By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Opini Jawa TengahOpini Jawa Tengah
  • Banjarnegara
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Jateng
  • Khazanah
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ruang Ekspresi
Reading: Prof Ahmad Rofiq: Puasa, Masjid, dan Pendidikan Anak
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Opini Jawa TengahOpini Jawa Tengah
  • World
  • Economy
  • Business
  • Industry
Search
  • Banjarnegara
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Jateng
  • Khazanah
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ruang Ekspresi
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
  • Advertise
  • Advertise
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Gagasan

Prof Ahmad Rofiq: Puasa, Masjid, dan Pendidikan Anak

Arifin
Last updated: 12 April 2022 11:34 11:34
By Arifin
7 Min Read
Share
Prof. Dr. H. Ahmad Rofiq, MA., Guru Besar Hukum Islam Pascasarjana UIN Walisongo, Ketua PW Dewan Masjid Indonesia (DMI) Provinsi Jawa Tengah (Terpilih), Direktur LPPOM-MUI Jawa Tengah, Ketua Dewan Pengawas Syariah (DPS) Rumah Sakit Islam-Sultan Agung (RSI-SA) Semarang, Koordinator Wilayah Indonesia Tengah Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Pusat dan Anggota Dewan Penasehat Ikatan Ahli Ekonomi Islam Indonesia (IAEI) Pusat.
SHARE

OPINIJATENG. COM – Ramadhan menanamkan sifat dan sikap solidaritas kepada sesama yang hidup dalam kekurangan.

Ibadah puasa di bulan suci Ramadhan, selain mengajar ibadah jasmaniah-ruhiyah, juga menanamkan sifat dan sikap solidaritas kepada sesama yang hidup dalam kekurangan.

Idealnya, seseorang yang diajak untuk berbuat keonaran apalagi melakukan kekerasan, karena puasa itu mengajarkan kelembutan, seharusnya mereka menolak ajakan teman-temannya melakukan kekerasan.

Pada hari pertama Ramadhan, masyarakat yang sedang meningkatkan kekhusyuan ibadah menyambut ibadah puasa, tiba-tiba tersentak dengan perbuatan pidana tiga remaja menyabetkan sabit di Kaligawe Semarang ke arah pemotor di depan gapura Karangkimpul Jalan Kaligawe Kecamatan Gayamsari.

BACA JUGA: Romo Benny: Bijaklah dalam Bermedia, Seminar Pancasila di UKSW

Aksi tiga remaja tersebut terekam kamera CCTV (3/4/2022) dan tersebar di media sosial. Tiga remaja tersebut yakni AK (17), GAP (17), dan MHS (17) warga Tambakrejo kemudian diamankan di Polrestabes Semarang (5/4/2022).

Bagi para orang tua dan pemerhati pendidikan, di Ibu Kota Jawa Tengah, kasus tiga remaja tersebut menyisakan keprihatinan mendalam.
Polrestabes Semarang bergerak cepat untuk mengamankan mereka, namun sepuluh anak yang katanya mengaku ditantang oleh warga Karangkimpul.

Ada langkah yang menarik oleh Kapolsek Gayamsari Kapolsek Gayamsari, Kompol Hengky yakni menempuh restoratif justice, atau semacam pembinaan bukan pemidanaan.

Ini layak diapresiasi.

BACA JUGA: Rahasia di Balik Nikmatnya Ramadhan

Namun demikian, mereka yang masih dalam pengejaran, tetap dilakukan pengejaran dan penangkapan, agar mereka mengetahui dan memahami, bahwa kekerasan apapun bentuknya harus dihentikan. 
 
Salah satu ibadah sunnah yang sangat dianjurkan dalam Bulan Suci Ramadhan, adalah bagaimana membiasakan anak-anak muda millennial dan remaja yang hidup di era industri dan berkembang ke era society, untuk ditanamkan Pendidikan agama dan kebiasaan beribadah di Masjid.
Bangsa ini sangat membutuhkan generasi muda dan remaja millennial namun memiliki pemahaman keagamaan yang memadai, moderat, dan pengamal ilmu agama dan memiliki keunggulan bersaing (competitive advance) dalam percaturan dunia global.  

DMI, Takmir Masjid, dan Orang Tua

Fenomena masih adanya perbuatan pidana disertai dengan kekerasan seperti tersebut di atas, boleh jadi tidak hanya itu, hanya mereka belum terekam oleh CCTV. Mudah-mudahan sih sudah tidak ada lagi.

BACA JUGA:5 Alasan Gorengan Menjadi Makanan Favorit saat Berbuka Puasa

Pimpinan Wilayah Dewan Masjid Indonesia (DMI) Provinsi Jawa Tengah mengajak seluruh Pimpinan Daerah Kabupaten/Kota se-Jawa Tengah untuk mengajak semua Para pengurus takmir, untuk memberikan tambahan perhatian pada generasi millennial agar mereka lebih semangat dan rajin ke Masjid.

Rasulullah Saw mengingatkan: “Ada tujuh orang (golongan) yang akan dilindungi oleh Allah di bawah ‘Arasynya di hari tidak ada lagi perlindungan kecuali perlindungan Allah, ada seorang laki-laki yang hatinya bergantung di masjid karena cintanya, adalah orang/golongan yang hatinya bergantung di masjid sejak keluar dari Masjid dan masuk Masjid lagi” (Riwayat Malik, Muslim, At-Tirmidzi).

Namun dalam Mushannif karya Ibnu Abi Syaibah, bahwa Sulaiman menulis surat kepada Abi Ad-Darda’ “bahwa di bawah perlindungan ‘Arasy
Sementara Imam Al-Munawi dalam Fath al-Qadir menegaskan, bahwa yang dimaksudkan adalah mereka yang mengutamakan shalat berjamaah di masjid.

Dia menanti di Masjid.

Jadi yang dimaksud dengan lelaki yang hatinya bergantung di masjid, bukan karena berlama-lama duduk di masjid, akan tetapi karena menjaga shalat maktubatnya di masjid.

Bahkan lebih dari itu, karena pada dasarnya masjid merupakan pusat pembinana keimanan, ketaqwaan, dan juga semua urusan dunia, seperti politik, ekonomi, keberagamaan, dan persoalan sosial lainnya. 

Di antara instrumennya adalah membuatkan wadah dan kegiatan yang termait dengan information dan teknology (IT) namun content dan substansi kegiatannya, smart dan cocok untuk generasi muda dan remaja.

BACA JUGA:Tambahkan Hafalan Al-Quran agar Ramadhanmu Berkesan, Ini tipsnya

Pemberian skill dan keterampilan kewirausahaan bagi generasi muda millennial, sangat penting, supaya mereka dapat mandiri melalui kegiatan usaha dan ekonomi.

Di masjid-masjid yang jamaahnya banyak, dapat membentuk Lembaga Amil Zakat yang berdiri sendiri, namun yang belum mampu, bisa bergabung dengan Baznas sebagai Unit Pengumpul – dan Pendistribusi – Zakat, agar selain menghimpun dana zakat, juga menjalankan amanat pedistribusian zakat skala prioritas, agar amanat ayat kay laâ yakûna duûlatan baina l-adhniyâ’ minkum artinya “agar harta kekayaan tidak hanya bereda di kalangan orang kaya saja”.
 
Bagi anak-anak perlu diajari menjalani ibadah puasa.

Analog saja dengan perintah menjalankan ibadah shalat pada anak kita, yakni pada saat mereka usia tujuh tahun, dan jika sampai usia sepuluh tahun masih belum mau menjalankan, maka anak boleh diberi “pelajaran” atau Bahasa teksnya “memukul” namun yang tidak menyakiti anak.

Saatnya sahur, anak-anak di ajak ikut sahur.

BACA JUGA:Jangan Harapkan Pahala Puasa Tanpa Bayar Zakat Fitrah

Bahwa besok paginya, jam 09.00 pagi anak tersebut sudah minta “berbuka”, dipersilahkan.

Disarankan, setelah “berbuka jam 09.00” anak tersebut disuruh puasa lagi hingga jam 12.00.

Demikian hari berikutnya, diajari jam belajar puasanya diperpanjang. Insya Allah, anak tersebut sudah terbiasa saat dia baligh, Islam dan berakal sehat (mukallaf).

Semoga di Kota Semarang, tidak ada lagi riminalitas dan siap menjadi Kota Hebat, apalagi yang dilakukan oleh remaja-remaja yang masih bocil (bocah kecil), naudzu biLlah.

BACA JUGA:PKKP Disporapar Jateng Gandeng IPDA Indonesia Kembangkan Wisata Curug Sikopel

Selamat mendidik dan menyiapkan generasi-generasi millenial berhati masjid dan namun siap memiliki keunggulan bersaing di dunia global. Allah a’lam bi sh-shawab. 
 
Prof. Dr. H. Ahmad Rofiq, MA., Guru Besar Hukum Islam Pascasarjana UIN Walisongo, Ketua PW Dewan Masjid Indonesia (DMI) Provinsi Jawa Tengah, Direktur LPPOM-MUI Jawa Tengah.

Prof Ahmad Rofiq juga Ketua Dewan Pengawas Syariah (DPS) Rumah Sakit Islam-Sultan Agung (RSI-SA) Semarang, Koordinator Wilayah Indonesia Tengah Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Pusat dan Anggota Dewan Penasehat Ikatan Ahli Ekonomi Islam Indonesia (IAEI) Pusat.***

You Might Also Like

Generasi Sandwich, Sebuah Beban atau Berkah?
7 Tips agar Aktivitas Belajar Tetap Aktif ketika Menjalankan Ibadah Puasa
Marhaban Bulan Maulid Nabi, Rosul Saw Peletak Fondasi Hidup Ini
Rangkaian Peristiwa Bulan Januari 2021 Peningkatan Pasien Covid 19, Bencana Alam dan Pesawat Jatuh
Raudhah atau Taman Surga dan Aplikasi Eatrmarna, Prof Ahmad Rofiq: Manajemen Baru…
TAGGED:amalan puasa Ramadhanbulan suciIslammuslimProf Ahmad RofiqRamadhan
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Romo Benny: Bijaklah dalam Bermedia, Seminar Pancasila di UKSW
Next Article Menag Yaqut: Madrasah sebagai Garda Depan Akselerasi Digitalisasi
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Stay Connected

FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow
- Advertisement -
Ad image

Latest News

Pelaku UMKM mengemas produk batik untuk pesanan pelanggan dengan bantuan toko online di laptop.
Promosi Ramai, Penjualan Sepi? Ini Strategi Marketing yang Perlu Diubah Pelaku UMKM
Jateng Marketing
Seseorang menganalisis data digital marketing melalui laptop dan tablet dengan tampilan grafik trafik, pengunjung, dan performa pemasaran.
Digital Marketing Bukan Sekadar Jualan Online, Ini Cara UMKM Kecil Menarik Pelanggan Tanpa Bakar Uang
Jateng Marketing
Ilustrasi desain logo dan identitas merek bisnis pada kemasan produk, kartu nama, gelas, tas, dan panduan branding
Promosi Sudah Ramai, tetapi Penjualan Masih Sepi? Ini Kesalahan Marketing yang Sering Diabaikan
Jateng Marketing
Content creator merekam video promosi produk skincare menggunakan smartphone, tripod, dan lampu tambahan.
Konten Media Sosial Ramai Belum Tentu Laris, Ini Strategi Marketing yang Perlu Dicoba Pelaku Usaha
Jateng Marketing

OTOINFO MEDIA GROUP

Satu jaringan media untuk berita otomotif, balap motor, informasi daerah, dan konten digital Indonesia.

Ikuti Media Sosial Kami

Instagram Otoinfo Instagram Info Media Instagram Kabaroto Instagram Opini Banjarnegara TikTok Otoinfo TikTok Opini Banjarnegara YouTube Otoinfo Facebook Otoinfo Facebook Opini Banjarnegara

Jaringan Website

OTOINFO.IDPortal otomotif dan balap KABAROTO.IDBerita otomotif OPINI JATENGInformasi dan opini daerah
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Join Us!
Subscribe to our newsletter and never miss our latest news, podcasts etc..
[mc4wp_form]
Zero spam, Unsubscribe at any time.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?