By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Opini Jawa TengahOpini Jawa Tengah
  • Banjarnegara
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Jateng
  • Khazanah
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ruang Ekspresi
Reading: El Nino Picu Gagal Panen,Turunnya Produksi Padi Jawa Tengah
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Opini Jawa TengahOpini Jawa Tengah
  • Us Today
  • Us Today
  • Us Today
  • World
  • World
  • World
  • Economy
  • Economy
  • Economy
  • Business
  • Business
  • Business
  • Industry
  • Industry
  • Industry
  • Politics
  • Politics
  • Politics
  • Banjarnegara
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Jateng
  • Khazanah
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ruang Ekspresi
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
  • Advertise
  • Advertise
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Gagasan

El Nino Picu Gagal Panen,Turunnya Produksi Padi Jawa Tengah

Dwi Widiyastuti
Last updated: 2 November 2023 22:15 22:15
By Dwi Widiyastuti
6 Min Read
Share
Dampak El Nino ini harus mendapat perhatian khusus karena jika tetap terjadi berlarut-berlarut bisa menjadi salah satu penyebab lahan diberakan.
SHARE

OPINI JATENG – El Nino penyebab gagalnya panen saat ini. Kekeringan yang panjang dan melanda setiap wilayah menjadi penyebab turunnya produksi padi di Jawa Tengah. Suasana kering pasti menimbulkan banyak problema.

Seperti dilansir opinijateng.com dari Staff Badan Pusat Statistik kita mengenal Indonesia adalah negara agraris, dan sebagian besar penduduknya bekerja di sektor pertanian. Kondisi tersebut ternyata masih relevan hingga saat ini.

Terbukti dari hasil pendataan Survei Angkatan Kerja Nasional pada Februari 2023 tercatat bahwa hampir 30 persen penduduk Indonesia pekerjaan utamanya di sektor pertanian, tak terkecuali Jawa Tengah.

BACA JUGA: ISMI dan Tantangannya

Sektor pertanian juga bisa dibilang tetap tangguh meski kena terpaan pandemi covid beberapa beberapa tahun lalu, terbukti tetap tumbuh positif disaat sektor-sektor yang lain lain pertumbuhannya negatif.

Berbicara mengenai sektor pertanian variasi komoditasnya beraneka ragam, termasuk didalamnya adalah padi. Padi yang kemudian kita olah menjadi beras. Beras adalah makanan pokok Indonesia, bahkan masih ada dari kita yang belum merasa makan ketika belum mengkonsumsi nasi.

Pada 2023, luas panen padi di Jawa Tengah diperkirakan turun 2,86 persen atau sekitar 0,05 juta hektare dibanding tahun 2022. Dalam panggung nasional luas panen Jawa Tengah termasuk lumbung nasional terbukti dengan luas panen padi di Jawa Tengah pada 2023 diperkirakan sebesar 1,64 juta di hektare disaat luas panen nasional 2023 diperkirakan 10,20 juta hektare.

Perkiraan tersebut berasal dari realisasi luas panen selama Januari hingga September 2023 ditambah potensi luas panen Oktober-Desember. Potensi ini harus kita jaga bersama dari berbagai macam kendala yang mungkin akan menerpa. Kekeringan yang terjadi sebagai dampak El Nino di beberapa kabupaten/kota di Jawa Tengah masih menjadi kendala hingga saat ini.

Semoga rumpun-rumpun padi yang yang sudah ditancapkan oleh tangan-tangan petani tidak ludes diterjang kekeringan. Rumpun-rumpun padi yang baru saja ditanam petani ataupun yang sudah berbulir mempunyai dua kemungkinan yaitu berhasil panen dan gagal panen. Jika rumpun-rumpun tersebut terkena kendala-kendala dan tidak dapat diatasi yang berakibat gagal panen maka realisasi panen padi di Jawa Tengah pada 2023 bisa jadi lebih kecil dari potensi yang diperkirakan.

Hasil yang ditunggu-tunggu dari panen padi adalah produksi padi itu sendiri. Sejalan dengan luas panen, produksi padi di Jawa Tengah pada 2023 diperkirakan mengalami penurunan dibandingkan tahun 2022. Produksi padi di Jawa Tengah pada 2023 diperkirakan sebesar 9,06 juta ton Gabah Kering Giling (GKG) mengalami penurunan 0,04 juta ton GKG dibandingkan tahun 2022 yang sebesar 9,36 juta ton.

Kondisi ini harus menjadi perhatian kita semua. Luasan panen yang menurun diikuti produksi padi yang menurun baik karena serangan faktor alam maupun hama. Serangan hama, serangan banjir pada bulan-bulan awal di tahun 2023, dilanjutkan fenomena kekeringan sebagai dampak El Nino ini harus mendapat perhatian khusus karena jika tetap terjadi berlarut-berlarut bisa menjadi salah satu penyebab lahan diberakan.

Munas Ke-3 ISMI, Ilham Habibie: Ekonomi Umat Bisa Maju jika Para Pengusaha Bersatu

Petani sudah mengeluarkan berbagai modal atau bahkan sampai hutang untuk penggarapan tanaman padi namun jika hasilnya tidak bagus maka petani akan memilih untuk memberakan lahannya.

Di tahun 2022 tercatat lahan pertanian yang diberakan tiap bulannya berkisar belasan ribu hingga ratusan ribu hektare dengan puncak bera terjadi pada bulan Juli-Oktober 2022. Kebutuhan air yang tidak tersedia kemungkinan besar menjadi pemicu lahan diberakan oleh petani pada bulan-bulan tersebut. Bahkan masih terdapat sawah diberakan saat memasuki musim tanam.

Dari hasil pendataan Survei Kerangka Sampel Area (KSA) tercatat lahan pertanian yang diberakan pada Januari-Maret 2022 mencapai 19 ribu hingga 28 ribu hectare setiap bulannya.

Selain karena tidak tersedianya kebutuhan air, petani memilih memberakan lahannya bisa jadi petani trauma dengan gagal panen, sudah berkali-kali menanam padi namun ketika sudah berbulir dan menua habis diluluh lantahkan burung emprit dan tikus.

Masih cukup banyaknya lahan pertanian yang diberakan artinya Jawa tengah sebenarnya masih mempunyai potensi peningkatan luas panen di tahun mendatang. Kerja sama dan gebrakan yang sat-set-sat-set dari berbagai pihak dibutuhkan untuk mendongkrak produksi padi di Jawa Tengah. Penuntasan masalah kekeringan dan serangan hama dibutuhkan dalam tempo sesegera mungkin untuk mewujudkan cita-cita bersama, termasuk senyum para petani kita.

Selain peningkatan produksi hasil pertanian, PR kita selanjutnya adalah regenerasi dan pengolahan hasil tani. Tentu saja hal tersebut bukan semata tanggung jawab pemerintah selaku pembuat kebijakan. Namun butuh kolaborasi dan kerja sama seluruh elemen masyarakat untuk memajukan sektor pertanian dan mengatasi semua persoalan. Kita harus sadar bahwa pertanian adalah salah satu pondasi utama dalam mendorong pembangunan Indonesia.

Kita percaya bersama bahwa Tuhan mengkaruniakan Indonesia ini dengan tanah yng subur, istilah kata orang tua kita “ditanam batang langsung bisa tumbuh”. Sudah sepatutnya kita juga turut menjaga bersama.

Proses pemupukan, pengendalian hama sudah selayaknya tidak terfokus bagaimana pengolaan berhasil untuk musim saat ini saja namun pengelolaan juga harus berorientasi untuk jangka panjang agar tanah ini tetap subur, tetap tersenyum saat petani menanamkan benih di atasnya. Atau lebih sering kita dengan pertanian yang berkelanjutan.***

You Might Also Like

Kantongi 100 Medali Emas, Maitsa Tambah Percaya Diri
Pola Pergerakan Masa Nataru 2021 dan 2022
Subsidi Layanan Transportasi 2023 Naik dari Rp3,01 T Menjadi Rp3,51 T
Minyak Goreng, BBM dan Inflasi
NU di Tengah “Pertarungan” Politik 2024
TAGGED:el ninoJawa Tengahproduksi padi
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article ISMI dan Tantangannya
Next Article Prof Ahmad Rofiq: MTQMN Ke-XVII Upaya Kemendikbudristek Mencetak Generasi Qurani dan Talenta Emas
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Stay Connected

FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow
- Advertisement -
Ad image

Latest News

Azzahra, Pramuka Garuda SMA Negeri 1 Banjarnegara: Sang Juara Eagle Scout Penegak Putri 2026,
Banjarnegara Jateng
Zulfikar Al Habsy, Sosok Pemuda Inspiratif Banjarnegara Lolos Paskibraka Provinsi Jawa Tengah
Pendidikan
Pramuka Garuda Penegak SMA Negeri 1 Banjarnegara Bersiap Diri dalam Lomba ESA Tingkat Provinsi Jawa Tengah
News
68 Peserta Resmi Ikuti Pradana Wiyata Permadani Banjarnegara Angkatan XIII
Banjarnegara
//

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet

Sign Up for Our Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!

[mc4wp_form id=”55″]

© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Join Us!
Subscribe to our newsletter and never miss our latest news, podcasts etc..
[mc4wp_form]
Zero spam, Unsubscribe at any time.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?