By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Opini Jawa TengahOpini Jawa Tengah
  • Banjarnegara
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Jateng
  • Khazanah
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ruang Ekspresi
Reading: Pengadian Masyarakat FK UMP di RSI Banjarnegara, dr Titik Teliti Kefir
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Opini Jawa TengahOpini Jawa Tengah
  • Us Today
  • Us Today
  • Us Today
  • World
  • World
  • World
  • Economy
  • Economy
  • Economy
  • Business
  • Business
  • Business
  • Industry
  • Industry
  • Industry
  • Politics
  • Politics
  • Politics
Search
  • Banjarnegara
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Jateng
  • Khazanah
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ruang Ekspresi
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
  • Advertise
  • Advertise
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
News

Pengadian Masyarakat FK UMP di RSI Banjarnegara, dr Titik Teliti Kefir

Dwi Widiyastuti
Last updated: 24 Januari 2022 20:57 20:57
By Dwi Widiyastuti
3 Min Read
Share
SHARE

OPINIJTENG.COM –  Titik Kusumawinakhyu M,Biomed., Dosen Fakultas Kedokteran, dan anggota Litbang Rumah Sakit Islam (RSI) Banjarnegara melakukan Pengabdian Masyarakat tentang Pemanfaatan Kefir Sebagai Sajian Gizi untuk pasien.

Pengabdian ini bersama sejumlah mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP).

“Pengabdian masyarakat ini merupakan transfer ilmu pengetahuan serta hasil penelitian berupa susu kefir yang kaya manfaat.

BACA JUGA : Intip Kepribadian Seseorang melalui Tulisan Tangan

Diharapkan nantinya setelah instalasi Gizi dapat memproduksi susu kefir, maka dapat direkomendasikan sebagai  sumber gizi dan nutrisi bagi pasien RSI Banjarnegara.

Pasien yang  mempunyai Penyakit Tidak Menular (PTM) seperti DM dan Hipertensi, dan pasien Non PTM ( penyakit yang dikarenakan virus, bakteri maupun jamur), serta mereka yang sedang dalam pemulihan luka boleh mengomsumsi kefir.

Kefir dipilih karena mudah dibuat serta bermanfaat  dan belum banyak diketahui, juga belum banyak dimanfaatkan secara langsung di fasilitas kesehatan seperti rumah sakit,” kata dr Titik Senin ((24/1/2022) yang dibantu oleh teamnya yaitu Ns.Nur Isnaeni M.Kep. dari Fakultas Kesehatan UMP dan dua mahasiswa Endah dan Miftah.

Titik menambahkan, penelitian dilakukan pada hewan coba mencit Balb/c yang mengalami luka bakar akibat sinar UV B dan menghasilkan bukti yang signifikan dapat menyembuhkan luka bakar.

BACA JUGA : Dua Minggu, Polda Jateng Berhasil Razia 7400 Knalpot Brong

“Banyak penelitian lain secara klinik membuktikan kefir mampu meningkatkan daya tahan tubuh, menekan aktivitas sel kanker, menurunkan kadar gula darah, menurunkan kadar kolesterol, membantu menyehatkan saluran cerna. Secara empiris kefir sudah dikenal di berbagai negara,” tambahnya.

Ia menjelaskan, kefir dapat dibuat dari susu kambing, sapi maupun onta. Susu harus melalui tahap pasteurisasi dengan suhu 71 sampai dengan 7 derajat celcius.

Setelah itu grain atau bibit kefir dimasukan ke dalam susu yang sudah dipasteurisasi dan difermentasikan selama 48 jam, di 24 jam  pertama diaduk, dan di 24 jam selanjutnya dapat dikonsumsi sebagai kefir.

“Hasil riset ini sepertinya sangat sederhana tetapi dapat menghasilkan manfaat positif untuk membantu pasien agar cepat sehat setelah pulang dari RS. Mereka tidak hanya meminum obat, tetapi mendapat produk gizi yang dapat dibawa pulang. Kefir dapat pula disajikan untuk pasien-pasien rawat jalan ketika menunggu antrian. Sehingga RSI Banjarnegara dapat menggunakan hasil riset untuk diterapkan kepada pasien, dan dapat diproduksi sendiri di instalasi gizi,” tandasnya. (Sumber : RSI Banjarnegara)***

You Might Also Like

Verawaty Fajrin Tutup Usia, Erick Thohir: Ikut Berduka atas Meninggalnya Legenda Bulu Tangkis Indonesia
Kecelakaan Maut 2 Bus TransJakarta Tabrakan di MT. Haryono Jakarta Timur, Jatuh Korban Meninggal
Ijtima Ulama MUI Meminta Pemerintah Mencabut Permendikbudristek 30
Bermain Sendiri saat Hujan, Seorang Balita di Batang Tewas Terpeleset ke Kubangan Air
Warga Panik Dengar Ledakan, Kilang Minyak Pertamina RU IV Terbakar
TAGGED:dr TiitikFK UMPKefirpengabdian masyarakatRSI Banjannegara
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Orang Tua Perlu Melek Pendidikan Literasi Digital
Next Article Malaikat Mendoakan Orang yang Duduk setelah Berjamaah
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Stay Connected

FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow
- Advertisement -
Ad image

Latest News

Ilustrasi penari tradisional mengenakan hiasan kepala berwarna emas dan membawa selendang kuning dalam pertunjukan budaya.
Budaya Lokal Bukan Sekadar Tradisi, Ini Peluang Besar bagi Ekonomi Kreatif dan Generasi Muda
Culture Jateng
Ilustrasi parade Cap Go Meh dengan peserta berbaju merah mengarak hiasan ritual di bawah deretan lampion merah.
Cap Go Meh Bukan Sekadar Festival Lampion, Ada Jejak Akulturasi Budaya yang Hidup di Indonesia
Culture Jateng
Ilustrasi pertunjukan Reog Ponorogo dengan topeng singa berhias bulu merak dan penari berkostum merah kuning.
Bukan Cuma Reog, 10 Event Ponorogo 2026 Ini Punya Cerita Budaya hingga Peluang Ekonomi Warga
Culture Jateng
Ilustrasi penampil Festival Rontek Pacitan memainkan alat musik perkusi dengan kostum artistik dan riasan wajah berwarna biru.
Bukan Sekadar Bunyi Kentongan, Ronthek Pacitan Jadi Bukti Tradisi Lokal Bisa Naik Kelas
Culture Jateng
//

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet

Informasi

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Redaksi Opini

Sign Up for Our Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!

[mc4wp_form id=”55″]

© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Join Us!
Subscribe to our newsletter and never miss our latest news, podcasts etc..
[mc4wp_form]
Zero spam, Unsubscribe at any time.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?