By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Opini Jawa TengahOpini Jawa Tengah
  • Banjarnegara
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Jateng
  • Khazanah
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ruang Ekspresi
Reading: Beti MC, Sosok Pemerhati Anak yang Mengabdikan Hidupnya untuk Masyarakat
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Opini Jawa TengahOpini Jawa Tengah
  • Us Today
  • Us Today
  • Us Today
  • World
  • World
  • World
  • Economy
  • Economy
  • Economy
  • Business
  • Business
  • Business
  • Industry
  • Industry
  • Industry
  • Politics
  • Politics
  • Politics
Search
  • Banjarnegara
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Jateng
  • Khazanah
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ruang Ekspresi
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
  • Advertise
  • Advertise
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Gagasan

Beti MC, Sosok Pemerhati Anak yang Mengabdikan Hidupnya untuk Masyarakat

Sri Setiyowati
Last updated: 13 Maret 2022 14:46 14:46
By Sri Setiyowati
4 Min Read
Share
Beti MC
SHARE

OPINI JATENG.COM- Beti MC atau Maria Clara Bastiani, sosok pemerhati anak dan pencinta dunia pendidikan yang mengabdikan hidupnya untuk masyarakat. Baginya dunia pendidikan dan anak-anak tidak lepas dari perhatiannya.

Menurutnya, pada hakikatnya manusia belajar atau mencari ilmu tanpa ada batasan usia.  Bahkan seharusnya dimulai sejak dini sebagai asupan untuk mengeksplorasi kemampuan diri agar kelak menjadi manusia yang berakhlak mulia.

Namun faktanya, tidak semua anak bisa mendapatkan haknya memperoleh pendidikan yang layak. Masih banyak anak tidak memiliki kesempatan untuk mendapatkan pendidikan dan  terpaksa mencari nafkah guna membantu memenuhi kebutuhan hidup.

Hal tersebut yang melatarbelakangi Beti untuk turut memikirkan solusi  bagi anak-anak yang belum mendapatkan kesempatan memperoleh pendidikan.

Wanita kelahiran Jakarta 44 tahun silam ini, secara aktif mengawali karir sebagai volunteer  dan sangat  gigih mempromosikan pemenuhan hak dan perlindungan anak di komunitas.

BACA JUGA : Mitha Denni, Guru Pertama dan Utama untuk Anak

Dengan niat hati ikhlas berbagi dan didasari latar belakang pendidikan psikologi Universitas Persada Indonesia Jakarta, Beti bergabung dengan JARAK.

JARAK adalah  Jaringan Penanggulangan Pekerja Anak. Sebuah Lembaga Sosial Masyarakat (LSM) yang bertujuan melakukan pendampingan terhadap anak-anak yang terpaksa bekerja.

“Banyak program yang diimplementasikan JARAK untuk  mengatasi permasalahan pekerja anak di Indonesia,” kata Beti menjelaskan program JARAK.

Oleh karena itu, Beti pun sangat berperan aktif memberi dorongan literasi di kalangan anak-anak dengan Gerakan #menulisbersamafad.

“Melalui gerakan ini diharapkan akan mencetak jurnalisme warga yang ditujukan membangun kepekaan anak- anak akan situasi yang terjadi,” lanjut Beti dalam sesi wawancara.

Tentu saja perjalanan yang dilalui ibu satu anak ini tidaklah mudah. Apalagi untuk menjalani pekerjaan ini, Beti harus pandai membagi waktu antara keluarga dan pekerjaannya.

“Awalnya memang berat, tetapi saya berharap dapat membagikan pengalaman serta informasi tentang perlindungan anak kepada komunitas, memotivasi anak-anak dan keluarga untuk punya harapan, keyakinan bahwa ada jalan disetiap masalah,” kata Beti.

Baginya pekerjaan ini sangatlah menarik karena perjalanannya akan mendorong perubahan di masyarakat akan pentingnya melindungi anak.

BACA JUGA :Berbekal Paket C, Sevi Berhasil menjadi Guru Penuh Prestasi

Beti menceritakan, banyak pengalaman yang diperoleh selama ini dari siapa saja, tanpa terbatas suku tertentu maupun wilayah tertentu.

Selain pemerhati anak, Beti juga mengadvokasi melalui media tentang pentingnya menjaga lingkungan dengan bijak. Saat ini hal itulah yang dilakukannya yaitu menyebarkan ajakan tentang kepedulian yang tinggi terhadap lingkungan dan gencar bersosialisasi kepada masyarakat  untuk selalu menjaga lingkungan.

Melalui tulisannya, Beti membagikan tatacara mengolah sampah organik menjadi cairan yang kaya manfaat.

“Awalnya yang terbayang ketika mendengar kata sampah adalah sesuatu yang kotor dan menjijikan, tetapi saat sampah itu diolah maka akan menghasilkan sesuatu yang bermanfaat bagi kehidupan makhluk hidup dan bumi tempat tinggal kita. Hal ini akan menambah nilai positif yang perlu dikembangkan di masyarakat luas serta dapat mencegah pemanasan global,”tuturnya menutup wawancara kami, Jumat 11 Maret 2022.

Sungguh pekerjaan mulia. Dengan aktivitasnya selama ini Beti berhasil mewujudkan cita-citanya sebagai guru. Seorang guru yang tidak terikat mengajar di sekolah, tetapi seorang guru yang mengajar dimana saja, kapan saja tanpa ada batasan waktu.

Ditulis oleh Sevi Ema Melati, penulis di Bestie @belajar_belajarnulisceritafiksi.
Jika ingin belajar menulis fiksi dan bergabung kelas Bestie bisa menghubungi bit.ly/Sariagustia.***

You Might Also Like

Waspadai Angin Duduk, Kenali Gejala dan Cara Pencegahan
Minyak Goreng, BBM dan Inflasi
Pers Berperan Penting Mendorong Sumpah Pemuda
Dari RSI-SA ke Kampus Baru UNISSULA Banjarbaru
Prof Ahmad Rofiq: Menjemput Kemuliaan dan Keberkahan Lailatul Qadar 
TAGGED:Beti MC
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Sumur Pengeboran PT Geodipa Alami Ledakan
Next Article Sukses Ibu Rumah Tangga, Mulai dari Pengusaha Brownies hingga Penulis
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Stay Connected

FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow
- Advertisement -
Ad image

Latest News

Kentang goreng berwarna keemasan dengan taburan garam dan rempah, disajikan bersama saus tomat.
Resep Kentang Goreng Krispi Tanpa Tepung, Rahasia Camilan Renyah untuk Temani Waktu Santai
Jateng News
Tumis buncis dengan wortel, irisan sosis, dan cabai merah yang disajikan dalam mangkuk cokelat.
Bingung Menyiapkan Menu Harian? Ini 7 Ide Tumisan Praktis yang Hemat Minyak dan Cocok untuk Keluarga
Jateng News
Martabak telur goreng berwarna keemasan dengan isian telur dan daun bawang, dipotong menjadi beberapa bagian.
Tak Perlu Beli di Pinggir Jalan, Martabak Telur Kulit Lumpia Ini Bisa Dibuat Sendiri di Rumah
Jateng News
Nasi goreng berbumbu dengan telur mata sapi, irisan cabai merah, daun bawang, dan sambal.
Tak Perlu Timbangan Dapur! Resep Nasi Goreng Takaran Sendok untuk Bekal Sekolah Anak
Jateng News
//

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet

Informasi

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Redaksi Opini

Sign Up for Our Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!

[mc4wp_form id=”55″]

© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Join Us!
Subscribe to our newsletter and never miss our latest news, podcasts etc..
[mc4wp_form]
Zero spam, Unsubscribe at any time.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?