Tanah Longsor Terjang Desa Mlayang Banjarnegara, Satu Rumah Warga Rusak

Katri Lestari
Disclosure: This website may contain affiliate links, which means I may earn a commission if you click on the link and make a purchase. I only recommend products or services that I personally use and believe will add value to my readers. Your support is appreciated!
Longsor Banjarnegara

BANJARNEGARA – Hujan deras memicu pergerakan tanah di Dusun Kaliwadas, Desa Mlayang, Kecamatan Punggelan, Kabupaten Banjarnegara, Jumat (30/10/2026).

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 14.00 WIB. Akibatnya, satu rumah warga mengalami kerusakan pada bagian samping dan depan bangunan.

Rumah yang terdampak merupakan milik Mianto (52), warga RT 005 RW 02, Dusun Kaliwadas. Rumah tersebut dihuni satu keluarga yang terdiri dari dua orang.

Hujan Deras Picu Pergerakan Tanah

Berdasarkan laporan hasil pemeriksaan lokasi, hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah Desa Mlayang sebelum kejadian.

Kondisi tersebut memicu pergerakan tanah hingga menyebabkan longsoran mengenai rumah warga.

Lokasi kejadian berada di sekitar SD Kaliwadas. Akses menuju lokasi berada di jalur arah musala setempat.

Sebagian Barang Rumah Dipindahkan

Setelah menerima informasi kejadian, petugas bersama warga langsung melakukan pengecekan lokasi.

Sebagian barang milik korban juga telah dipindahkan ke tempat yang lebih aman. Langkah ini dilakukan untuk mengurangi risiko apabila terjadi pergerakan tanah susulan.

Penanganan awal melibatkan Destana Mlayang, Pemerintah Desa Mlayang, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta warga setempat.

Warga Diminta Meningkatkan Kewaspadaan

Petugas mengimbau masyarakat agar tetap waspada, terutama saat hujan deras berlangsung dalam waktu lama.

Warga yang tinggal di sekitar lokasi rawan longsor juga diminta memperhatikan kondisi tanah dan lingkungan sekitar.

Jika muncul tanda-tanda pergerakan tanah, masyarakat diharapkan segera melapor kepada pemerintah desa atau petugas terkait.

Kewaspadaan dan kesiapsiagaan masyarakat menjadi langkah penting untuk mengurangi risiko bencana, terutama saat curah hujan tinggi.

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *