By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Opini Jawa TengahOpini Jawa Tengah
  • Banjarnegara
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Jateng
  • Khazanah
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ruang Ekspresi
Reading: Muniro Wahyuni: Pernah Mengabdi sebagai Pendidik selama 7 Tahun dan Memilih Resign agar Bisa Fokus Mendidik Anak
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Opini Jawa TengahOpini Jawa Tengah
  • Us Today
  • Us Today
  • Us Today
  • World
  • World
  • World
  • Economy
  • Economy
  • Economy
  • Business
  • Business
  • Business
  • Industry
  • Industry
  • Industry
  • Politics
  • Politics
  • Politics
Search
  • Banjarnegara
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Jateng
  • Khazanah
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ruang Ekspresi
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
  • Advertise
  • Advertise
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Gagasan

Muniro Wahyuni: Pernah Mengabdi sebagai Pendidik selama 7 Tahun dan Memilih Resign agar Bisa Fokus Mendidik Anak

Deny Kurniawati
Last updated: 21 Mei 2025 09:03 09:03
By Deny Kurniawati
3 Min Read
Share
Muniro Wahyuni
Muniro Wahyuni
SHARE

OPINIJATENG – Muniro Wahyuni, biasa dipanggil ibu Yuni. Berprofesi sebagai tenaga pendidik di satuan pendidikan anak usia dini.

Selain mengajar, ibu yang memiliki nama pena moemoen.hafiz juga aktif mengikuti seminar dan pelatihan tentang dunia pendidikan.

Ibu satu orang putra ini, pernah menjuarai lomba membuat video pembelajaran daring yang diadakan oleh Ikatan Guru Taman Kanak-kanak Indoneia (PGTKI) kab. Gresik.

BACA JUGA : Beti MC, Sosok Pemerhati Anak yang Mengabdikan Hidupnya untuk Masyarakat

Dia juga memberikan les tambahan kepada anak-anak di jenjang sekolah dasar.

Ketika pandemi covid-19, akhirnya ibu pecinta drama Korea ini mengikuti anjuran suami untuk resign dari tempatnya mengabdi selama 7 tahun agar lebih fokus membimbing dan mengajar anak sendiri yang saat itu sudah masuk kelas 5 Sekolah Dasar.

Memilih resign dari tempat kerja yang telah ditekuni selama bertahun-tahun, bukan pilihan mudah.

Butuh pertimbangan dan persiapan yang benar-benar matang agar nanti tidak menyesal.

Beberapa pertimbangan yang harus dipikirkan sebelum betul-betul resign adalah bagaimana penghasilan setelah resign dan aktivitas setelah resign.

BACA JUGA : Deny Kurniawati: Semoga Tulisan Saya menjadi Kebaikan dan Amal Jariah

Apalagi untuk orang-orang yang terbiasa dengan kesibukan dan akhirnya harus di rumah saja. Butuh penerimaan dan keikhlasan yang luar biasa bagi sebagian orang yang sudah terbiasa bekerja.

Setelah resign ibu yang mempunyai sifat tidak bisa diam ini memiliki banyak waktu luang.

Apalagi masa pandemi covid-19, membatasi pergerakan orang-orang di luar rumah sehingga tawaran untuk les privat semakin bertambah.

Selain mengajar les privat, ibu satu anak yang semasa sekolah sangat aktif mencari uang dan akhirnya terbawa sampai sekarang.

Tidak hanya itu, dia juga memiliki usaha sampingan yang diberi nama Palugada.

BACA JUGA : Berbekal Paket C, Sevi Berhasil menjadi Guru Penuh Prestasi

Palugada singkatan dari “Apa Lu Mau Gua Ada” yang menjual berbagai keperluan rumah tangga, membuat usaha frozen food karena dia berpikir bahwa orang pasti butuh camilan untuk rebahan di rumah.

Usaha sampingan ini akhirnya merambah ke pakaian, sembako, dan alat dapur.

Sifat selalu ingin tahu yang dimiliki oleh ibu satu anak ini akhirnya membawanya bergabung dengan salah satu kelas menulis.

Hal ini tentu saja sejalan dengan hobinya yang suka mengulik hal-hal baru seperti menulis cerita fiksi yang sudah menghasilkan tiga buku antologi.

Diantaranya Semesta Bercinta, Jejak-jejak Kecil Menuju Bulan, dan Dua Arah Mata Angin adalah judul buku antologi yang telah ditulisnya di bawah naungan Bukuinaja yang sekarang berubah nama menjadi BESTIE.

Ditulis oleh Kurniati, penulis di Bestie @belajar_belajarnulisceritafiksi. Jika ingin belajar menulis fiksi dan bergabung kelas Bestie bisa menghubungi bit.ly/Sariagustia.***

You Might Also Like

Sukses Ibu Rumah Tangga, Mulai dari Pengusaha Brownies hingga Penulis
Ini 5 Menu Praktis untuk Menemani Saat Buka atau Sahur di Bulan Ramadhan
MTQN V Korpri Siapkan Generasi Qur’ani
Hati-hati jika Mata Kena Abu Rokok jangan Langsung Diusap
PPKM Banyumas Turun Jadi Level 2, Bupati Minta Jangan Euforia, Tetap Patuhi Prokes
TAGGED:BukuCovid-19di rumahibumasa pandemiMenulisrumah tangga
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Husnayani Hasan Basri Una, Apoteker yang Hobi Mengarang
Next Article Kurnati Kurniati: Doa dan Dukungan Orang Tua menjadi Kunci Kesuksesan
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Stay Connected

FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow
- Advertisement -
Ad image

Latest News

SD Muhammadiyah Danaraja Sukses Gelar Perjusa di Pinggir Kali Balaran Merden, Pembina HW Berharap Anak Pulang Membawa Nilai Kebaikan
Banjarnegara Pendidikan
Azzahra, Pramuka Garuda SMA Negeri 1 Banjarnegara: Sang Juara Eagle Scout Penegak Putri 2026,
Banjarnegara Jateng
Zulfikar Al Habsy, Sosok Pemuda Inspiratif Banjarnegara Lolos Paskibraka Provinsi Jawa Tengah
Pendidikan
Pramuka Garuda Penegak SMA Negeri 1 Banjarnegara Bersiap Diri dalam Lomba ESA Tingkat Provinsi Jawa Tengah
News
//

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet

Quick Link

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Redaksi Opini

Sign Up for Our Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!

[mc4wp_form id=”55″]

© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Join Us!
Subscribe to our newsletter and never miss our latest news, podcasts etc..
[mc4wp_form]
Zero spam, Unsubscribe at any time.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?