By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Opini Jawa TengahOpini Jawa Tengah
  • Banjarnegara
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Jateng
  • Khazanah
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ruang Ekspresi
Reading: Luar Biasa, 66 Lansia Antusias Mengaji di TPQ Plus Al-Qodar Semarang
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Opini Jawa TengahOpini Jawa Tengah
  • World
  • Economy
  • Business
  • Industry
Search
  • Banjarnegara
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Jateng
  • Khazanah
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ruang Ekspresi
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
  • Advertise
  • Advertise
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Banjarnegara

Luar Biasa, 66 Lansia Antusias Mengaji di TPQ Plus Al-Qodar Semarang

Arifin
Last updated: 9 Juni 2022 17:24 17:24
By Arifin
2 Min Read
Share
Suasana ngaji Kelas Orang Tua yang penuh semangat di TPQ Plus Al-Qodar.
SHARE

OPINIJATENG.COM – Luar Biasa. Sebanyak 66 lansia (lanjut usia) antuias mengaji di TPQ Plus Al-Qodar Semarang.

Gedung TPQ Plus Al-Qodar yang baru diresmikan Kepala Kemenag Jawa Tengah H Mustain Achmad, SH MH, dan dihadiri para kiai sepuh MUI Jawa Tengah, 20 Mei 2022, lalu langsung menjadi magnet positif bagi masyarakat setempat.

Selain menjadi sarana pembelajaran diniyah yang efektif bagi usia balita, kaum lansia pun tidak ketinggalan.

BACA JUGA:Dirut RSI Sultan Agung Semarang Lepas Pegawai ke Tanah Suci: Jaga Kesehatan dan Fokus Beribadah

Ada lansia yang mengaji di kelas santri usia 40-60 tahun ke atas, masuk Kelas Orang Tua, sebagai kelas baru yang pengajarannya dimulai 1 Juni 2022.

Gedung TPQ Plus Al-Qodar setelah diresmikan oleh Kepala Kemenag Jawa Tengah H Mustain Achmad, SH MH, dan dihadiri para kiai sepuh MUI Jawa Tengah, pada 20 Mei 2022, kini gedung yang disebut Kepala Kanwil Kemenag Jawa Tengah sebagai termegah dan paling representatif di Jawa Tengah,

Menurut Kepala TPQ Plus Al-Qodar, Choirul Ulil Albab M.Ikom, Kamis, 9 Juni 2022, jumlah santri aktif yang mengikuti pendidikan diniyah di TPQ Plus Al-Qodar mencapai lebih dari 300 orang.

Suasana ngaji Kelas Orang Tua yang penuh semangat di TPQ Plus Al-Qodar.

“Santrinya berusia usia di atas lima tahun hingga 60 tahun. Santri usia anak hingga pemuda masuk di Kelas Ali, Ustman, Umar, Abu Bakar, Hamzam dan Kelas Pemuda yang usianya di bawah 30 tahun.
Kelas santri usia 40-60 tahun ke atas, masuk Kelas Orang Tua, sebagai kelas baru yang pengajarannya dimulai 1 Juni 2022,” jelasnya.

Kelas lansia tersebut tergolong dadakan, lanjut Choirul.

BACA JUGA:Prodi Manajemen Dakwah UIN Walisongo Adakan Uji Tour Guide Bekali Mahasiswa sebelum Lulus

“Kelas itu kami buat seiring permintaan masyarakat. Hanya empat hari dibuka pendaftaran, peserta tercatat 67 orang, terdiri atas 39 perempuan dan 27 pria, yang kemudian dikelompokkan dalam empat kelas dengan empat guru<' ujarnya.Dua kelas untuk perempuan dan dua kelas untuk pria.Kelas Pemuda dan Kelas Orang Tua proses pengajarannya dilaksanakan di malam hari.Rencananya, kata Ulil Albab, pada Agustus 2022, TPQ Plus Al-Qodar akan membuka Kelas Balita dengan usia di bawah lima tahun.Kelas ini dibuka atas desakan masyarakat, yang jumlah pendaftarnya kini mencapai 25 balita.Kelas ini akan diselenggarakan pada pagi hari.BACA JUGA:Bak Angioplasti, Gathering RSI Sultan Agung Semarang Begitu Cair, Mengalir, Segar, dan Renyah

Untuk, Kelas Orang Tua akan dibuat rasio santri dengan pengajar 1:20.

Sehingga untuk kelompok pria bisa ditambah hingga mencapai 40 orang, yang saat ini baru tercatat 27 orang.

Choirul Ulil Albab yang juga dosen Ilmu Komunikasi Universitas Dian Nuswantoro, menjelaskan, dinamai Kelas Orang Tua, karena seluruh peserta usianya di atas 40 tahun, bahkan banyak yang usia lansia hingga bercucu.

“Mereka tidak sekadar senang dapat mengaji di TPQ Plus Al-Qodar tetapi sekaligus bangga disebut santri.”

Bagi Kelas Orang Tua, berkesempatan mengaji diniyah sebagai cita-cita yang akhirnya terwujud, maka kesempatan tersebut tidak akan disia-siakan.

BACA JUGA:Ittihad Jateng Pendidikan Kader Dai Angkatan XVI dan XVII Tingkat Wustho

Ulil Albab menjelaskan, 67 santri Kelas Orang Tua memang tidak semuanya nol dalam membaca Al-Quran, banyak yang sudah dapat membaca tapi belum lancar.

Maka bagi mereka yang sudah bisa tapi belum lancar masuk kelas sendiri, ditambah Kelas yang pesertanya benar-benar masih nol bacaannya.

BACA JUGA:Mencegah Sakit Mata yang Menular

Selain pelajaran intensif baca tulis Al-Quran, juga semua santri dari Kelas Ali hingga Kelas Orang Tua, diperdalam pendidikan diniyah seperti Fiqih, Tareh Islam, Aqidah dan Ahlak, Kitab Kuning dan Hadist, Bagi Kelas orang tua ditambah mengaji Tafsir Al-Quran hingga ilmu kepemimpinan dalam Islam wasathiyah.

“Karena pendidikan di TPQ Plus setara dengan pendidikan di pesantren maka kita menamakan dengan TPQ Plus dan peserta didik semuanya kita sebut santri,” jelas Ulil Albab.

Berfungsi efektinya gedung TPQ Plus Al-Qodar ini, kata Ulil, sebagai bukti TPQ Plus Al-Qodar mampu merealisasikan impian masyarakat Perumnas Sendangmulyo untuk memiliki gedung TPQ yang representatif sebagai tempat mengaji diniyah dari usia anak hingga orang tua.

Yayasan Al-Qodar bersama masyarakat berhasil mewujudkan impian membangun Gedung TPQ Plus dengan biaya Rp1,312 miliar yang kini menjadi pusat pendidikan diniyah.***

You Might Also Like

Kehilangan STNK SPM Honda Supra X Nopol H-6552-UZ Atas Nama Suwarsono Warga Kp Tumpak RT 05 RW 08 Tembalang Semarang
Mbah Yai Darodji: MUI Jateng Berharap Pemilu 2024 Jadi Pesta …
Linda Supriyanti, Ultah Bareng HAB Ke-77 Kemenag Dapat Hadiah Potongan Tumpeng dari Kakanwil Jateng, Siapa Dia?
Satu Abad Harlah ke-97 NU, Rayakan dengan Sederhana dan Hikmad
Demo Dawet Ayu Mewarnai Jambore Kwarran Banjarnegara 2025
TAGGED:Lansia MengajiSemarangTPITPQI Plus Al Qodar
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Dirut RSI Sultan Agung Semarang Lepas Pegawai ke Tanah Suci: Jaga Kesehatan dan Fokus Beribadah
Next Article Literasi Kehamilan Sehat di Indonesia Masih Rendah, Agus Jatmika Soegiarto: Bisnis dan Edukasi Harus Imbang
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Stay Connected

FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow
- Advertisement -
Ad image

Latest News

Seseorang membuang sisa makanan berupa kulit buah dan sayuran ke tempat sampah organik di dapur.
Sisa Makanan di Rumah Bisa Memperparah Krisis Iklim, Ini Cara Sederhana Menguranginya
Environment Jateng
Pemandangan hutan tropis hijau yang lebat dengan pegunungan berkabut sebagai ilustrasi lingkungan hidup.
Hutan Lestari, Warga Sejahtera: Mengapa Menanam Pohon Saja Tidak Cukup?
Environment Jateng
Ilustrasi rumah pintar dua lantai dengan router WiFi yang terhubung ke lampu, kamera keamanan, laptop, ponsel, dan perangkat elektronik.
Teknologi Digital Bukan Sekadar Tren, Ini Cara Masyarakat Bisa Mengubahnya Menjadi Peluang
Electronics Jateng
Sejumlah pekerja mengenakan seragam biru sedang merakit dan memeriksa papan sirkuit elektronik di jalur produksi pabrik.
Industri Elektronika Indonesia Tumbuh 9,20 Persen, Peluang Kerja dan Usaha Lokal Jadi Sorotan
Electronics Jateng
//

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet

Informasi

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Redaksi Opini

Sign Up for Our Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!

[mc4wp_form id=”55″]

© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Join Us!
Subscribe to our newsletter and never miss our latest news, podcasts etc..
[mc4wp_form]
Zero spam, Unsubscribe at any time.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?