Ketika Miskin Teman Menghindar, Itu Bagus Kata Gus Baha
Gus Baha/tangkapan layar @kajian.gusbaha
OPINIJATENG.COM- Ketika miskin banyak teman yang menghindar dan menjauh,itu bagus kata Gus Baha. Kehidupan setiap orang pernah merasakan bahagia dan sedih, merasakan kaya dan miskin.
Roda hidup terus berputar. Disaat kaya banyak teman yang mengelilingi sedangkan saat miskin teman menjauh dan menghindar.
Ketika miskin banyak teman yang menghindar, itu bagus kata Gus Baha karena itu memang adat atau ketetapan Allah SWT seperti itu.
BACA JUGA:Malaikat Mendoakan Orang yang Duduk setelah Berjamaah
Ahmad Bahauddin Nursalim atau biasa disebut Gus Baha dia pernah membaca kitab yang hingga sekarang dikenang.
Kitab tersebut membahas tentang alasan mengapa orang saat kaya memiliki banyak teman dan saudara yang mengeliling sedangkan saat miskin orang pergi menghindar.
“Semua adat yang Allah berikan itu baik, bagus. Bayangkan saat kaya punya teman semuanya kaya lalu jatuh miskin ada teman yang datang melihatmu sedang bekerja dan kesusahan, apa tidak malu. Malu pasti,” kata Gus Baha.
BACA JUGA:Tes Kepribadian: Siapa Orang Pertama yang Anda Bantu? Pilihanmu Menggambarkan Karaktermu
Menurut Gus Baha seperti dilansir dari TikTok @Prizka33 oleh OPINIJATENG.COM, 24 Januari 2022, orang yang jatuh miskin didatangi oleh teman saat dulu kaya tentu akan malu. Fitrahnya orang akan malu dilihat saat tidak memiliki apa-apa.
Allah membuat adat seperti ini untuk melindungi harga diri orang tersebut.
“Ketika miskin menjadi tontonan teman-teman itu malu. Bayangkan dulu kaya punya genk Ferari, gank Lamborghini, gank Alparhd,setelah miskin dan bekerja pada orang lain lalu dimarah-marahin sama bos, teman melihat tentu malu,” kata Gus Baha.
Gus Baha mengatakan adat yang ditetapkan Allah itu membawa berkah dan melindungi. Jadi saat jatuh miskin banyak teman menjauh jangan mengeluh.
“Jangan mengeluh saat ditinggal teman, itu berkah. Jangan marah tidak memiliki teman, itu lebih baik daripada malu,” ucap Gus Baha.
Gus Baha mengingatkan semua adat yang buat Allah SWT selalu membawa kebaikan dan keberkahan. Manusia lebih baik menerima semua adat atau ketentuan Allah karena pasti ada banyak hikmah dibalik semua itu.
BACA JUGAPengadian Masyarakat FK UMP di RSI Banjarnegara, dr Titik Teliti Kefir
“Nikmati saja semua adat yang dibuat Allah. Syukuri semuanya, ada hikmah dibalik adat dari Allah,” ujar Gus Baha.
Saat orang jatuh miskin akan banyak orang yang menghindar dan menjauh memang itu sudah menjadi ketetapan Allah SWT. dibalik itu semua ada kebaikan dan keberkahan dari Allah SWT.***
