Orang Ketiga-4
Orang Ketiga/Marzy Krisbiyanto
Part 4
OPINIJATENG.com -“Key ….” Itu suara Aldi. Seketika wajah Key memucat. Refleks ia mendorong Andre yang tengah membelai pipinya. Suara handle pintu diputar. Key panik, sementara Andre justru tampak santai. Key berlari ke arah pintu.
“Sayang, kau mencariku?” tanya Key menghalangi Aldi masuk.
“Kamu ke mana aja, sih?” tanya Aldi. Key mengandeng tangan Aldi, sekilas ia melirik Andre. Lelaki itu hanya bisa menggeleng-gelengkan kepala. Nyaris saja, batin Key.
Aldi kembali ke kantornya selepas makan siang. Key berpisah dengannya di depan restoran.
Baca juga ORANG KETIGA Part 1Orang Ketiga
“Maaf, aku buru-buru balik kantor. Enggak bisa nganterin kamu, Sayang,” ucapnya menyesal.
“Enggak apa-apa, Sayang. Kamu hati-hati, ya,” kata Key memeluk Aldi.
Key berniat kembali ke kantor dengan berjalan kaki. Kebetulan jaraknya tidak terlalu jauh.
“Jadi, tadi dia tidak melihatku?” sebuah suara tiba-tiba di samping Key. Dia Andre. Key menghentikan langkahnya.
“Bisa enggak, jangan kagetin aku?” tanya Key ketus. Dia ingat dengan jelas kejadian di tangga tadi.
“Aku rasa dia sangat mempercayaimu,” kata Andre lagi. Key mempercepat jalannya dan meninggalkan Andre.
Baca juga ORANG KETIGA Part 2 Orang Ketiga
“Kok sewot,” ujar Andre tertawa geli. Key semakin mempercepat langkahnya meninggalkan Andre.
“Sayang, jangan ngambek dong,” seru Andre dengan keras, sukses menarik perhatian pejalan kaki lainnya. Sialan, gerutu Key. Ia memperlambat langkahnya.
“Kau gila ya, mau bikin gosip?” kata Key kesal. Andre tertawa kecil, ia sengaja membuat Key marah.
“Kapan kau ambil bajumu?” tanya Andre. Key menghentikan langkahnya.
“Apa perlu aku bawa ke kantor besok?” tanya Andre lagi.
“Kau ini…,” Key mengepalkan tangannya.
“Sebaiknya pulang kantor kau ambil. Jika tidak, besok aku titipin ke resepsionis sebelum aku tugas luar,” kata Andre dengan santai. Ia melangkah meninggalkan Key yang kesal.
***
Sepulang dari kantor, terpaksa Key mampir ke apartemen Andre. Lelaki itu bisa saja nekat menitipkan pakaiannya di resepsionis. Key tidak mau mengambil risiko.
Key memarkir mobilnya. Ia naik ke lantai 12 menuju apartemen Andre. Ia hanya akan mengambil pakainannya dan langsung pulang. Apalagi sekarang sudah pukul 9 malam. Key ingin segera pulang dan beristirahat.
Baca juga ORANG KETIGA Part 3 Orang Ketiga
Wanita 30 tahun itu menekan bel. Tak ada jawaban. Jangan-jangan, dia belum pulang, batin Key. Ia menekan bel sekali lagi, sambil berusaha menelepon Andre.
Tiga menit kemudian, Andre membuka pintu. Rambutnya basah, sepertinya ia selesai mandi.
“Kenapa lama…,” Belum selesai Key bertanya, Andre menarik tangannya. Key kaget dan terhuyung, dengan sigap Andre memeluknya. Key mencengkeram pundak Andre, mata mereka saling bertatapan.(Bersambung)***
