By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Opini Jawa TengahOpini Jawa Tengah
  • Banjarnegara
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Jateng
  • Khazanah
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ruang Ekspresi
Reading: September 2025 Muktamar PPP: Taj Yasin Kandidat Terkuat Ketum
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Opini Jawa TengahOpini Jawa Tengah
  • World
  • Economy
  • Business
  • Industry
Search
  • Banjarnegara
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Jateng
  • Khazanah
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ruang Ekspresi
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
  • Advertise
  • Advertise
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
News

September 2025 Muktamar PPP: Taj Yasin Kandidat Terkuat Ketum

Arifin
Last updated: 5 Mei 2025 20:06 20:06
By Arifin
6 Min Read
Share
Dari kiri Kyai Fadlolan Musyaffa', KH Abdullah Ubab Maimun, Arwani Tomafi, Gus Taj Yasin Maimun, Romahurmuzy, Agus Suparmanto
SHARE

Forum Peduli PPP: Ketum Wajib dari Pesantren

OPINIJATENG.COM – SEMARANG – Mukmatar Partai Persatuan Pembangunan (PPP) direncanakan bakal digelar akhir Agustus atau awal September 2025.

Sabtu (3/5/2025), Dr KH Fadlolan Mustaffa’, Lc., MA menggelar Halaqoh Ulama dan Kader PPP di Pondok Pesantren Fadhlul Fadhlan (PPFF) Semarang.

Sebelumnya, Kyai Fadlolan Musyaffa’, begitu sapaan akrabnya ditunjuk sebagai Koordinator Forum Peduli Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang diinisiasi oleh Wagub Jateng Taj Yasin.

Tujuan halaqoh, kata kyai Fadlolan Musyaffa’, ingin mengumpulkan ulama sepuh PPP dan kader yang sedang berserakan tidak terhimpun oleh Pengurus DPP-PPP yang terkesan lambat tidak segera mengambil langkah strategis perjuangan partai setelah tidak lolos parliamentary threshold (4% PT) yang merupakan ambang batas perolehan suara minimal partai politik dalam pemilihan umum untuk perolehan kursi DPR.

Acara halaqoh terselenggara bukan atas nama struktur PPP baik DPP/DPW-PPP, tetapi atas nama Forum Peduli PPP yang diinisiasi oleh Wagub Jateng Gus Taj Yasin Maimun dan Agus Suparmanto, Menteri Perdagangan Kabinet Jokowi 2019-2021 yang mempercayakan Kyai Fadlolan Musyaffa’ sebagai Koordinator Forum dan Ngainur Richardl, sebagai Sekretaris.

Halaqoh ini semacam mengumpulkan balung pisah dari para kyai sesepuh dan kader yang sudah cukup lama tidak disentuh oleh pengurus struktural PPP, maka Forum Peduli PPP kemarin menggelar Halaqoh Ulama dan Kader PPP untuk bersatu bemusyawarah membahas masa depan PPP menjelang muktamar akhir Agustus awal September 2025.

Dalam kesepakatan peserta halaqoh di antaranya memutuskan harus mengembalikan PPP ke tangan ulama pesantren, dan mengganti ketua umum PPP dari kalangan pesantren, karena basis konstituen PPP berada di masyarakat religius pesantren.

Baca Juga: Wagub Jateng Dicalonkan Ketum PPP untuk Menghidupkan Partai Berlambang Kabah di Parlemen

Turut hadir dalam Halaqah Ulama ini, sejumlah petinggi Partai Ka’bah mulai dari Pimpinan Majelis-majelis tingkat DPP PPP, Pengurus Harian DPP-PPP hingga pengurus DPW PPP.

Hadir juga Wakil Gibernur Jawa Tengah KH Taj Yasin Maimun Zubair (Gus Yasin), yang didambakan masuk dalam calon ketua umum PPP dalam muktamar 2025.

Sesepuh PPP yang turut hadir KH. Abdullah Ubab Maimun (Majelis Kehormatan DPP-PPP), KH. Mustofa Aqil Siraj (Ketua Majelis Syariah DPP-PPP), Dr. KH. Fadlolan Musyaffa’, (Sekretaris Majelis Syariah DPP-PPP), beberapa kyai dari anggota majelis syariah KH Ahmad Haris Shodaqoh, Alhabib Ahmad Ederus Alhabsyi, KH Muhyidin Ishaq, Dr KH Qorie Mursyid, KH. Mahin Toha, KH. Muchsin Nur.

Hadir juga Gus Romahurmuzy (Ketua Mejelis Pertimbangan DPP-PPP), dan Irfan Ade Pulungan (Ketua Mahkamah Partai DPP-PPP).

Sementara dari pengurus harian DPP-PPP Gus Arwani Tomafi, (Sekretaris Jenderal DPP-PPP), Qoyyum, Ibu Atiq (Ketua DPP-PPP).
Dan hadir dari unsur DPW H. Masruhan Samsuri, DPW Jateng, Ketua DPW-PPP Banten, Ketua DPW-PPP Jabar, Ketua DPW-PPP Jatim, Ketua DPW-PPP DIY.

Undangan khusus masyayikh Ponpes Sarang Rembang KH. Idror Maimun Zubair, KH. Chamzah Hasan (Pengasuh Ponpes Tanbihul Ghofilin Banjarnegara).

Baca Juga: Profil Gus Taj Yasin Maimoen, Figur yang Dinilai Pas Pimpin PPP

Forum tersebut membahas berbagai langkah strategis, salah satunya untuk mengembalikan PPP kembali ke Senayan. Selain itu, peserta halaqah juga menyepakati untuk mencari calon ketua umum (Ketum) PPP baru pada Muktamar 2025 mendatang untuk semangat perubahan dengan mencari figur utama potensial dari internal dan baru kemudian eksternal untuk bergabung dan membesarkan PPP.

Dr KH Fadlolan Musyaffa’, Lc., MA, Sekretaris Majelis Syariah DPP-PPP menyatakan bahwa hari ini PPP membutuhkan sosok kyai pesantren yang siap berjuang dan berkorban.

Mengapa harus kyai pesantren?

“Karena PPP di samping partai Islam, basis konstituen berada di kalangan masyarakat santri. Baik di Pulau Jawa maupun luar Pulau Jawa,” katanya.

“PPP hari ini tidak sedang baik-baik saja. PPP juga sedang tidak memiliki wakil rakyat di parlemen. Untuk mengembalikan kursi PPP di parlemen tidak cukup dipimpin figur seorang tokoh atau pejabat atau pengusaha yang memiliki fasilitas jabatan maupun akomodasi. Apalagi hanya pedagang yang maunya numpang jualan di PPP untuk mendapat untung.”

Lebih jauh Kyai Fadlolan menjelaskan mengapa periode sebelumnya saat dipimpin Suharso Mamoarfa dan Muhamad Mardiono, survey suara PPP anjlok turun kisaran 2,9-3,8%?

Baca Juga: Kyai Fadlolan Musyaffa’ : PPP Butuh Sosok Kyai Pesantren yang siap Berjuang dan Berkorban

“Ini karena figur Ketum PPP tidak dikenal pendukung PPP dan tidak dari kalangan santri. Jadi, kembalikan PPP ke pesantren, kalau mau hidup kembali,” tandas Kyai Fadlolan Musyaffa’ saat diwawancarai di lokasi halaqoh ulama dan kader PPP.

Muncul nama baru calon ketua umum Agus Suparmanto, seorang pengusaha dan mantan menteri kabinet Jokowi 2019-2021. Sementara nama yang sudah populer Gus Taj Yasin Maimun, Dudung Abdurrahman, Andi Amran dan mungkin masih ada figur lain yang menyusul.

“Sekali lagi saya katakan, PPP perlu ditolong oleh tokoh kyai pesantren yang siap berjuang dan berkorban serta konkret memiliki basis umat di masyarakat. Bukan sekadar menjadikan PPP sebuah taksi atau sering disebut gojek untuk kendaraan politik sesaat,” tandasnya

Nama Taj Yasin Maimoen Zubair, sebagai calon ketua umum PPP terkuat. Sosok inilah yang sejak lama dinantikan kader dan kini saatnya hadir untuk menolong PPP yang mati di Senayan.

Hilangnya kursi di Senayan merupakan sejarah terburuk PPP sepanjang sejarah. Dengan demikian sangat diperlukan figur ketum yang muda dan melek dari sederet harapan tersebut.

“Belum menemukan figur ideal selai Gus Taj Yasin Maimoen, yang sesuai kriteria memimpin PPP untuk mampu membawa perubahan Kembalikan PPP lolos parlemen,” lanjut kyai Fadlolan Musyaffa’.***

You Might Also Like

Tingkatkan Waspada Bencana Alam, Jawa Tengah Menolak untuk Menyerah
Kumpulan Link Twibbon Hari Amal Bakti Kemenag Ke-76 tahun 2022, Bisa Dibagikan di Medsos Disertai Cara Memasangnya
Terjadi Musibah Tanah Longsor di Dusun Sikandri, Desa Petuguran Banjarnegara
Laura Anna Meninggal Dunia saat Memperjuangkan Keadilan di Tengah Komplikasi Spinal Cord Injury
Hujan Deras Akibatkan 7 Titik Tanah Longsor di Desa Pranten, Satu Kampung Terisolasi
TAGGED:fadlolan musyaffa'Kyai fadhlolanmuktamar PPPPPFFPPFF semarangpppRumah Konseling Pondok Pesantren Fadhlul Fadhlan
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Wisuda Sekolah Boleh Digelar, Asal …
Next Article Idul Kurban Boleh Menyembelih Ayam, Ini Kata Gus Baha
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Stay Connected

FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow
- Advertisement -
Ad image

Latest News

Empat siswa SMA berseragam putih bekerja sama mengerjakan tugas kelompok di meja kelas.
Remaja Tak Cukup Hanya Dinasehati, Mereka Juga Butuh Didengarkan
Health Jateng
Tiga perempuan berjalan di jalur taman yang dikelilingi pepohonan dan tanaman hijau.
Remaja Zaman Sekarang Tak Cukup Hanya Sehat Fisik, Tekanan Sosial Juga Perlu Diperhatikan
Health Jateng
Orang tua dan anak perempuan tertawa bersama di sofa saat menghabiskan waktu bersama keluarga.
Rumah Seharusnya Jadi Tempat Paling Aman bagi Kesehatan Mental Anak, Sudahkah Kita Mendengarkan Mereka?
Health Jateng
Sekelompok mahasiswa berkumpul di halaman kampus untuk berbincang dan berinteraksi sosial.
Anak Muda Tak Harus Selalu Kuat: Mengapa Ruang Aman untuk Bercerita Penting bagi Kesehatan Mental?
Health Jateng
//

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet

Informasi

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Redaksi Opini

Sign Up for Our Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!

[mc4wp_form id=”55″]

© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Join Us!
Subscribe to our newsletter and never miss our latest news, podcasts etc..
[mc4wp_form]
Zero spam, Unsubscribe at any time.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?