By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Opini Jawa TengahOpini Jawa Tengah
  • Banjarnegara
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Jateng
  • Khazanah
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ruang Ekspresi
Reading: Mitha Denni, Guru Pertama dan Utama untuk Anak
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Opini Jawa TengahOpini Jawa Tengah
  • Us Today
  • Us Today
  • Us Today
  • World
  • World
  • World
  • Economy
  • Economy
  • Economy
  • Business
  • Business
  • Business
  • Industry
  • Industry
  • Industry
  • Politics
  • Politics
  • Politics
Search
  • Banjarnegara
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Jateng
  • Khazanah
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ruang Ekspresi
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
  • Advertise
  • Advertise
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Gagasan

Mitha Denni, Guru Pertama dan Utama untuk Anak

Marzy Kris
Last updated: 12 Maret 2022 15:42 15:42
By Marzy Kris
3 Min Read
Share
Mitha Denni, Guru Pertama dan Utama untuk Anak/Dokumentasi Pribadi Mitha Denni
SHARE

OPINIJATENG.COM – Mitha Denni, biasa dipanggil Mitha, adalah seorang ibu rumah tangga dengan dua orang putra. Alumni Fakultas Ekonomi Universitas Pancasila ini, mengawali karirnya di dunia perbankan.

Kesibukan bekerja di bank ternyata tidak menutup minatnya pada dunia pendidikan. Hal ini diperkuat dengan melihat keseharian sosok kakak yang berprofesi sebagai guru. Akhirnya, Mitha pun mencoba alih profesi menjadi seorang guru.

Dunia pendidikan selalu memiliki pancaran sinar tersendiri bagi Mitha yang memiliki nama asli Arta Resha Paramitha. Sebelas tahun berkarir sebagai seorang pendidik anak-anak usia dini, ditambah pengalaman mengajar di sekolah yang menerapkan inquiry-based dan active learning menjadikan Mitha seorang manusia pembelajar.

BACA JUGA:Lily Jo, Mantan Atlet yang Merambah Dunia Human Capital, Seni, dan Literasi

Hal tersebut ditunjukan dengan semangat belajar yang tinggi meskipun Mitha akhirnya memutuskan untuk menjadi ibu rumah tangga.

“Wajib hukumnya bagi seorang muslim untuk mencari ilmu.” Mitha menjelaskan alasan mengapa dirinya senang belajar.

Mendampingi dan mendidik anak-anaknya secara langsung juga menjadi bagian dari upaya Mitha untuk mengamalkan ilmu yang telah didapat. Bagi Mitha, anak-anak adalah amanah dari Tuhan yang wajib dijaga dan dirawat dengan baik, salah satunya dengan menanamkan pemahaman akan tujuan mengapa mereka diciptakan dan ada di dunia ini.

BACA JUGA:Berbekal Paket C, Sevi Berhasil menjadi Guru Penuh Prestasi

 Montessori, Waldorf, Charlotte Mason dan Fitrah Based Education adalah sebagian dari kelas-kelas metode pendidikan yang diikutinya setelah menjadi ibu rumah tangga penuh waktu. Belajar membuka wawasan dan terus menambah ilmu bagi seorang Mitha ditujukan sebagai bekal untuk membesarkan anak-anaknya.

Tak heran, saat ini Mitha fokus untuk mendampingi anak-anaknya dan menerapkan pendidikan rumah (home schooling) untuk anak keduanya.

Pandemi memberi hikmah tersendiri bagi Mitha yang mendampingi penuh anak-anaknya bersekolah dalam jaringan. Konsep home schooling yang pernah menjadi wacana program pendidikan untuk anak-anaknya hidup kembali dan mengantarkan Mitha untuk lebih mendalami prinsip home schooling juga kekuatan dan kelemahannya.

BACA JUGA:Berawal dari Kelas Indscript Akhirnya jadi Ketagihan Menulis

Mitha, sosok perempuan yang aktif dan selalu memiliki ide kreatif. Ia juga sempat menjalani usaha kukis hias selama kurang lebih 5 tahun. Akhirnya, demi memiliki waktu lebih banyak bersama anak-anak ia melepas usaha kukis hias tersebut.

Saat ini, Mitha mengikuti beberapa kelas menulis karena keinginannya untuk menjadikan tulisannya sebagai karya yang bisa dinikmati oleh orang banyak. Semesta Bercinta dan Serunya Bermain Bersama adalah dua judul buku antologi hasil karya Mitha pada tahun 2021.

Ditulis oleh Yuni Dwi Anggraini, penulis di Bestie @belajar_belajarnulisceritafiksi. Jika ingin belajar menulis fiksi dan bergabung kelas Bestie bisa menghubungi bit.ly/Sariagustia***

You Might Also Like

Tunjangan Jabatan Fungsional Penguji Kendaraan Bermotor Perlu Ditingkatkan
Balada Musisi Jalanan Ditengah Pandemi
Mencegah Sakit Mata yang Menular
Permendikbud No. 30/2021 Permen “Manis yang Beracun”
MTQN dan Resonansi Positifnya?
TAGGED:anakguru pertamaMitha Denniutama
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Lily Jo, Mantan Atlet yang Merambah Dunia Human Capital, Seni, dan Literasi
Next Article Sumur Pengeboran PT Geodipa Alami Ledakan
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Stay Connected

FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow
- Advertisement -
Ad image

Latest News

SD Muhammadiyah Danaraja Sukses Gelar Perjusa di Pinggir Kali Balaran Merden, Pembina HW Berharap Anak Pulang Membawa Nilai Kebaikan
Banjarnegara Pendidikan
Azzahra, Pramuka Garuda SMA Negeri 1 Banjarnegara: Sang Juara Eagle Scout Penegak Putri 2026,
Banjarnegara Jateng
Zulfikar Al Habsy, Sosok Pemuda Inspiratif Banjarnegara Lolos Paskibraka Provinsi Jawa Tengah
Pendidikan
Pramuka Garuda Penegak SMA Negeri 1 Banjarnegara Bersiap Diri dalam Lomba ESA Tingkat Provinsi Jawa Tengah
News
//

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet

Quick Link

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Redaksi Opini

Sign Up for Our Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!

[mc4wp_form id=”55″]

© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Join Us!
Subscribe to our newsletter and never miss our latest news, podcasts etc..
[mc4wp_form]
Zero spam, Unsubscribe at any time.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?