17 April 2026 17:27

Produsen Batik Ecoprint di Sukorejo, Gunungpati Dilatih Model Pemasaran Berbasis Medsos dan E-Commerse

0
batik ecoprint Unnes Gunungpati

Hasil pelatihan batik ecoprint yang dilakukan Tim Pelaksana Pengabdian kepada Masyarakat Unnes bertajuk: Intro-produksi dan Pemasaran Batik Ecoprint bagi Kelompok Ibu-ibu PKK RW V Kelurahan Sukorejo Gunungpati Semarang, Sabtu, 2 Juli 2022.

OPINIJATENG.COM – Produsen batik ecoprint di Kelurahan Sukorejo, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang membutuhkan pelatihan model pemasaran berbasis media sosial (medsos) dan e-commerse.

Hal itu diungkapkan Dr Sigit Priatmoko MSi, Ketua Tim Pelaksana Pengabdian kepada Masyarakat Unnes bertajuk: Intro-produksi dan Pemasaran Batik Ecoprint bagi Kelompok Ibu-ibu PKK RW V Kelurahan Sukorejo Gunungpati Semarang, Sabtu, 2 Juli 2022.

“Selain pelatihan model pemasaran berbasis media sosial (medsos) dan e-commerse, produsen batik ecoprint yakni kelompok Ibu-ibu PKK RW V Kelurahan Sukorejo, Gunungpati, Semarang juga membutuhkan program kegiatan pemberdayaan ekonomi untuk menambah pendapatan keluarga. Di samping juga perlu diberikan pemahaman tentang pemanfaatan daun dan bunga yang bisa digunakan untuk pembuatan batik ecoprint,” jelasnya.

BACA JUGA:Kepala UPT Perpustakaan IAIN Kudus, Anisa Listiana Raih Gelar Doktor

Dr Sigit Priatmoko MSi yang juga Ketua Jurusan Kimia FMIPA Unnes itu menambahkan, tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat itu untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mitra yang merupakan kelompok Ibu-ibu PKK RW V di Kelurahan Sukorejo, Gunungpati, Semarang tentang pembuatan batik ecoprint hingga pemasarannya.

Dia menambahkan, pemilihan peserta kegiatan pengabdian didasarkan atas fakta bahwa mereka merupakan kelompok masyarakat yang aktif melakukan berbagai kegiatan sosial keagamaan maupun ekonomi kerakyatan meskipun masih dalam skala kecil.

“Dengan demikian diharapkan dapat mempermudah proses pelatihan dan pendampingan pembuatan batik ecoprint agar mampu menciptakan unit usaha kecil,” ujarnya.

BACA JUGA:Wuquf di Arafah untuk Mengenali Diri Sendiri

Tim pengabdian kepada masyarakat yang diketuai Dr Sigit Priatmoko MSi itu beranggotakan Dr Jumaeri MSi, Dr Harjono MSi, Dr Ir Sri Wahyuni MSi, dengan istruktur pelatihan Dr Triastuti Sulistyaningsih MSi, dan Tendik Martin Sulistyani SPd.

Sedangkan anggota tim dari unsur mahasiswa adalah Resyanti Agustina, Ainuna Fauzia Elqudsy, dan Ridho Prasetyo.

Insruktur pelatihan Dr Triastuti MSi mengatakan, batik ecoprint merupakan batik berbahan dasar alam seperti daun dan bunga.

Para peserta pelatihan produksi batik ecoprint yakni Ibu-ibu PKK RW V Kelurahan Sukorejo Gunungpati Semarang foto bersama tim Pengabdian kepada Masyarakat Unnes yang diketuai Dr Sigit Priatmoko MSi yang juga Ketua Jurusan Kimia FMIPA.

“Batik ecoprint memiliki banyak keunggulan. Antara lain proses produksinya tidak mencemari lingkungan serta bisa melatih kepekaan warna dalam pembuatannya,” jelasnya.

BACA JUGA:Kiat Sukses Yana Priatna: Mengubah Hidup di Bumi Menjadi Berasa di Langit

Metode yang digunakan merupakan kegiatan pelatihan dengan 4 tahapan yakni:

1) Introduksi program dan penegasan kerjasama;
2) Pelatihan pembuatan batik ecoprint serta metode pembuatan produk;
3) Pelatihan pemasaran batik ecoprint;
4) Evaluasi yang berisi uji kompetensi peserta pelatihan pembuatan batik ecoprint, serta bagaimana cara berkreasi untuk mendapatkan hasil batik ecoprint yang nilai jualnya tinggi.

“Motif-motif yang dikembangkan untuk pembuatan batik ecoprint berasal dari berbagai jenis daun dan bunga yang terdapat di wilayah RW V Kelurahan Sukorejo,” katanya.

BACA JUGA:Holywing dan Fenomena Generasi Mabuk

Kelompok Ibu-ibu PKK Kelurahan Sukorejo, Gunungpati, Semarang yang menjadi peserta antusias mengikuti kegitan yang diadakan di Ruang Pertemuan PAUD Cempaka RW V Kelurahan Sukorejo sejak pukul 09.00 WIB hingga pukul 15.00 WIB.

Terlebih saat para peserta diajak praktik membuat batik ecoprint yang hasilnya mereka anggap layak untuk dipasarkan di masyarakat.

Ketua PKK RW V Kelurahan Sukorejo, Fatmawati, mewakili para peserta, berkeinginan menjadikan ecoprint sebagai kegiatan yang akan dilombakan dalam peringatan HUT Proklamasi Kemerdekaan RI Tahun 2022.***

About The Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *