By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Opini Jawa TengahOpini Jawa Tengah
  • Banjarnegara
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Jateng
  • Khazanah
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ruang Ekspresi
Reading: 4 Kesalahan Orang Tua Tanpa Disadari Merusak Harga Diri Anak
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Opini Jawa TengahOpini Jawa Tengah
  • Us Today
  • Us Today
  • Us Today
  • World
  • World
  • World
  • Economy
  • Economy
  • Economy
  • Business
  • Business
  • Business
  • Industry
  • Industry
  • Industry
  • Politics
  • Politics
  • Politics
  • Banjarnegara
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Jateng
  • Khazanah
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ruang Ekspresi
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
  • Advertise
  • Advertise
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Khazanah

4 Kesalahan Orang Tua Tanpa Disadari Merusak Harga Diri Anak

Sri Setiyowati
Last updated: 28 November 2021 09:11 09:11
By Sri Setiyowati
5 Min Read
Share
4 kesalahan orang tua
4 Kesalahan Orang Tua Tanpa Disadari Merusak Harga Diri Anak/Pixabay
SHARE

OPINIJATENG.COM- 4 kesalahan orang tua tanpa disadari merusak harga diri anak dan membuat anak merasa tidak dihargai.

Pernah terpikir bahwa yang orang tua lakukan seringkali membuat harga diri anak terluka, padahal menurut orang tua apa yang dilakukannya merupakan hal wajar dan untuk kebaikan anak itu sendiri.

Apa kesalahan orang tua tanpa disadari dapat merusak harga diri anak? Kadang kita lupa meski anak-anak tidak melawan hanya diam saja, tetapi dampak yang anak rasakan akan membekas dalam pikiranya.

BACA JUGA :Kunci Jawaban Tema 6 Kelas 5 Halaman 49, 50, 53, 57 Pembelajaran 5 Sub Tema 1 Suhu dan Kalor

Berikut ini 4 kesalahan orang tua tanpa disadari merusak harga diri anak menurut psikolog anak, remaja dan keluarga, Jeffrey Bernstein seperti dikutip OPINIJATENG.COM dari @parentingindonesia.

1. Berteriak

Saat anak melakukan kesalahan, seringkali reaksi orang tua adalah berteriak. Tujuan orang tua berteriak tentunya untuk memperlihatkan bahwa orang tua tidak suka dengan apa yang dilakukan oleh anaknya.

Orang tua juga ingin anak segera mengerti bahwa orang tuanya marah. Namun, apakah orang tua menyadari jika teriakan itu hanya menghentikan kesalahan anak saat itu saja?

Dalam jangka pendek teriakan itu memang menarik perhatian anak dan akan berlangsung jangka pendek saja perubahannya.

BACA JUGA:Di Balik Bayang-bayang Kasih Sayang – 33

Ada dampak yang akan dirasakan oleh anak yakni, teriakan dapat mengurangi keberanian anak dan keinginan untuk melakukan percakapan yang konstruktif bersama orang tuanya.

Anak akan takut mengeluarkan pendapatnya dan menyelesaikan masalah bersama untuk mengatasi konflik.

2. Menyindir

Pernah menyindir anak saat kita mengingatkan kesalahannya. Mungkin pernah ya, tentu saja karena kita ingin anak tahu bahwa pernah melakukan kesalahan dan menjadikan itu pelajaran.

Meski berupa sindiran menggunakan bahasa yang halus, anak tentu saja paham maksud orang tuanya. Atau kadang kita menggunakan kata lain dengan fakta yang dilakukan oleh anaknya.

BACA JUGA:STIE Tambara Wisuda 50 Sarjana, Wakapolres Sampaikan Orasi Kebangsaan

Misalkan, anak melakukan kesalahan atau hal buruk menurut orang tua. Orang tua menyindir dengan kata,”oh, pintar sekali ya kamu.”

Kata pintar tentu tidak mewakili hal buruk yang telah dilakukan oleh anak. Sindiran dapat menyakitkan karena membuat anak merasa malu.

Rasa malu membuat harga diri anak jatuh yang dapat menghambat orang tua untuk berkomunikasi. Rasa percaya anak terhadap orang tua juga berkurang karena anak tidak yakin apa yang dilakukannya mendapat apresiasi dari orangtuanya.

3. Membuat anak merasa bersalah

Kesalahan orang tua yang tanpa disadari salah satunya adalah membuat anak merasa bersalah dengan prilakunya.

Terlebih ketika apa yang dilakukannya membuat orang tuanya harus menanggung kesalah.

BACA JUGA : STIE Tambara Gelar Rapat Terbuka Senat Wisuda Sarjana XI

Kata yang keluar misalnya, ” Mama malu karena kamu membuat anak tetangga terjatuh dan luka. Bisa tidak kamu mainnya hati-hati biar tidak membuat anak lainnya menangis.”

Jika kita melihat kata tersebut sepertinya memang benar supaya anak berhati-hati saat bermain, tetapi kata Mama malu, itu membuat anak semakin merasa bersalah dua kali lipat.

Cukup kita mengingatkan supaya anak hati-hati dalam bermain dan menjaga sikapnya. Saat terjadi peristiwa yang tidak terduga tentu saja kita harus tahu permasalahannya bukan? Meski anak melakukan kesalahan dan kita malu dibuatnya, kita ungkapkan saat peristiwa berlalu bukan saat kejadian langsung kita ungkapkan.

4. Mengungkit masa lalu

Mengungkit kesalahan masa lalu saat anak sudah mulai melupakan tentu membuat anak menjadi tidak percaya diri. Anak berhak mengawali sesuatu yang baru tanpa harus terus mengingat kesalahan yang mungkin saja membuatnya malu.

Dampak yang dirasakan anak jika dia pernah melakukan kesalahan kemudian terus diungkit adalah anak akan mudah merasa dendam jika ada orang lain melakukan kesalahan kepadanya dan sulit memaafkan.

BACA JUGA:Kunci Jawaban Tema 6 Kelas 5 Halaman 49, 50, 53, 57 Pembelajaran 5 Sub Tema 1 Suhu dan Kalor

Hal yang perlu dipelajari anak saat melakukan kesalahan dan sudah terselesaikan yaitu masalah yang telah selesai merupakan bagian dari masa lalu.

Dengan tidak mengungkit kesalahannya, anak akan memiliki motivasi positif dan semakin baik perasaan mereka tentang diri mereka sendiri.

Nah, itulah 4 kesalahan orang tua yang tanpa disadari dapat membuat harga diri anak terluka. Semoga bermanfaat.(Berbagai sumber)***

You Might Also Like

DMI, Ibadah Kurban, dan Wabah PMK?
Lakukan Otopsi, Polisi Tegaskan Kerangka yang Ditemukan di Kendal Laki-laki
Akibat Rajin Salat Subuh yang Banyak Keuntungannya
Memberi Kunci Menjemput Kesuksesan
Doa Berhubungan Intim Suami Istri agar Terasa Nikmat
TAGGED:4 kesalahan orang tuaharga diri anak
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Di Balik Bayang-bayang Kasih Sayang – 34
Next Article Event Borobudur Marathon Meski Pandemi, Event Borobudur Marathon Tetap Digelar, Jumlah Pelari Terbatas
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Stay Connected

FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow
- Advertisement -
Ad image

Latest News

Azzahra, Pramuka Garuda SMA Negeri 1 Banjarnegara: Sang Juara Eagle Scout Penegak Putri 2026,
Banjarnegara Jateng
Zulfikar Al Habsy, Sosok Pemuda Inspiratif Banjarnegara Lolos Paskibraka Provinsi Jawa Tengah
Pendidikan
Pramuka Garuda Penegak SMA Negeri 1 Banjarnegara Bersiap Diri dalam Lomba ESA Tingkat Provinsi Jawa Tengah
News
68 Peserta Resmi Ikuti Pradana Wiyata Permadani Banjarnegara Angkatan XIII
Banjarnegara
//

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet

Sign Up for Our Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!

[mc4wp_form id=”55″]

© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Join Us!
Subscribe to our newsletter and never miss our latest news, podcasts etc..
[mc4wp_form]
Zero spam, Unsubscribe at any time.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?