15 Januari 2026 05:30

Koncabsus PGRI Kemenag Banjarnegara: Aklamasi Warnai Pemilihan, Anggota Diarahkan Kembali ke Cabang

0
WhatsApp Image 2025-07-20 at 06.58.15

Ketua PGRI Kabupaten Banjarnegara, Heling Suhono, S.Pd., MM., M.Pd., dan jajarannya berfoto dengan Ketua PGRI Cabsus Kemenag terpilih (Foto: Doko H)

OPINIJATENG.COM-Konferensi Cabang Khusus (Koncabsus) PGRI Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Banjarnegara Masa Bakti XXIII sukses diselenggarakan pada Sabtu, 19 Juli 2025, di Aula Kantor Kemenag Banjarnegara. Kegiatan yang menjadi putaran ke-21 dari rangkaian konferensi cabang ini menjadi momen penting dalam mempererat solidaritas dan semangat perjuangan para guru di lingkungan Kemenag.

Acara dihadiri langsung oleh Kepala Kantor Kemenag Banjarnegara, Dr. Karsono, S.Pd.I., MM., selaku Pembina PGRI Cabsus Kemenag. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa PGRI merupakan simbol kekuatan kolektif guru yang harus terus dijaga. Ia menyoroti bahwa masih banyak guru di bawah naungan Kemenag yang membutuhkan dukungan nyata dari organisasi.

Dr. Karsono juga memaparkan kondisi lima kategori guru di Kemenag, mulai dari guru PNS yang mapan, guru PNS di madrasah swasta yang belum sepenuhnya nyaman, guru impasing penerima TPG yang masih bersemangat, guru honorer dengan penghasilan terbatas, hingga guru pejuang ikhlas yang sangat membutuhkan solidaritas organisasi.

Ia juga mengajak seluruh pihak menghapus dikotomi antara guru sekolah dan guru madrasah. “Semua guru adalah pejuang pendidikan, dan semuanya berhak mendapat perhatian yang sama dari PGRI,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua PGRI Cabsus Kemenag masa bakti XXII, Dr. Slamet Wahyudi, M.Pd., menyampaikan perlunya anggota Cabsus yang tersebar di berbagai kecamatan untuk dikembalikan ke cabang teritorial masing-masing. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat pembinaan serta meningkatkan partisipasi aktif para anggota.

Ketua PGRI Kabupaten Banjarnegara, Heling Suhono, S.Pd., MM., M.Pd., mengapresiasi jalannya konferensi. Ia menyatakan bahwa Koncabsus ini merupakan yang ke-21 dan akan disusul oleh Koncabsus Dindikpora pada pekan berikutnya. Ia menegaskan bahwa PGRI adalah rumah besar bagi seluruh guru, tanpa memandang asal institusinya, baik sekolah maupun madrasah.

Dalam pidatonya, Heling juga menyinggung persoalan mendasar dalam pendidikan saat ini, yaitu kekurangan guru dan tenaga kependidikan, baik di lingkungan Dinas Pendidikan maupun Kemenag. Ia menekankan bahwa pendidikan adalah tanggung jawab bersama antara pemerintah, orang tua, dan masyarakat. Oleh karena itu, ketika pemerintah menghadapi keterbatasan dalam pemenuhan kebutuhan pendidikan, masyarakat harus ikut berperan aktif dalam mencari solusi.

Pelantikan Pengurus PGRI Cabang Khusus Kemenag Banjarnegara Masa Bakti XXIII oleh Ketua PGRI Kabupaten Banjarnegara/Doko H

Dalam forum yang berjalan demokratis dan kondusif, pemilihan pengurus masa bakti XXIII dilakukan secara aklamasi. Berikut susunan pengurus terpilih:

  • Ketua: Muhamad Subhan, S.Ag., M.Pd.I

  • Wakil Ketua I: Musrin, S.Pd., M.Pd.

  • Wakil Ketua II: Nur Farida, S.Ag., M.Pd.

  • Sekretaris: Hadi Mulyono, S.Pd., M.Pd.

Usai dilantik, Muhamad Subhan menyampaikan komitmennya untuk bersinergi dengan berbagai pihak dan memperjuangkan aspirasi para guru madrasah. Ia berharap pembinaan terhadap profesionalisme guru madrasah mendapat perhatian yang setara dengan anggota PGRI lainnya.

Koncabsus kali ini bukan sekadar forum pergantian kepengurusan, melainkan juga wujud peneguhan semangat kolektif untuk terus membangun dunia pendidikan Banjarnegara melalui kekuatan solidaritas dan kerja sama yang erat.***

About The Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *