By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Opini Jawa TengahOpini Jawa Tengah
  • Banjarnegara
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Jateng
  • Khazanah
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ruang Ekspresi
Reading: Pidato Sambutan Menteri Agama pada Peringatan Hari Santri Nasional 2021
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Opini Jawa TengahOpini Jawa Tengah
  • World
  • Economy
  • Business
  • Industry
Search
  • Banjarnegara
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Jateng
  • Khazanah
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ruang Ekspresi
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
  • Advertise
  • Advertise
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
News

Pidato Sambutan Menteri Agama pada Peringatan Hari Santri Nasional 2021

admin opini
Last updated: 21 Oktober 2021 11:03 11:03
By admin opini
6 Min Read
Share
Pidato Sambutan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Pada Peringatan Hari Santri Nasional 2021. Gambar: Tangkap Layar Instagram @gusyaqut
Pidato Sambutan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Pada Peringatan Hari Santri Nasional 2021. Gambar: Tangkap Layar Instagram @gusyaqut
SHARE

OPINIJATENG.COM – Pidato sambutan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas pada upacara Peringatan Hari Santri Nasional 2021 selengkapnya bisa dibaca pada artikel ini.

Kementerian Agama (Kemenag) baru-baru ini merilis pidato sambutan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas pada upacara peringatan Hari Santri 22 Oktober 2021.

Diketahui tanggal 22 Oktober 2021 akan diperingati sebagai Hari Santri Nasional (HSN) ke VI 2021, Bagi masyarakat luas yang ingin mengetahui isi Pidato sambutan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas bisa membacanya di bawah ini:

Berikut ini isi Pidato sambutan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, secara lengkap :

AssaIamu’alaikum WarahmatuIIahi Wabarakatuh

Saudara-saudara santri di seluruh Tanah Air yang saya banggakan,

Dalam suasana memperingati Hari Santri tanggal 22 Oktober 2021, marilah kita panjatkan puji dan syukur ke hadirat Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, semoga rahmat, berkah, dan perlindungan-Nya senantiasa menyertai kita semua.

Saudara-saudara sekalian,

Presiden Joko Widodo melalui Keputusan Presiden Nomor 22 Tahun 2015 telah menetapkan tanggal 22 Oktober sebagai Hari Santri.

Penetapan 22 Oktober merujuk pada tercetusnya “Resolusi Jihad” yang berisi fatwa kewajiban berjihad demi mempertahankan kemerdekaan lndonesia.

Resolusi Jihad ini kemudian melahirkan peristiwa heroik tanggal 10 November 1945 yang diperingati sebagai Hari Pahlawan.

Sejak ditetapkan pada tahun 2015, setiap tahun kita rutin menyelenggarakan peringatan Hari Santri dengan tema yang berbeda.

Untuk peringatan Hari Santri Tahun 2021 ini mengangkat tema Santri Siaga Jiwa Raga.

Maksud tema Santi Sraga Jiwa Raga adalah bentuk pernyataan sikap santri lndonesia agar selalu siap siaga menyerahkan jiwa dan raga untuk membela Tanah Air, mempertahankan persatuan lndonesia, dan mewujudkan perdamaian dunia.

Siaga Jiwa berarti santri tidak lengah menjaga kesucian hati dan akhlak, berpegang teguh pada akidah, nilai, dan ajaran lslam rahmatanlil’alamin serta tradisi luhur bangsa lndonesia.

Bila zaman dahulu jiwa santri selalu siap dan berani maju untuk merebut dan mempertahankan kemerdekaan lndonesia, maka santri hari ini tidak akan pernah memberikan celah masuknya ancaman ideologi yang dapat merusak persatuan dan kesatuan lndonesia.

Siaga Raga berarti badan, tubuh, tenaga, dan buah karya santri didedikasikan untuk lndonesia. Oleh karena itu, santri tidak pernah lelah dalam berusaha dan terus berkarya untuk lndonesia.

Jadi, Siaga Jiwa Raga merupakan komitmen seumur hidup santri yang terbentuk dari tradisi pesantren yang tidak hanya mengajarkan kepada santri-santrinya tentang ilmu dan akhlak, melainkan juga tazkiyatun nafs, yaitu mensucikan jiwa dengan cara digembleng melalui berbagai ‘tirakat’lahir dan batin yang diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.

Hadirin yang dimuliakan Allah,

Tema Santri Siaga Jiwa Raga menjadi sangat penting dan relevan diera pandemi Gorona Virus Desease (COVID-19) seperti sekarang ini, dimana kaum santri tidak boleh lengah dalam menjaga protokol kesehatan5M+1D (Memakai Masker, Mencuci Tangan, Menjaga Jarak, Menjauhi Kerumunan, Mengurangi Mobilitas, dan Doa).

Hal ini juga perlu diperhatikan oleh masyarakat lndonesia padaumumnya agar tetap menyiagakan jiwa serta raganya demi kepentingan bangsa lndonesia, terutama dalam rangka bersama-sama untuk bangkitdari dampak pandemi COVID-19.

Kita patut mengapresiasi pengalaman beberapa pesantren yang berhasil melakukan upaya pencegahan, pengendalian, dan penangananatas dampak pandemi COVID-19.

Hal ini menjadi bukti nyata bahwa pesantren juga memiliki kemampuan untuk menghadapi pandemi COVID-19 di tengah berbagai keterbatasan fasilitas yang dimilikinya.

Modal utamanya adalah tradisi kedisiplinan dan sikap kehati-hatianyang selama ini diajarkan oleh para pimpinan pesantren (kiai/nyai) kepadasantri-santrinya.

Tidak lupa pula bahwa keteladanan mereka berkontribusiuntuk mendorong para santri bersedia ikut vaksin yang saat ini sedang diprogramkan oleh Pemerintah.

Santri-santri lndonesia yang saya banggakan,

Kita patut bersyukur karena dua tahun lalu menjelang peringatan Hari Santri 2019, kaum santri mendapatkan ‘kado istimewa’ berupa pengesahan Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2019 tentang Pesantren.

Undang-Undang tentang Pesantren ini berfungsi sebagai rekognisi, afirmasi, dan fasilitasi bahwa pesantren tidak hanya mengembangkan fungsi pendidikan, tetapi juga mengembangkan fungsi dakwah dan fungsi pemberdayaan masyarakat.

Sedangkan Peringatan Hari Santri Tahun 2021 ini, kalanganpe santren kembali mendapatkan ‘kado indah’ dari Presiden Joko Widodo berupa Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2021 tentang Pendanaan Penyelenggaraan Pesantren.

Peraturan Presiden ini secara khusus mengatur tentang dana abadi pesantren yang dialokasikan dalam upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia pendidikan pesantren.

Oleh karena itu, melalui momen Upacara Peringatan Hari Santri Tahun 2021 ini, mari kita bersama-sama mendoakan para pahlawan terutama dari kalangan ulama, kiai, santri yang telah syahid di medan perang demi kemaslahatan bangsa dan agama.

Semoga arwah para pahlawan bangsa ditempatkan yang terbaik di sisi Allah subhanahu wata’ala. Amin.

Selaku Menteri Agama, saya patut menyampaikan terima kasih jugakepada seluruh elemen masyarakat dari Sabang sampai Merauke yang hariini sedang bersuka cita merayakan Peringatan Hari Santri 2021.

Mari kita kepalkan tangan dan bersama-sama mengucapkan.

HARI SANTRi 2021.. SANTRI SIAGA JIWA RAGA.,.!!! ( 3 X )

Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Demikian itu, sambutan sambutan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas pada upacara peringatan Hari Santri 22 Oktober 2021, semoga bermanfaat.***

You Might Also Like

Situs PSSI Kembali Normal Setelah Diretas Hacker yang Kecewa
Film Korea My Sassy Girl, Re-Make My Sassy Girl Versi Indonesia
Doa Sahabat Artis Iringi Kelahiran Anak Kedua Pasangan Baim Wong dan Paula Verhoeven
PPKM Level 3, Mendagri Keluarkan 7 Peraturan untuk Seluruh Wilayah Indonesia
Permintaan Keluarga Jenazah Vanessa Angel dan Bibi Ardiansyah Dimakamkan dalam Satu Liang Kubur
TAGGED:Hari Santri Nasional 2021KemenagKementerian AgamaMenagMenteri AgamaPidatoSambutanYaqut Cholil Qoumas
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Santri, Ulama, dan Pilar Bangsa
Next Article Link Twibbon Hari Santri Nasional 2021. Gambar: Tangkap Layar Twibbonize Download dan Pasang pada Medsos kalian, Berikut Link Twibbon Hari Santri Nasional 2021
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Stay Connected

FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow
- Advertisement -
Ad image

Latest News

Tim pemasaran berdiskusi menganalisis data dan grafik bisnis menggunakan laptop dalam rapat strategi marketing.
Jangan Asal Promosi! Ini Strategi Marketing yang Bisa Membantu Bisnis Lebih Dikenal Pelanggan
Jateng Marketing
Ilustrasi fasilitas pengolahan sampah menjadi energi listrik dengan bangunan industri dan cerobong di kawasan hijau.
Sampah Kota Bisa Jadi Listrik, tetapi Mengapa Kebiasaan Warga Tetap Menentukan?
Environment Jateng
Gajah Sumatra bertaring panjang berdiri di tengah hutan tropis yang rimbun.
Hutan Bukit Tigapuluh Bukan Sekadar Rumah Satwa, Masa Depan Masyarakat Juga Dipertaruhkan
Environment Jateng
Sampah plastik dan limbah rumah tangga menumpuk di sepanjang pantai hingga mencemari kawasan laut.
Laut Rusak, Siapa yang Paling Merasakan Dampaknya? Nasib Nelayan dan Masa Depan Pangan Indonesia
Environment Jateng
//

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet

Informasi

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Redaksi Opini

Sign Up for Our Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!

[mc4wp_form id=”55″]

© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Join Us!
Subscribe to our newsletter and never miss our latest news, podcasts etc..
[mc4wp_form]
Zero spam, Unsubscribe at any time.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?