By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Opini Jawa TengahOpini Jawa Tengah
  • Banjarnegara
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Jateng
  • Khazanah
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ruang Ekspresi
Reading: Jelajah Pendidik Merah Putih Nasima Tandai Kebersamaan dan Keakraban Mengemban Tugas Pendidikan
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Opini Jawa TengahOpini Jawa Tengah
  • World
  • Economy
  • Business
  • Industry
Search
  • Banjarnegara
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Jateng
  • Khazanah
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ruang Ekspresi
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
  • Advertise
  • Advertise
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Banjarnegara

Jelajah Pendidik Merah Putih Nasima Tandai Kebersamaan dan Keakraban Mengemban Tugas Pendidikan

Dwi Widiyastuti
Last updated: 11 September 2022 21:11 21:11
By Dwi Widiyastuti
5 Min Read
Share
Para peserta Jelajah Pendidik Merah Putih (JPMP) Nasima menembus medan sungai yang penuh batu dan air dalam kegiatan “Lava Tour Wisata Merapi”. Mereka mengendarai hampir seratusan jeep.
SHARE

OPINIJATENG.COM – Jelajah Pendidik Merah Putih (JPMP) Yayasan Pendidikan Islam (YPI) Nasima Semarang mengadakan ziarah dan wisata di Yogyakarta sebagai bukti rasa kebersamaan sebagai pendidik.

Para pendidik Yayasan Pendidikan Islam (YPI) Nasima Semarang merasa bahwa keakraban dan kebersamaan kunci sukses mengemban amanah pendidikan.

Dengan acara ziarah dan tour wisata merapi Jelajah Pendidik Merah Putih (JPMP) YPI mengadakan acara tersebut selama dua hari.

BACA JUGA: S2 MPI IAIN Palangkaraya dan Keluarga Samawa, Prof Ahmad Rofiq: untuk Indonesia Emas 2045

Mereka berziarah ke kompleks makam para ulama pendiri Pondok Pesantren Krapyak di Dongkelan Yogyakarta. Di tempat itu dimakamkan KH Muhammad Munawir dan KH Ali Maksum, serta tokoh lainnya.

KH Hanief Ismail Lc, Ketua Dewan Pembina YPI Nasima memimpin tahlil dan doa. “Saat ini kita menziarahi ulama ahli Al Qur’an dan ahli ilmu yang menjadi guru dari gurunya para guru di Sekolah Nasima. Kita belajar Al Qur’an dari KH Arwani Kudus atau KH Turmudzi Kauman. Beliau berdua merupakan murid KH Munawwir. KH Munawwir belajar kepada KH Sholeh Darat Semarang, Syaikhona Kholil Bangkalan dan sebagainya. Kita pun semakin yakin bahwa sanad keilmuan guru-guru di Sekolah Nasima sangatlah jelas dan berjenjang sampai Nabi Muhammad,” kata Kiai Hanief yang juga Rais Syuriyah PCNU Kota Semarang.

Wakil dari  keluarga Pengasuh Pesantren Krapyak Nyai Nur Hasanah Abdullah, menyambut rombongan Sekolah Nasima di pendapa pengelola makam.

Ketua Panitia pelaksana, TY Raharja SPd mengatakan, kegiatan “Lava Tour Wisata Merapi” terasa menggembirakan. Dengan mengendarai hampir seratusan jeep suasana gembira sangat terasa. Setiap kali singgah di area bekas letusan merapu puluhan tahun lalu, para pendidik mengabadikan dengan swa foto atau foto bersama. Salah satunya berfoto di depan bunker Kaliadem dengan latar belakang gurung Merapi.

Menurutnya pelaksanaan JPMP kali ini terasa begitu spesial, karena setelah lebih dari dua tahun pandemi, pendidik dan tenaga kependidikan di lingkungan YPI Nasima nyaris tidak dapat berkumpul dan berekreasi bersama. Sehingga keakraban dan kebersamaan kali ini sungguh terasa.

Ketua Pengurus YPI Nasima, Dr Indarti MPd menjelaskan, JPMP diikuti 230 orang terdiri dari para organ YPI Nasima, para direktur, serta guru dan tenaga kependidikan KB-TK, SD, SMP, dan SMA Nasima.

Organ yayasan yang ikut kegiatan antara lain Pendiri sekaligus Anggota Pembina YPI Nasima, Hj Djumini Setyoadi SH MKn dan Dewi Nasima Skel MSc, Ketua Pembina YPI Nasima, KH Hanief Ismail Lc, Ketua Pengurus YPI Nasima, Dr Indarti MPd dan Wakil Ketua Pengurus YPI Nasima, Ilyas Johari SPd MM. Kemudian ada Anggota Pengawas YPI Nasima, yaitu Dr H Najahan Musyafak MA, Dr Hj Sri Dewanti Handayani MPd, dan Drs H Nowo Susilo BA.

Objek kegiatan antara lain

Ketua Pengurus YPI Nasima, Dr Indarti MPd Ketika melepas peserta JPMP mengatakan, para guru adalah model sekaligus fasilitator pendidikan seutuhnya bagi peserta didiknya. Mereka perlu memiliki seperangkat kompetensi sekaligus karakter nasionalis agamais sehingga mampu mendidik secara komprehensif.

“Lembaga berkewajiban mengembangkan SDM guru melalui berbagai langkah inovatif,” katanya. JPMP menurut Indarti yang diselenggarakan oleh Sekolah Nasima adalah salah satu langkah inovatif dalam pengembangan SDM guru. Beragam kegiatan reflektif dan rekreatif diadakan utamanya bagi penguatan karakter nasionalis agamais,” katanya.

BACA JUGA: Reviu Buku Kunci Kebahagiaan dalam Perjalanan Risty Khoirunisa

Selain kegiatan ziarah, para peserta menyaksikan Sendratari Ramayana di pelataran kompleks Candi Prambanan sekaligus menjadi puncak kegiatan Jelajah Pendidik Merah Putih (JPMP) Sekolah Nasima 2022.

Kisah perebutan Dewi Sinta, istri Sang Rama saat diculik Rahwana yang begitu melegenda bukan sekadar menghibur para pendidik sekolah Nasima yang memenuhi ruang teater terbuka tersebut, namun juga menjadi suguhan apik tentang bagaimana perjuangan kebenaran melawan kejahatan. Suguhan cerita melalui rangkaian tari-tarian, walau tanpa disertai dialog mampu menuntun para pengunjung memaknai kisah Ramayana.

“Alhamdulillah sangat luar biasa.  Berkumpul bersama dan menjalin keakraban dengan pendiri, pembina, pengawas, pengurus dan berbagai unit dengan bermacam karakter setelah melewati masa pandemi Covid-19 yang mengharuskan untuk berdiam diri dan tidak berkerumun. Akhirnya masa-masa itu bisa dilewati sehingga bisa berbahagia bersama menikmatinya”, kata  TY.

Dengan demikian Jelajah Pendidik Merah Putih Nasima tandai kebersamaan dan keakraban mengemban tugas pendidikan.***

You Might Also Like

Resmi Dilantik, Pengurus dan Perangkat Kelengkapan Organisasi PGRI Kabupaten Banjarnegara Siap Berjuang
Tri Karjono: Banyak Perusahaan di Jateng yang Belum Peduli Statistik
Pasar Manyaran Semarang Dilalap Si Jago Merah, Sekitar 10 Kios Ludes Terbakar
Senator Abdul Kholik Yakini Pesantren Tahfidz MAJT Akan Lahirkan Para Penghafal Alquran Yang Dibutuhkan Masyarakat
Menantikan Wisata dan Kuliner Halal di Kota Semarang
TAGGED:Jelajah Pendidik Merah Putih NasimaJPMPPendidikanSemarangYPI Nasima
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article S2 MPI IAIN Palangkaraya dan Keluarga Samawa, Prof Ahmad Rofiq: untuk Indonesia Emas 2045
Next Article IBN dan Penguatan Kompetensi Akademik Digital Berbasis Moderasi Beragama
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Stay Connected

FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow
- Advertisement -
Ad image

Latest News

Tim pemasaran berdiskusi menganalisis data dan grafik bisnis menggunakan laptop dalam rapat strategi marketing.
Jangan Asal Promosi! Ini Strategi Marketing yang Bisa Membantu Bisnis Lebih Dikenal Pelanggan
Jateng Marketing
Ilustrasi fasilitas pengolahan sampah menjadi energi listrik dengan bangunan industri dan cerobong di kawasan hijau.
Sampah Kota Bisa Jadi Listrik, tetapi Mengapa Kebiasaan Warga Tetap Menentukan?
Environment Jateng
Gajah Sumatra bertaring panjang berdiri di tengah hutan tropis yang rimbun.
Hutan Bukit Tigapuluh Bukan Sekadar Rumah Satwa, Masa Depan Masyarakat Juga Dipertaruhkan
Environment Jateng
Sampah plastik dan limbah rumah tangga menumpuk di sepanjang pantai hingga mencemari kawasan laut.
Laut Rusak, Siapa yang Paling Merasakan Dampaknya? Nasib Nelayan dan Masa Depan Pangan Indonesia
Environment Jateng
//

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet

Informasi

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Redaksi Opini

Sign Up for Our Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!

[mc4wp_form id=”55″]

© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Join Us!
Subscribe to our newsletter and never miss our latest news, podcasts etc..
[mc4wp_form]
Zero spam, Unsubscribe at any time.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?