By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Opini Jawa TengahOpini Jawa Tengah
  • Banjarnegara
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Jateng
  • Khazanah
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ruang Ekspresi
Reading: Dianiaya 3 Orang di Jl Kelud Raya Semarang, Warga Gajahmungkur Sempat Masuk RS Kariadi, Ini Kronologinya…
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Opini Jawa TengahOpini Jawa Tengah
  • World
  • Economy
  • Business
  • Industry
Search
  • Banjarnegara
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Jateng
  • Khazanah
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ruang Ekspresi
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
  • Advertise
  • Advertise
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Banjarnegara

Dianiaya 3 Orang di Jl Kelud Raya Semarang, Warga Gajahmungkur Sempat Masuk RS Kariadi, Ini Kronologinya…

Arifin
Last updated: 18 Mei 2022 12:35 12:35
By Arifin
4 Min Read
Share
SHARE

OPINIJATENG.COM – Warga Kecamatan Gajahmungkur berinisial FA (28), Sabtu malam, pukul 23.00 WIB menjadi korban penganiayaan oleh 3 orang tidak dikenal.

Kejadian itu berlangsung saat dia pulang dari kerja.

Mengendarai Vario Abu-abu, FA melewati Jl Kelud Raya dari arah Kaligarang Semarang.

BACA JUGA:Nakal Belum Tentu Kriminal, Resensi Novel Ketapel Karya Wardjito Soeharso

Entah bagaimana kejadiannya, saat itu dia berpapasan dia dengan tiga orang yang naik motor Yamaha Mio warna hitam.

Motor FA dipepet dan diminta oleh tiga pengendara Mio itu untuk berhenti.

Begitu berhenti, seorang di antara tiga orang pengendara Mio itu segera memukul korban.

Kejadian itu terekam video CCTV rumah salah satu warga di TKP, Jl Kelud Raya Semarang.

Di video, nampak FA sudah menangkupkan kedua telapak tangannya, tanda minta maaf.

Namun dua orang itu tetap memukuli korban.

BACA JUGA: Menanti Kepedulian Industri Pengolahan Menengah Besar

Tak berapa lama datang seorang pengendara ojek online (ojol) berusaha melerai.

Namun, pengendara ojol itu malah hampir kena pukul oleh seorang pelaku pengeroyokan FA.

Pengendara ojol itu diusir dari lokasi kejadian sehingga gagal melerai pengeroyokan tersebut.

Selepas perginya pengendara ojol, para pelaku masih menganiaya FA. Bahkan, FA sampai terjatuh dari motornya.

Tak berapa lama, dalam video yang terekan CCTV rumah warga di Jl Kelud Raya itu, yang diunggah akun IG @ressabaskara itu, datang beberapa orang mendekati TKP.

“Ya, Sabtu, 14 Mei 2022, sekitar pukul 23.00 WIB, kakak saya, FA, dalam perjalanan pulang mengendarai motor dari tempat kerjanya melewati Jl Kelud Raya dari arah Kaligarang,” kata Kara, adik sepupu FA kepada opinijateng.com, Selasa 17 Mei 2022.

Di ruas Jalan Kelud Raya dari arah Kaligarang, FA, berpapasan dengan tiga orang mengendarai motor Yamaha Mio warna hitam.

Namun selepas berpapasan, ketiga orang pengendara Mio itu putar balik dan mengejar otor FA.

BACA JUGA: Waspada Penyakit yang Tak Bisa Disembuhkan, Prof Ahmad Rofiq: Buang Semua Penyakit Hati

“Mereka memepet motor kakak saya. Mereka berteriak-teriak menyuruh agar kakak saya menghentikan motornya.”

Saat FA menghentikan motornya, tiba-tiba mereka langsung melakukan pengeroyokan. “Pengendara ojol yang berusaha menolong kakak saya, FA, juga hampir dipukul dan diusir agar tidak ikut-ikutan,” kata Kara.

Beruntung kejadian tersebut terekam jelas melalui cctv salah satu rumah yang kemudian dijadikan barang bukti untuk pelaporan ke Polrestabes Kota Semarang.

Korban kemudian pergi ke RS Kariadi untuk melakukan visum sebagai bahan pelengkap laporan ke Polrestabes Semarang.

Pelaporan diterima oleh petugas jaga Polrestabes Semarang yang kemudian ditindaklanjuti oleh petugas mencari para tersangka penganiaya FA.

Dari hasil visum di RS Kariadi Semarang, FA, mengalami beberapa luka lebam di area wajah, pipi kanan sobek, dan cedera kornea mata sebelah kiri.

BACA JUGA:Dispermades PPKB Banjarnegara Gelar Sosialisasi Terkait Raperbup Sanksi Pelanggaran Disiplin Aparatur Pemerintah Desa

FA sempat menjalani rawat inap di RS Kariadi Semarang. Keesokan harinya FA sudah diperbolehkan pulang untuk menjalani rawat jalan khusus matanya yang masih harus dilakukan observasi intensif.

Kara memperoleh informasi bahwa jajaran Polrestabes Semarang Selasa, 17 Mei 2022 menangkap tiga orang yang mengeroyok kakaknya, FA, di Jl Kelud Raya Semarang, Sabtu 14 Mei 2022 lalu.

“Alhamdulillah mereka sudah ditangkap yang berwajib. Mudah-mudahan mereka segera diproses secara hukum dan mempertanggungjawabkan perbuatannya,” harap Kara.

Kasubsi PIDM Humas Polrestabes Semarang Ipda Andi saat dimintai konfirmasi membenarkan adanya kejadian itu.

“Betul nanti siang akan direncanakan untuk rilis terkait masalah tersebut,” katanya, Rabu, 18 Mei 2022, pagi ini.***

You Might Also Like

KH Zulfa Musthofa: Kita Wajib Bersyukur karena Lahir Jadi Orang Indonesia dan 3 Hal Ini…
Peduli Banjarnegara, Dua Ilmuwan Jepang Blusukan ke Pejawaran
Kamis, 30 Desember 2021 Sertifikat HAKI Lagu Kudangan Diserahkan ke Ahli Waris
BRI Kanwil Semarang – PWI Jateng Bagikan 100 Paket Lebaran Khusus Sahabat Pers
Walikota Hendi: HUT Ke-100 RI, Indonesia dan India Akan Jadi Negara Maju dan Besar Saingi AS dan China
TAGGED:penganiayaanpengeroyokanpolrestabes semarangSemarang
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Nakal Belum Tentu Kriminal, Resensi Novel Ketapel Karya Wardjito Soeharso
Next Article Jangan Sia-siakan Shalat Kita dengan Menebar Fitnah Terhindar dari Stroke, Darah Tinggi, dan Serangan Jantung? Lakukan Saran Prof Ahmad Rofiq Berikut Ini
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Stay Connected

FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow
- Advertisement -
Ad image

Latest News

Ilustrasi fasilitas pengolahan sampah menjadi energi listrik dengan bangunan industri dan cerobong di kawasan hijau.
Sampah Kota Bisa Jadi Listrik, tetapi Mengapa Kebiasaan Warga Tetap Menentukan?
Environment Jateng
Gajah Sumatra bertaring panjang berdiri di tengah hutan tropis yang rimbun.
Hutan Bukit Tigapuluh Bukan Sekadar Rumah Satwa, Masa Depan Masyarakat Juga Dipertaruhkan
Environment Jateng
Sampah plastik dan limbah rumah tangga menumpuk di sepanjang pantai hingga mencemari kawasan laut.
Laut Rusak, Siapa yang Paling Merasakan Dampaknya? Nasib Nelayan dan Masa Depan Pangan Indonesia
Environment Jateng
Seseorang membuang sisa makanan berupa kulit buah dan sayuran ke tempat sampah organik di dapur.
Sisa Makanan di Rumah Bisa Memperparah Krisis Iklim, Ini Cara Sederhana Menguranginya
Environment Jateng
//

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet

Informasi

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Redaksi Opini

Sign Up for Our Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!

[mc4wp_form id=”55″]

© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Join Us!
Subscribe to our newsletter and never miss our latest news, podcasts etc..
[mc4wp_form]
Zero spam, Unsubscribe at any time.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?