By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Opini Jawa TengahOpini Jawa Tengah
  • Banjarnegara
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Jateng
  • Khazanah
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ruang Ekspresi
Reading: Pemanfaatan Media Pembelajaran berbasis Augmented Reality ‘AR’
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Opini Jawa TengahOpini Jawa Tengah
  • Us Today
  • Us Today
  • Us Today
  • World
  • World
  • World
  • Economy
  • Economy
  • Economy
  • Business
  • Business
  • Business
  • Industry
  • Industry
  • Industry
  • Politics
  • Politics
  • Politics
  • Banjarnegara
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Jateng
  • Khazanah
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ruang Ekspresi
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
  • Advertise
  • Advertise
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
GagasanPendidikan

Pemanfaatan Media Pembelajaran berbasis Augmented Reality ‘AR’

admin opini
Last updated: 9 Desember 2022 08:22 08:22
By admin opini
4 Min Read
Share
Santi Nurmalitasari, S.Pd
Santi Nurmalitasari, S.Pd
SHARE

Oleh: Santi Nurmalitasari, S.Pd
Pendidik di SDN 1 Wirasaba, Kecamatan Bukateja, Kabupaten Purbalingga

OPINIJATENG.COM – Salah satu faktor penunjang keberhasilan proses belajar mengajar dikelas adalah pemanfaatan media pembelajaran. Hal ini menjadi alasan mengapa pemilihan dalam menetapkan media merupakan hal yang sangat penting dan harus dipertimbangkan oleh guru secara seksama.

Hal ini sejalan dengan apa yang disampaikan oleh Vernon S Gerlach, dan Donal P.Ely didalam buku mereka yang berjudul Teaching and Media “a Fundamental Component of the Systematic Approach to Teaching and Learning is the Selection of Instructional Media”.

Proses pembelajaran mengandung lima komponen komunikasi, guru (komunikator), bahan pembelajaran, media pembelajaran, siswa (komunikan), dan tujuan pembelajaran.

Jadi, Media pembelajaran adalah segala sesuatu yang dapat digunakan untuk menyalurkan pesan (bahan pembelajaran), sehingga dapat merangsang perhatian, minat, pikiran, dan perasaan siswa dalam kegiatan belajar untuk mencapai tujuan belajar.

Oleh karena proses pembelajaran merupakan proses komunikasi dan berlangsung dalam suatu sistem, maka media pembelajaran menempati posisi yang cukup penting sebagai salah satu komponen sistem pembelajaran.

Tanpa media, komunikasi tidak akan terjadi dan proses pembelajaran sebagai proses komunikasi juga tidak akan bisa berlangsung secara optimal.

Salah satu media pembelajaran berbasis TPACK (echnological pedagogical content knowledge) adalah media Augmented Reality (AR). Augmented Reality (AR) dapat didefinisikan sebagai sebuah teknologi yang mampu menggabungkan benda maya dua dimensi atau tiga dimensi ke dalam sebuah lingkungan yang nyata kemudian memunculkannya atau memproyeksikannya secara real time.

AR dapat digunakan untuk membantu memvisualisasikan konsep abstrak untuk pemahaman dan struktur suatu model objek. Beberapa aplikasi AR dirancang untuk memberikan informasi yang lebih detail pada pengguna dari objek nyata. Media merupakan sebuah alat atau objek yang berfungsi sebagai penghubung antara penerima dan pengirim pesan.

Untuk menjalankan sistem AR, minimal terdiri atas kamera, perangkat display, dan dalam kasus-kasus tertentu memerlukan perangkat khusus untuk berinteraksi dengan objek virtual. Perangkat utama yang dibutuhkan untuk menjalankan aplikasi berbasis AR, yaitu display, perangkat input tracking, dan komputer seperti yang diungkapkan oleh Carmigniani dalam “main device for augmented reality are dissplay, input device, tracking, computer” (Carmigni et al, 2010).

Perangkat display digunakan untuk menampilkan gambar atau output hasil proses komputer. Ada tiga jenis display dalam AR yang pertama HMD (Head Mounted Device) yaitu sebuah display yang dipakai kepenggunaannya untuk menampilkan gambar hasil penggabungan lingkungan virtual dengan lingkungan nyata (Carmigniani et al, 2010).

Bentuknya bisa seperti helm, atau seperti kacamata yang merupakan handheld display yaitu semacam perangkat genggam yang memiliki kemampuan menampilkan gambar sekaligus kemampuan proses data dan kemampuan input dan tracking, contohnya seperti smartphone, dan PDA (Carmigniani et al, 2010).

Terakhir adalah spasial AR, dimana citra visual langsung ditampilkan ke objek fisik tanpa penggunanya harus membawa perangkat display, pada spatial augmented reality perangkat disiapkan pada satu tempat dan tidak dapat dipindah pindahkan seperti pada handheld display atau HMD (Carmigniani et al, 2010).

Pemanfaatan media pendidikan menggunakan Augmented Reality dapat merangsang pola pikir peserta didik dalam berpikiran kritis terhadap sesuatu masalah dan kejadian yang ada pada keseharian, karena sifat dari media pendidikan adalah membantu peserta didik dalam proses pembelajaran dengan ada atau tidak adanya pendidik dalam proses pendidikan.

Sehingga pemanfaatan media pendidikan dengan augmented reality dapat secara langsung memberikan pembelajaran dimanapun dan kapanpun peserta didik ingin melaksanakan proses pembelajaran.

Media Pembelajaran AR dapat memvisualisasikan konsep abstrak untuk pemahaman dan struktur suatu model objek memungkinkan AR sebagai media yang lebih efektif sesuai dengan tujuan dari media pembelajaran.

You Might Also Like

Puasa dan Kesalehan Sosial, Ini Keutamaan Tarawih Malam Ke-26
8 Cara Bijak saat Kamu Difitnah Teman Kerja, Nomor 5 dan 7 Bisa Menentramkan Hati
Jelang Detik Sambut Tahun Baru 2022, Negara Mana Paling Awal dan Akhir Merayakannya?
Minyak Goreng, BBM dan Inflasi
Kunci Jawaban Tema 6 Kelas 6 Halaman 8, 10, 11 Pembelajaran 2 Sub Tema 1 Masyarakat Peduli Lingkungan
TAGGED:Augmented RealityMediaPembelajaran
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Di Balik Bayang-bayang Kasih Sayang – 113
Next Article Di Balik Bayang-bayang Kasih Sayang – 114
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Stay Connected

FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow
- Advertisement -
Ad image

Latest News

Azzahra, Pramuka Garuda SMA Negeri 1 Banjarnegara: Sang Juara Eagle Scout Penegak Putri 2026,
Banjarnegara Jateng
Zulfikar Al Habsy, Sosok Pemuda Inspiratif Banjarnegara Lolos Paskibraka Provinsi Jawa Tengah
Pendidikan
Pramuka Garuda Penegak SMA Negeri 1 Banjarnegara Bersiap Diri dalam Lomba ESA Tingkat Provinsi Jawa Tengah
News
68 Peserta Resmi Ikuti Pradana Wiyata Permadani Banjarnegara Angkatan XIII
Banjarnegara
//

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet

Sign Up for Our Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!

[mc4wp_form id=”55″]

© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Join Us!
Subscribe to our newsletter and never miss our latest news, podcasts etc..
[mc4wp_form]
Zero spam, Unsubscribe at any time.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?