By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Opini Jawa TengahOpini Jawa Tengah
  • Banjarnegara
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Jateng
  • Khazanah
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ruang Ekspresi
Reading: Ketua Dewan Pembina PGRI Banjarnegara Kunjungi Guru Honorer Pejuang Keluarga
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Opini Jawa TengahOpini Jawa Tengah
  • Us Today
  • Us Today
  • Us Today
  • World
  • World
  • World
  • Economy
  • Economy
  • Economy
  • Business
  • Business
  • Business
  • Industry
  • Industry
  • Industry
  • Politics
  • Politics
  • Politics
Search
  • Banjarnegara
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Jateng
  • Khazanah
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ruang Ekspresi
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
  • Advertise
  • Advertise
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Banjarnegara

Ketua Dewan Pembina PGRI Banjarnegara Kunjungi Guru Honorer Pejuang Keluarga

Marzy Kris
Last updated: 2 Februari 2025 18:25 18:25
By Marzy Kris
2 Min Read
Share
Ketua Dewan Pembina PGRI Kabupaten Banjarnegara, Gus Khayat (Pria berpeci) mengunjungi Ibu Siti Nuryati (nomor dua dari kiri) seorang guru Wiyata Bakti SD Negeri 2 Gelang yang sudah berusia 58 tahun/ S_Marzy
SHARE

OPINIJATENG.COM – Ketua Dewan Pembina PGRI Kabupaten Banjarnegara, KH. Khayatul Makki, SH., atau yang akrab disapa Gus Khayat, mengunjungi rumah Ibu Siti Nuryati, seorang guru honorer di SD Negeri 2 Gelang, Kecamatan Rakit. Perempuan berusia 58 tahun ini telah puluhan tahun mengabdi sebagai tenaga pendidik, namun hingga kini belum juga diangkat menjadi PNS maupun PPPK. Selain itu, ia juga menghadapi tantangan berat dalam hidupnya, yakni merawat anaknya yang difabel.

Kunjungan ini berawal dari laporan mengenai perjuangan Siti Nuryati, yang tetap bertahan sebagai guru honorer meskipun menghadapi berbagai kesulitan. Dalam kunjungannya, Gus Khayat mendengarkan langsung kisah perjalanan panjang Siti Nuryati sebagai pendidik sekaligus ibu pejuang bagi anaknya.

“Saya maklum dengan kondisi beliau saat itu. Menghadapi pilihan sulit antara tugas mengajar dan merawat anaknya yang membutuhkan perhatian khusus,” ujar Gus Khayat.

Tahun 2003, Siti Nuryati pernah ditugaskan sebagai guru bantu di SD Negeri 4 Jatilawang, yang lokasinya terpencil dan membutuhkan perjalanan hingga lima jam. Namun, tak bisa ia jalankan karena kondisi keluarganya. Dengan keterbatasan yang ada, ia tetap menjalankan tugasnya sebagai guru honorer di Kecamatan Rakit sambil berjuang merawat anaknya, sementara suaminya bekerja di Jakarta.

Kisah perjuangan Siti Nuryati mengundang rasa haru dan empati. Gus Khayat pun mengajak guru-guru di Banjarnegara untuk peduli terhadap sesama rekan pendidik yang menghadapi kesulitan.

“Misalnya, jika satu guru di Banjarnegara menyisihkan uang Rp 5.000 saja, bisa terkumpul Rp 25 juta untuk mengapresiasi pengabdian dan perjuangan Bu Siti,” ungkapnya.

Sebagai Ketua Dewan Pembina PGRI Kabupaten Banjarnegara, Gus Khayat menegaskan dukungan dan dedikasinya terhadap para pendidik yang masih berstatus honorer.

“Ibu Siti adalah contoh nyata seorang pendidik sejati, yang tetap mengabdikan diri untuk dunia pendidikan meski menghadapi banyak rintangan,” pungkasnya.***

You Might Also Like

Update Penembakan di Semarang, Kapolda Jateng: Kopda Muslimin Sempat Minta Maaf ke Orang Tuanya
Pasha Ungu dan 1000 Penerbang Hadrah Meriahkan Panggung Pembukaan MTQ XXIX Jateng di Lapangan Simpanglima Semarang
Orang Tua Perlu Melek Pendidikan Literasi Digital
Cikal Tukul, Tema Jambore Ranting Penggalang Ramu Rakit Kwartir Ranting Banjarnegara
Jelang Nataru 2022, Kapolres Semarang Perketat Pesta Kembang Api
TAGGED:guru honorerGus KhayatKetua Dewan PembinaPGRI Kabupaten BanjarnegaraSiti Nuryati
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Presiden Prabowo Perjuangkan Makan Bergizi Gratis sejak 2006
Next Article PGRI Banjarnegara Kawal Perjuangan Honorer R3 Menuju Status Penuh Waktu
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Stay Connected

FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow
- Advertisement -
Ad image

Latest News

Ayah dan anak bermain mainan warna-warni bersama di ruang keluarga dengan suasana ceria.
Anak Selalu Ditolong Orang Tua? Kebiasaan Ini Bisa Membuat Kemandirian Anak Sulit Berkembang
Jateng News
Ayah dan ibu mendampingi anak balita bermain warna dan menggambar bersama di meja rumah.
Bukan Cuma Nilai Raport, 5 Kebiasaan Orang Tua Ini Bisa Jadi Bekal Anak Menuju Masa Depan
Jateng News
Kentang goreng berwarna keemasan dengan taburan garam dan rempah, disajikan bersama saus tomat.
Resep Kentang Goreng Krispi Tanpa Tepung, Rahasia Camilan Renyah untuk Temani Waktu Santai
Jateng News
Tumis buncis dengan wortel, irisan sosis, dan cabai merah yang disajikan dalam mangkuk cokelat.
Bingung Menyiapkan Menu Harian? Ini 7 Ide Tumisan Praktis yang Hemat Minyak dan Cocok untuk Keluarga
Jateng News
//

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet

Informasi

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Redaksi Opini

Sign Up for Our Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!

[mc4wp_form id=”55″]

© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Join Us!
Subscribe to our newsletter and never miss our latest news, podcasts etc..
[mc4wp_form]
Zero spam, Unsubscribe at any time.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?