalam. 4) Memberikan umpan balik yang konstruktif yaitu emberikan masukan yang spesifik dan bermanfaat untuk membantu siswa berkembang.

Kompetensi coaching adalah kunci untuk menciptakan lingkungan belajar yang efektif dan memberdayakan siswa. Dengan menguasai keterampilan coaching, guru dapat menjadi fasilitator yang inspiratif dan membantu siswa mencapai potensi maksimal mereka.***

You Might Also Like

Jangan Pandang Sebelah Mata Supir Truk, Berharap Polisi Usut Tuntas Kecelakaan di Bekasi
Prof Ahmad Rofiq: Lebaran, Silaturahim, dan Kesalehan Sosial
Impor Beras dan Likuiditas Surplus
Prof Ahmad Rofiq: MTQMN Ke-XVII Upaya Kemendikbudristek Mencetak Generasi Qurani dan Talenta Emas
Pentingnya Budaya Positif dalam Membentuk Karakter Siswa
TAGGED:coachingGuruguru penggerakkompetensi
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Apa Kata Indrajit Tentang Pentingnya AI bagi Pendidik
Next Article Bangun Desa Cendekia, STITUSA dan ICMI Banjarnegara Bersinergi untuk Cerdaskan Masyarakat
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Stay Connected

FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow
- Advertisement -
Ad image

Latest News

Ayah dan anak bermain mainan warna-warni bersama di ruang keluarga dengan suasana ceria.
Anak Selalu Ditolong Orang Tua? Kebiasaan Ini Bisa Membuat Kemandirian Anak Sulit Berkembang
Jateng News
Ayah dan ibu mendampingi anak balita bermain warna dan menggambar bersama di meja rumah.
Bukan Cuma Nilai Raport, 5 Kebiasaan Orang Tua Ini Bisa Jadi Bekal Anak Menuju Masa Depan
Jateng News
Kentang goreng berwarna keemasan dengan taburan garam dan rempah, disajikan bersama saus tomat.
Resep Kentang Goreng Krispi Tanpa Tepung, Rahasia Camilan Renyah untuk Temani Waktu Santai
Jateng News
Tumis buncis dengan wortel, irisan sosis, dan cabai merah yang disajikan dalam mangkuk cokelat.
Bingung Menyiapkan Menu Harian? Ini 7 Ide Tumisan Praktis yang Hemat Minyak dan Cocok untuk Keluarga
Jateng News
//

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet

Informasi

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Redaksi Opini

Sign Up for Our Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!

[mc4wp_form id=”55″]

© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Join Us!
Subscribe to our newsletter and never miss our latest news, podcasts etc..
[mc4wp_form]
Zero spam, Unsubscribe at any time.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?