By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Opini Jawa TengahOpini Jawa Tengah
  • Banjarnegara
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Jateng
  • Khazanah
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ruang Ekspresi
Reading: Pakar Kebijakan Publik Unej: Isu Penundaan Pilpres 2024 Untungkan Elit Politik
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Opini Jawa TengahOpini Jawa Tengah
  • Us Today
  • Us Today
  • Us Today
  • World
  • World
  • World
  • Economy
  • Economy
  • Economy
  • Business
  • Business
  • Business
  • Industry
  • Industry
  • Industry
  • Politics
  • Politics
  • Politics
Search
  • Banjarnegara
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Jateng
  • Khazanah
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ruang Ekspresi
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
  • Advertise
  • Advertise
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Jateng

Pakar Kebijakan Publik Unej: Isu Penundaan Pilpres 2024 Untungkan Elit Politik

Dwi Widiyastuti
Last updated: 15 Maret 2022 21:42 21:42
By Dwi Widiyastuti
3 Min Read
Share
Hermanto Rohman, pakar Kebijakan Publik Universitas Jember (Unej) jika Pilres 2024 ditunda.
SHARE

OPINIJATENG.COM – Pakar Kebijakan Publik Universitas Jember (Unej) Hermanto Rohman menyatakan, banyak elit diuntungkan jika Pilres 2024 ditunda.

Jika Pilpres 2024 ditunda, banyak elit diuntungkan. Hal itu diungkapkan pakar Kebijakan Publik Universitas Jember Unej Hermanto Rohman.

Banyak elit politik diuntungkan, kata Hermanto Rohman, pakar Kebijakan Publik Universitas Jember (Unej) jika Pilres 2024 ditunda.

Pakar Kebijakan Publik Universitas Jember (Unej) Hermanto Rohman mengatakan, berdasarkan regulasi yang mengatur Pemilu, sudah diatur dalam UUD 1945 pasal 22 E ayat 1 yang menyatakan Pemilu dilaksanakan setiap 5 tahun sekali.

“Kemudian diturunkan dalam UU Pemilu, sehingga jika berjalan normal akan terlaksana Pemilu pada tahun 2024 mendatang,” ujarnya sebagaimana dilansir OPINIJATENG.COM dari portal Jember, Selasa 15 Maret 2022.

BACA JUGA : Wartawan Diminta Tak Pernah Lelah Mengedukasi Masyarakat

Artinya menurut Hermanto, pelaksanaan Pemilu harus dilakukan 5 tahun sekali. Apabila tidak dilakukan maka seperti kabar yang berhembus saat ini, maka jalannya harus melakukan amandemen.

“Semestinya harus melakukan amandemen, jika nantinya tidak amandemen dan melakukan penundaan maka hal ini akan menyalahi regulasi dan konstitusi yang ada pada UUD 1945 dan UU Pemilu,” terangnya.

Maka dirinya menilai dari kacamata politik, bahwa akan terjadi pula penundaan amandemen oleh elit politik tersebut.

“Elit politik bisa saja melakukan penundaan dengan melakukan amandemen aturan atau regulasi yang ada,” imbuhnya.

Dirinya juga menilai, bahwa wacana penundaan ini bisa saja mendasari adanya kondisi akibat soal dampak pandemi COVID-19.

“Karena mungkin penundaan ini dihembuskan, karena saat ini sedang memperbaiki pertumbuhan ekonomi, karena ini dianggap kondisi tertentu,” pungkasnya.

Dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UNEJ ini juga menegaskan, elit politik ternyata juga harus berhitung dampak sosial dan ekonominya apabila penundaan tersebut atau dilakukan pemilu.

“Kalau misal dilakukan penundaan maka elit yang memiliki kekuasaan politik ini, akan tetap terjaga,” jelasnya.

“Misalnya dilakukan pemilu, maka elit politik atau jangan-jangan pebisnis yang diuntungkan oleh kebijakan pemerintahan Jokowi ini, akan merasa kesulitan,” tegasnya.

BACA JUGA :Leni Nurindah: Jangan Pernah Berhenti Bermimpi!

Ia menegaskan bahwa, jika Jokowi mengakhiri masa jabatannya di tahun 2024 mendatang maka para pebisnis tersebut akan terdampak.

Alasannya setiap pergantian kepemimpinan pasti akan membuat kebijakan baru dan pebisnis tersebut akan terdampak.

“Maka hal ini perlu dibukakan big data pertumbuhan ekonomi yang bisa dipahami oleh seluruh masyarakat sehingga bisa disaksikan bersama, karena big data yang diutarakan oleh pak Luhut Binsar Pandjaitan itu belum dirilis secara resmi,” sambungnya.

“Lalu seharusnya ada rilis resmi big data pertumbuhan ekonomi dan sosial kepada publik, apakah hal ini bisa dilakukan penundaan atau tidak,” tutupnya.

Itulah artikel tentang banyak elit politik diuntungkan, kata Hermanto Rohman, pakar Kebijakan Publik Universitas Jember (Unej) jika Pilres 2024 ditunda.

Artikel ini sudah terbit di portal Jember dengan judul: Isu Polemik Penundaan Pilpres 2004, Pakar Kebijakan Publik Unej: Banyak Elit Politik Akan Diuntungkan, dengan link:  https://portaljember.pikiran-rakyat.com/nasional/pr-163977070/isu-polemik-penundaan-pilpres-2024-pakar-kebijakan-publik-unej-banyak-elit-politik-akan-diuntungkan?page=3.***

You Might Also Like

BP4 Jateng Gelar Raker Bersama Keluarga Berfungsi sebagai Lembaga Mediator dan Advokasi
PMI Gelar Pelatihan Upaya Mengurangi Risiko Bencana Alam
Kisah Pengejaran Teroris, Dokter Sunardi Tabrak Satu Mobil dan Dua Motor sebelum Ditembak Densus 88
Lalu Lintas di Jateng Landai, Ganjar Prediksi Peningkatan Malam Hari
Festival Balon Udara Desa Reco Wonosobo Ada 100 Stand UMKM
TAGGED:Elit PolitikHermanto RohmanIsu Penndaan Pilpres 2024Pakar Kebijakan Publik UnejPilpres 2024
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Wartawan Diminta Tak Pernah Lelah Mengedukasi Masyarakat
Next Article UKW Lulus 100 Persen, Wartawan Diminta Jaga Marwah Profesi
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Stay Connected

FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow
- Advertisement -
Ad image

Latest News

Kentang goreng berwarna keemasan dengan taburan garam dan rempah, disajikan bersama saus tomat.
Resep Kentang Goreng Krispi Tanpa Tepung, Rahasia Camilan Renyah untuk Temani Waktu Santai
Jateng News
Tumis buncis dengan wortel, irisan sosis, dan cabai merah yang disajikan dalam mangkuk cokelat.
Bingung Menyiapkan Menu Harian? Ini 7 Ide Tumisan Praktis yang Hemat Minyak dan Cocok untuk Keluarga
Jateng News
Martabak telur goreng berwarna keemasan dengan isian telur dan daun bawang, dipotong menjadi beberapa bagian.
Tak Perlu Beli di Pinggir Jalan, Martabak Telur Kulit Lumpia Ini Bisa Dibuat Sendiri di Rumah
Jateng News
Nasi goreng berbumbu dengan telur mata sapi, irisan cabai merah, daun bawang, dan sambal.
Tak Perlu Timbangan Dapur! Resep Nasi Goreng Takaran Sendok untuk Bekal Sekolah Anak
Jateng News
//

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet

Informasi

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Redaksi Opini

Sign Up for Our Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!

[mc4wp_form id=”55″]

© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Join Us!
Subscribe to our newsletter and never miss our latest news, podcasts etc..
[mc4wp_form]
Zero spam, Unsubscribe at any time.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?