21 Januari 2026 14:59

Stop Perundungan, Kenali Dampaknya pada Perkembangan Anak, Mau Tahu?

0
bullying-g98d30ac2f_1920

Ilustrasi perundungan/Pixabay

OPINIJATENG.com-Di era banyaknya informasi dan komunitas yang ada pasti terjadi sesuatu persaingan. Banyak hal yang mungkin terjadi karena ketidak sepahaman situasi. Pasti banyak keinginan dan impian yang ingin diraih. Kemauan, optimisme, dan semangat merupakan kunci utama meraih suatu kesuksesan.

Untuk meraih itu, banyak rintangan dan godaan yang meghadang. Salah satunya adalah perundungan atau bullying.

Pernakah kamu mengalaminya?

BACA JUGA: Warga Panik Keluar Rumah, Rentetan Gempa Guncang Salatiga-Ambarawa

Perundungan dalam KBBI lebih dikenal dengan istilah yang memiliki arti proses, cara, perbuatan merundung yang dapat diartikan sebagai seorang yang menggunakan kekuatan untuk menyakiti atau mengintimidasi orang-orang yang lebih lemah darinya, biasanya dengan memaksa untuk melakukan apa yang diinginkan oleh pelaku.

Perundungan dapat dilakukan secara verbal, fisik, ataupun sosial. Baik di dunia nyata maupun dunia maya. Hal ini akan mengakibatkan seseorang merasa tidak nyaman, sakit hati bahkan tertekan. Perundungan telah terjadi apabila seseorang sudah merasa tidak nyaman dan sakit hati atas perbuatan orang lain padanya.

Dampak perundungan berakibat fatal pada perkembangan anak. Simak ulasan berikut:

BACA JUGA: Liga Spanyol: Real Madrid vs Barcelona, Ancelotti: Bukan Pertandingan Biasa

1. Aspek Fisik Motorik
Korban perundungan dapat mengalami cedera dan terganggu perkembangan fisik motoriknya.Hal ini disebabkan tindakan kekerasan yang dialami seperti cubitan, memar dan lain-lainnya.

2. Aspek Kognitif
Perasaan takut yag dialami anak yang mengalami perundungan menyebabkan ia tak berani mengungkapkan ide. Otomatis rasa percaya dirinya hilang dan potensi kognitif tidak maksimal.

3. Aspek Sosial Emosional
Pelaku perundungan berpotensi mengalami gangguan perkembangan sosial emosional, seperti sikap arogan, pemarah, dan suka melanggar aturan.
Korban perundungan mengalami gangguan kecemasan, depresi sehingga perkembangan sosial tidak bagus, seperti murung, dan emosi tidak terkontrol.

BACA JUGA: Cara Cepat Share Video Facebook ke WhatsApp

4. Aspek Bahasa
Perundungan dalam bentuk verbal biasanya menggunakan bahasa yang kasar dan merendahkan orang lain. Akibatnya perkembangan bahasa anak dalam jangka panjang jelek misalnya terbiasa berkata kasar dan suka mengejek.

Yukk stop perundungan dan berlatihlah menggunakan bahasa yang baik dan sopan. Bijaklah dalam berinteraksi.(Dari berbagai sumber)***

About The Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *