By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Opini Jawa TengahOpini Jawa Tengah
  • Banjarnegara
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Jateng
  • Khazanah
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ruang Ekspresi
Reading: Dihadiri Presiden, AGSI Solo Raya Dideklarasikan
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Opini Jawa TengahOpini Jawa Tengah
  • World
  • Economy
  • Business
  • Industry
Search
  • Banjarnegara
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Jateng
  • Khazanah
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ruang Ekspresi
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
  • Advertise
  • Advertise
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Pendidikan

Dihadiri Presiden, AGSI Solo Raya Dideklarasikan

Arifin
Last updated: 22 Mei 2025 18:50 18:50
By Arifin
2 Min Read
Share
SHARE

OPINIJATENG.COM – SOLO – Deklarasi Asosiasi Guru Sejarah Indonesia (AGSI) Solo Raya dihadiri oleh Presiden AGSI Sumardiansyah Perdana Kusuma, Kamis (22/5/2025) di Aula Gedung F Lantai 3, Fakultas Keguguran dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Negeri Sebelas Maret Surakarta (UNS).

Hadir dalam deklarasi pendirian AGSI Solo Raya tersebut, belasan perwakilan guru sejarah dari Kota Surakarta, Karanganyar, Sukoharjo, Sragen, dan Wonogiri.

Presiden AGSI hadir sekaligus menjadi narasumber dalam acara Seminar Nasional Pendidikan Sejarah yang digelar oleh Himpunan Mahasiswa Pendidikan Sejarah UNS.

Sumardiansyah mengapresiasi deklarasi AGSI Solo Raya dan berharap roda organisasi segera berjalan di Solo Raya.

“Tentang muatan kurikulum, ke depan harapannya perubahannya lebih konstruktif dan mengakomodir berbagai pihak, utamanya rakyat. Harus ada ruang untuk sejarah Papua, profesi jurnalis, etnis tionghoa dan lain-lain yang selama ini perannya terpinggirkan. Guru sejarah sebagai pengguna atau user dari sejarah nasional Indonesia harus dilibatkan agar penulisan ulang sejarah bisa dipakai dengan baik oleh guru,” ujar Sumardiansyah yang juga Wasekjen PB PGRI itu.

Sementara itu narasumber lain Direktur Sejarah dan Permuseuman, Kementerian Kebudayaan Prof Agus Mulyana mengungkapkan agar publik tidak buru-buru curiga dengan penulisan ulang sejarah Indonesia.

“Penulisan ulang sejarah Indonesia menekankan pada narasi yang berdasar bukti-bukti terbaru yang ditemukan. Tidak ada maksud untuk kepentingan tertentu seperti yang dituduhkan saat ini. Misal tentang temuan manusia purba tertua, ternyata ada di Indonesia. Hal seperti itu kan belum ada pada naskah tulisan yang lama,” ujar Agus yang juga Ketua Masyarakat Sejarawan Indonesia itu.

Koordinator AGSI Solo Raya Endang Purwatiningsih sangat bahagia AGSI Solo Raya akhirnya dideklarasikan meskipun dengan waktu yang singkat persiapannya.
“Harapan saya ke depan paling tidak AGSI Solo Raya bisa menjadi wadah untuk teman-teman guru sejarah mengembangkan diri,” harap Endang.***

You Might Also Like

Kunci Jawaban Tema 5 Kelas 2 Halaman 69, 71, 72, 73, 74 Pembelajaran 1 Sub Tema 2 Pengalamanku di Sekolah
RUU Sisdiknas Hapus Madrasah dan Komite Sekolah?
Anggun Dosen Tamu di RWTH Aachen Jerman, Yang Terjadi…
Kunci Jawaban Tema 5 Kelas 2 Halaman 55, 57, 60, 61, 62, 63, 64 Pembelajaran 6 Sub Tema 1 Pengalamanku di Rumah
Kunci Jawaban Tema 6 Kelas 5 Halaman 81, 82, 84 Pembelajaran 2 Sub Tema 2 Perpindahan Kalor di Sekitar Kita
TAGGED:AGSI Solo RayaAsosiasi Guru Sejarah Indonesia Solo Raya
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Geliat Tunas Muda Pramuka SDN 3 Kalibombong: Menumbuhkan Karakter, Menyemai Semangat Kebangsaan
Next Article Seleksi Calon Pengajar Pelatihan Pembelajaran Mendalam Provinsi Jawa Tengah
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Stay Connected

FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow
- Advertisement -
Ad image

Latest News

Tim pemasaran berdiskusi menganalisis data dan grafik bisnis menggunakan laptop dalam rapat strategi marketing.
Jangan Asal Promosi! Ini Strategi Marketing yang Bisa Membantu Bisnis Lebih Dikenal Pelanggan
Jateng Marketing
Ilustrasi fasilitas pengolahan sampah menjadi energi listrik dengan bangunan industri dan cerobong di kawasan hijau.
Sampah Kota Bisa Jadi Listrik, tetapi Mengapa Kebiasaan Warga Tetap Menentukan?
Environment Jateng
Gajah Sumatra bertaring panjang berdiri di tengah hutan tropis yang rimbun.
Hutan Bukit Tigapuluh Bukan Sekadar Rumah Satwa, Masa Depan Masyarakat Juga Dipertaruhkan
Environment Jateng
Sampah plastik dan limbah rumah tangga menumpuk di sepanjang pantai hingga mencemari kawasan laut.
Laut Rusak, Siapa yang Paling Merasakan Dampaknya? Nasib Nelayan dan Masa Depan Pangan Indonesia
Environment Jateng
//

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet

Informasi

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Redaksi Opini

Sign Up for Our Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!

[mc4wp_form id=”55″]

© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Join Us!
Subscribe to our newsletter and never miss our latest news, podcasts etc..
[mc4wp_form]
Zero spam, Unsubscribe at any time.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?