By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Opini Jawa TengahOpini Jawa Tengah
  • Banjarnegara
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Jateng
  • Khazanah
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ruang Ekspresi
Reading: Di Balik Bayang-bayang Kasih Sayang – 86
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Opini Jawa TengahOpini Jawa Tengah
  • Us Today
  • Us Today
  • Us Today
  • World
  • World
  • World
  • Economy
  • Economy
  • Economy
  • Business
  • Business
  • Business
  • Industry
  • Industry
  • Industry
  • Politics
  • Politics
  • Politics
  • Banjarnegara
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Jateng
  • Khazanah
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ruang Ekspresi
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
  • Advertise
  • Advertise
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Ruang Ekspresi

Di Balik Bayang-bayang Kasih Sayang – 86

Arifin
Last updated: 18 Januari 2022 07:26 07:26
By Arifin
5 Min Read
Share
SHARE

Sejak Minggu 24 Oktober 2021, OPINIJATENG.com menyajikan novel “Di Balik Bayang-bayang Kasih Sayang” karya Wardjito Soeharso, novelis asal Kota Semarang, secara bersambung (serial). Semoga bermanfaat. (red)

Wardjito Soeharso

OPINI JATENG –

Hari Jumat, kebetulan Iben tidak ada kuliah.

Biasanya, dia sudah punya rencana kegiatan untuk mengisi akhir pekan.

Tapi, untuk akhir pekan ini, Iben sengaja tidak membuat rencana apa-apa.

Dia ingin menghabiskan waktu di rumah.

Pukul tujuh, Lita sudah siap di meja makan.

Lita agak kaget ketika melihat Iben sudah rapi duduk di kursi siap untuk sarapan.

Dari pintu kamarnya, Lita berjalan pelan menuju meja makan.

BACA JUGA:Perawat Harus Memiliki Payung Hukum Soal Khitan

Tangannya menenteng tas tangan kecil dan tas kain yang isinya map-map berbagai dokumen.

“Eh, kau Iben. Tumben pagi-pagi begini sudah siap sarapan. Ada kuliah pagi?” tanya Lita sambil menarik kursi dan duduk di seberang Iben.

“Aku tidak ada kuliah hari ini. Hari santai. Jadi, ya pengin santai saja menikmati suasana rumah.” jawab Iben datar sambil menyeruput teh di cangkirnya.

“Baguslah. Akhir-akhir ini kayaknya kamu jarang ada di rumah.”

“Ah, kamu juga to? Kayaknya sekarang sibuk banget dengan urusan perusahaan.”

Lita hanya senyum-senyum kecil. Tangannya meraih piring dan mengambil nasi goreng. Lalu mengambil telur dadar.

“Iya sih. Perusahaan sudah cukup lama tidak ada yang mengurus. Banyak pelanggan pada lari. Ternyata cukup menyita waktu dan pikiran untuk membujuk para pelanggan lama agar kembali ambil kayu ke tempat kita.”

Lita bicara sambil mulai menyuapi mulutnya dengan nasi goreng.

Iben memandangi Lita yang asyik makan.

Pagi ini Lita tampil dengan blus warna hijau pupus cerah.

Celana panjang coklat agak kehijauan.

Cukup serasi dengan blusnya.

Lalu blusnya ditutup dengan blazer tipis warna hijau tua.

Sedang rambutnya tetap diikat model ekor kuda.

Sederhana.

Tapi tetap saja terlihat cantik.

“Ada yang salah dengan bajuku?” tanya Lita tiba-tiba, mengejutkan Iben.

“Ah, tidak. Kamu tampil cukup chic hari ini.” Iben agak gagap menjawab saat ditanya mendadak seperti itu.

“Trims. Kamu gak ke mana-mana kan, hari ini?” tanya Lita, memandang wajah Iben. Dua tiga detik pandangan mata keduanya bertemu. Tapi Iben yang justru segera memalingkan wajahnya.

“Tidak. Aku ingin santai di rumah saja.” jawab Iben, tanpa melihat ke arah Lita.

BACA JUGA:10 Ciri Istri Pembawa Rezeki untuk Suami, Kamu Harus Tahu

“Oke. Selamat santai-santai di rumah. Kalau semua urusan sudah beres, aku nanti juga usahakan secepatnya pulang.” kata Lita. Entah apa maksud Lita bicara seperti itu.

“Yupp. Selamat bersibuk ria dengan pekerjaan, ya…” Iben berseloroh sambil tersenyum.

“Hm…” Lita hanya berdehem kecil. Wajahnya tetap ceria, tersenyum. Lita bangkit dari kursi dan melambaikan tangan pada Iben. Dengan cepat melangkah menuju ruang depan. Dan sebentar kemudian, terdengar mobil Pak Anwar menggerung keluar halaman rumah.

“Den Iben tidak kuliah hari ini ya? Mau dimasakin apa? Ini Mbok mau belanja ke pasar.” Tiba-tiba saja Mbok Siti sudah berdiri di belakang Iben, sudah membawa keranjang rotan untuk belanja. Wajahnya tersenyum cerah. Pertanda suasana hatinya sedang cerah hari ini.

“Eh, Mbok. Iya. Aku pengin tiduran saja hari ini. Masak apa ya? Suasana panas begini kayaknya perlu menu yang segar. Gimana kalau Mbok masak sup ayam untuk makan siang nanti?” Iben memberi ide untuk menu siang nanti.

“Boleh, Den. Nanti Mbok masak sop ayam paling enak di dunia. Hihihi….” Berkata begitu Mbok Siti sudah melangkah menuju pintu depan.

“Mboookk…” Iben setengah berteriak memanggil.

“Ya, Den…” Mbok Siti berhenti melangkah dan menengok ke belakang ke arah Iben.

BACA JUGA:PTA Semarang akan Gelar Diklat Mediator Masalah Keluarga Bekerja Sama dengan BP4

“Ehm.. Tolong belikan beberapa ikat sedap malam, ya. Aku lihat tadi bunga di kamar ibu sudah mulai layu.” Iben mengingatkan.

“Ya, Den. Siap! Memang sudah masuk dalam catatan Mbok.” kata Mbok Siti berbalik lagi dan meneruskan langkah. Sebentar kemudian, tubuh Mbok Siti hilang di balik pintu depan.

KOMENTAR : weesenha@gmail.com***

You Might Also Like

Di Balik Bayang-bayang Kasih Sayang – 113
My Name, Drama Korea Terbaru Han So Hee, Ini Sinopsisnya
Detik Ruhi dan Ruha
Hari yang Ceria di Taman
Di Balik Bayang-bayang Kasih Sayang – 39
TAGGED:Di Balik Bayang-bayang Kasih SayangnovelWardjito Soeharso
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Menu MPASI 6-11 bulan Resep MPASI untuk Bayi usia 6-11 bulan, Membuat Nasi Lumat.
Next Article Harga Minyak Goreng Kebijakan Minyak Goreng Satu Harga, Pemerintah Bantu Ibu Rumah Tangga dan UMKM
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Stay Connected

FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow
- Advertisement -
Ad image

Latest News

Azzahra, Pramuka Garuda SMA Negeri 1 Banjarnegara: Sang Juara Eagle Scout Penegak Putri 2026,
Banjarnegara Jateng
Zulfikar Al Habsy, Sosok Pemuda Inspiratif Banjarnegara Lolos Paskibraka Provinsi Jawa Tengah
Pendidikan
Pramuka Garuda Penegak SMA Negeri 1 Banjarnegara Bersiap Diri dalam Lomba ESA Tingkat Provinsi Jawa Tengah
News
68 Peserta Resmi Ikuti Pradana Wiyata Permadani Banjarnegara Angkatan XIII
Banjarnegara
//

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet

Sign Up for Our Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!

[mc4wp_form id=”55″]

© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Join Us!
Subscribe to our newsletter and never miss our latest news, podcasts etc..
[mc4wp_form]
Zero spam, Unsubscribe at any time.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?