25 Mei 2026 17:00

Beriman pada Hari Akhir Penting, Mati itu pasti

0
graveyard-gdeb32f79f_640

PINIJATENG.COM – Beriman pada hari akhir itu penting, karena mati pasti setelah menjalani kehidupan di dunia.

Setiap muslim harus yakin adanya hari Akhir. Iman pada hari akhir salah satu dari enam rukun Iman.

Saat itu dunia ini akan rusak dan semua manusia akan mati. Hanya Allah yang tidak rusak.

Manusia akan bangkit dari alam kubur setelah mati. Mengapa? Banyak orang yang tidak yakin akan hari kebangkitan manusia setelah mati.

BACA JUGA :Mudahkan Masyarakat Laporkan Polisi Nakal, Polda Jateng Buka Layanan Hotline Lewat WhatsApp

Kondisi tersebut terdapat dalam surat yasin ayat 78 yang berbunyi

 وَضَرَبَ لَنَا مَثَلًا وَّنَسِيَ خَلْقَهٗۗ قَالَ مَنْ حْيِ الْعِظَامَ وَهِيَ رَمِيْمٌ

Wa daraba lana masalaw wa nasiya khalqah, qala may yuhyil-izama wa hiya ramim

Artinya

Dia membuat peumpamaan bagi Kami dan melupakan asal kejadiannya. Dia berkata, “Siapakah yang dapat menghidupkan tulang belulang, yang telah hancur luluh?”

Allah menjawab ayat tesebut dengan yang menghidupkan mereka adalah yang membuat kehidupan pertama kali.

Hal tersebut harus diyakini. Setelah dihidupkan akan dihisab, dihitung berapa banyak amal yang diperoleh pada saat hidup di dunia. Mana timbangan yang berat dan mana yang ringan.

Setelah itu Allah membalas semua amal manusia baik yang besar maupun yang kecil. Tidak ada perkecualian.

Ketika Allah memberikan balasan akan seadil-adilnya. Tidak ada orang akan teraniaya dengan keadilan Allah. Allah akan membalas amal baik dengan surga yang buruk dengan neraka.

Iman kepada hari akhir sangat penting. Seorang muslim harus sadar adanya hari akhir maka kita sadar pula akan mempertanggungjawabkan seluruh perbuatan kita di dunia. Orang beriman adalah orang yang cerdas.

BACA JUGA :Ganjar Cukur Gundul: Wujud Empati Pada Anak Penyintas Kanker

Orang yang cerdas adalah orang yang dapat menghitung amalnya dirinya sendiri. Kemudian beramal untuk kepentingan setelah mati

Apabila orang sadar maka mempersiapkan diri untuk kehidupan sesudah mati pasti. Mencari bekal untuk mati. Orang tidak yakin akan hari akhir maka hidupnya akan seenaknya sendiri.

Hidup di dunia tidak lama. Kehidupan akhirat selama-lamanya. Orang cerdas akan memilih skala prioritas kehidupan akherat. Jangan malalaikan nasib di dunia. Namun tujuan akhir kehidupan di akherat.

Marilah cerdas dalam menjalani kehidupan dengan meyakini adanya hari akhir sehingga kehidupan di dunia dapat tertata dengan baik.

 

About The Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *