17 April 2026 17:08

Jelang Pemilihan Ketua PGRI Banjarnegara Heling Suhono Raih Dukungan Mayoritas, Ini Misinya

0
WhatsApp Image 2024-11-03 at 06.44.43

Heling Suhono, Calon Ketua PGRI Kabupaten Banjarnegara/Dok. Heling Suhono

OPINIJATENG.COM– Sepekan menjelang pemilihan, nama Heling Suhono semakin kuat menjadi kandidat Ketua PGRI Kabupaten Banjarnegara menggantikan Noortamami, yang habis masa baktinya pada tahun ini. Selain didukung oleh anggota di kalangan akar rumput, yaitu para guru dan tenaga kependidikan di semua jenjang. Heling juga diketahui mendapatkan dukungan mayoritas utusan.

Dari 253 utusan cabang dan ranting yang masuk mengajukan nama calon ketua, sebanyak 202 mengajukan nama Heling Suhono. Nama-nama lain jauh dari perolehan Heling. Nama yang paling dekat mendapatkan dukungan anggota yakni Sunarto, yang memperoleh 25 suara. Sedangkan nama lain sedikit dibawah Sunarto ada beberapa nama seperti Doko Harwanto, Nurohman, Suwandi dan Akhmad Saheri.

Dengan dukungan yang besar ini, Heling Suhono berpeluang besar meraih kemenangan pada pemilihan Ketua PGRI Banjarnegara periode 2024-2029 yang akan dilaksanakan pada tanggal 24 Desember 2024 mendatang. Pemilihan ketua PGRI menjadi momentum penting, karena maju mundurnya organisasi ini sangat dipengaruhi oleh peran dan keterlibatan ketua dalam memimpin organisasi profesi ini.

Kepada insan media, Minggu malam, 15 Desember 2024 Heling Suhono menyampaikan bahwa untuk memimpin organisasi PGRI maka harus paham betul seluk beluk PGRI termasuk sejarah dan tujuan ke depan.

Lebih jauh Heling Suhono menyampaikan bahwa organisasi PGRI ini merupakan organisasi profesi, organisasi perjuangan dan organisasi ketenagakerjaan, dengan sifatnya yang unitaristik, independen, dan non partisan. Maka pemahaman dan pengalaman atas jati diri dan sifat organisasi mutlak dimiliki oleh seorang calon pimpinan PGRI.

“Dengan kondisi ini, maka atas dorongan dari para pengurus cabang dan ranting diminta siap maju sebagai kandidat ketua PGRI Banjarnegara, dan Itu pun dibuktikan oleh dukungan arus bawah yang nyata dari 202 ketua cabang dan ranting, yang mengusulkan,” ucap Heling kepada para awak media.

Heling Suhono menambahkan bahwa dirinya ingin kembali meluruskan marwah organisasi, agar berjalan pada jalurnya sesuai jati diri PGRI tersebut. Meskipun itu berat tetapi kalau didukung arus bawah optimis akan terwujud.

“Oleh karena itu, saya mengapresiasi kepada seluruh anggota PGRI yang ingin mengembalikan jati diri PGRI yang semestinya dan tidak tergantung dari penguasa. Keberanian ini perlu kita dukung dalam menegakkan marwah PGRI yang sesungguhnya, meskipun disinyalir ada tekanan,” tegas Heling.

Heling Suhono berkomitmen untuk mewujudkan organisasi PGRI Banjarnegara yang bermartabat. Oleh karena itu pula Heling Suhono mengajak para guru untuk tidak melakukan kampanye yang bersifat menghujat atau menjatuhkan kompetitor.

PGRI juga memiliki sifat independen, maka ia tidak mau melibatkan para pejabat instrumen pendidikan untuk melakukan dukungan dalam proses pencalonan. Karena dirinya menghormati mereka adalah pelayan publik yang harus berada di tengah-tengah supaya tidak menimbulkan kegaduhan dan tetap menciptakan kenyamanan sehingga iklim demokrasi di PGRI menjadi sehat dan berkualitas.

“Sebaiknya kita memaparkan program dan memberikan kebebasan untuk menentukan pilihan sesuai dengan hati nuraninya, bukan malah menggunakan model iming – iming, omong – omong dan amang-amang. Selain itu saya berharap, netralitas dan sifat independen ini dikedepankan. Independen bukan berarti kita lepas dari pemerintahan. Siapapun yang jadi pasti diharapkan bisa mengimplementasikan program dan bekerja sama atau bermitra dengan Pemerintah Daerah.

Selain itu Heling berharap, organisasi profesi guru jangan sampai dibawa ke ranah politik praktis. “Sifat ketiga adalah non partisan, artinya PGRI ini jangan sampai di bawa ke ranah politik. Dengan menegakkan sifat tersebut, saya berharap PGRI menjadi organisasi yang terpercaya, kuat, dinamis dan bermartabat,” jelas Heling lagi

Misi Heling Suhono jika terpilih menjadi Ketua PGRI periode 2024-2029:

1. Menjadikan PGRI sebagai mitra pemerintah dalam mewujudkan pendidikan yang bermutu dan berkualitas.

2. Menjadikan PGRI sebagai rumah besar bagi semua anggota, baik latar belakang, jenjang dan layanan satuan pendidikan.

3. Mewujudkan sifat PGRI sebagai organisasi unitaristik, independen dan non-partisan dan menerapkan pengelolaan organisasi yang sejalan dengan AD/ART yang berlaku.

4. Memberikan perlindungan atau mengayomi, dalam segala aspek, bagi anggota dalam menjalankan tugas dan profesinya.

5. Memberdayakan seluruh unsur dan organ di struktur organisasi, anak lembaga dan badan khusus sebagai wujud prinsip manajerial kolektif dan kolegial.

6. Mewujudkan PGRI sebagai organisasi yang dinamis dan responsif dalam menyikapi permasalahan pendidikan, sosial, kemasyarakatan serta kesejahteraan anggota.

7. Menjadikan PGRI sebagai organisasi yang proaktif dalam mendorong implementasi regulasi dan kebijakan pemerintah di sektor pendidikan.

8. Menjadikan PGRI yang mampu mewujudkan guru yang profesional, sehingga akan menaikan martabat guru di tengah masyarakat.

“Semoga pesta demokrasi ala PGRI ini bisa berjalan secara langsung, bebas dan rahasia dan siapapun yang terpilih itulah yang nanti akan memimpin PGRI 5 tahun ke depan,”pungkasnya.***

About The Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *