15 Desember 2025 00:09

Meningkatkan Mutu Pelayanan, Pengemudi Bus Trans Banyumas Ikuti Pelatihan dan Sertifikasi

0
WhatsApp Image 2021-11-26 at 11.09.10

Meningkatkan Mutu Pelayanan, Pengemudi Bus Trans Banyumas Ikuti Pelatihan Dan Sertifikasi/Humas Prokopim Banyumas

OPINIJATENG.COM-Pengemudi bus Trans Banyumas mengikuti pelatihan dan sertifikasi mengemudi, Kamis, 25 November 2021.

Calon pengemudi melaksanakan kegiatan tersebut di Hall Hotel Java Heritage Purwokwerto.

Proses sertifikasi memberikan kemudahan pengemudi untuk melaksanakan tugas sebagai pengemudi yang berkualifikasi. Tentunya harus mendapat hasil yang baik dan lulus.

“Kementrian Perhubungan dalam hal ini Direktorat Perhubungan Darat bekerja sama dengan Dinas Perhubungan Kabupaten Banyumas menyelenggarakan pelatihan sertifikasi pengemudi setelah mereka mengikuti open rekruitmen dan seleksi yang meliputi administrasi kemudian psikologi.

BACA JUGA:Tiga Koridor dibuka, Bus Trans Banyumas Diluncurkan Bulan Desember

“Ada 110 pengemudi yang diterima. Kemudian berlanjut mengikuti kegiatan pelatihan. Kegiatan awal kegiatan sertifikasi, setelah itu mereka mengikuti pelatihan,” kata Agus Nur Hadie Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Banyumas.

Pengemudi Bus the Service Bus Trans Banyumas mempelajari cara mengemudi yang baik sebagai materi utama.

Ciri khas dari pengemudi Bus Trans Banyumas harus berbeda dengan pengemudi armada lain.

Selain tahu aplikasi, tahu disiplin berpakaian, disiplin waktu tempuh dan tepat tiba di halte dan pos perhentian.

BACA JUGA:Bansos PKH Tahap 4 Sudah Dapat Dicairkan, Cek Aplikasi Bansos

“Itulah modal pelayanan yang paling ditonjolkan dalam program ini,” tambah Agus Nur hadie menambahkan.

Dalam hal ini Agus menambahkan informasi mengenai jumlah pendaftar. Ada 3867 pendaftar. Setelah diseleksi administrasi, psikologi terpilih 110 yang masuk administrasi. Termasuk tenaga tata usaha, tenaga akuntasi, dan petugas keamanan.

Agus menambahkan ada 3867 pendaftar, namun setelah melalui seleksi administrasi, psikologi dan sebagainya terpilih 110 orang termasuk tenaga tata usaha, tenaga akuntansi dan petugas keamanan.

BACA JUGA:Mencegah Perkawinan Anak, BP4 Jateng Gandeng BKKBN

“Pelatihan calon pengemudi Bus Trans Banyumas layaknya sekolah mengemudi. Selama pengemudi hanya mengenal praktik, secara teorinya masih masih kurang. Ini yang menjadi titik berat pelatihan,” lanjut Kepala Dinhub.

Hal senada Agus juga menjelas pelatihan bagi pengemudi bukan belajar mengendara. Lebih menekankan pada materi-matri teori, attitude dan praktik sefety driving.

Narasumber dari pelatihan dari Indonesia Defensive Driving Center (IDDC) Servise sekaligus berwenang memberikan sertifikasi.

BACA JUGA:Angka Perceraian Tinggi, BKKBN dan BP4 Bersinergi untuk Menurunkan

“Fokus dari pelatihan adalah perubahan perilaku yang berbeda seorang pengemudi. Tidak hanya beretika, mempunyai perilaku yang baik, juga mempunyai antisipasi yang bagus. Pengemudi yang berkualitas selalu memperhatikan aturan dan peraturan yang berlaku di Indonesia. Tahu undang-undang lalu lintas angkutan jalan Nomor 22 Tahun 2009 dengan peraturan-peraturan pemerintah yang ada untuk melaksanakan keselamatan berkendara di Indonesia,” katanya.

Harapan dari pelatihan tersebut meningkatkan mutu pelayanan kepada masyarakat. Pengemudi berkualitas dan bersertifikasi sesuai standar pengemudi.(Sumber Humas Prokopim Banyumas)***

About The Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *