By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Opini Jawa TengahOpini Jawa Tengah
  • Banjarnegara
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Jateng
  • Khazanah
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ruang Ekspresi
Reading: Di Balik Bayang-bayang Kasih Sayang – 135
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Opini Jawa TengahOpini Jawa Tengah
  • Us Today
  • Us Today
  • Us Today
  • World
  • World
  • World
  • Economy
  • Economy
  • Economy
  • Business
  • Business
  • Business
  • Industry
  • Industry
  • Industry
  • Politics
  • Politics
  • Politics
Search
  • Banjarnegara
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Jateng
  • Khazanah
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ruang Ekspresi
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
  • Advertise
  • Advertise
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Ruang Ekspresi

Di Balik Bayang-bayang Kasih Sayang – 135

Arifin
Last updated: 28 Februari 2022 10:38 10:38
By Arifin
3 Min Read
Share
SHARE

Sejak Minggu 24 Oktober 2021, OPINIJATENG.COM menyajikan novel “Di Balik Bayang-bayang Kasih Sayang” karya Wardjito Soeharso, novelis asal Kota Semarang, secara bersambung (serial). Semoga bermanfaat. (red)

Wardjito Soeharso

OPINI JATENG –

Sebentar kemudian terdengar pintu depan rumah terbuka.

Ada orang berjalan melintas halaman mendekati pintu gerbang.

Ada bunyi orang membuka pintu gerbang.

Lalu, pintu gerbang kayu itu terkuak membuka.

Wajah kuyu wanita tua muncul dari dalam.

“Selamat siang, Mbok. Kami dari kepolisian Gajah Mungkur, ingin ketemu Pak Theo. Bisakah?” tanya Kapolsek sopan.

Tubuhnya agak sedikit membungkuk.

BACA JUGA: Ada Apa dengan Shalat Kita?

“Oh, Pak Polisi. Maaf. Rumah sedang kosong. Hanya saya yang menunggu rumah.”

jawab wanita tua yang tak lain adalah Mbok Siti. Pembantu keluarga Theo.

“Lho, rumah kosong? Pak Theo sedang pergi ke mana, Mbok? Apa sedang pergi dengan Bu Lita?” tanya Kapolsek lagi. Menyelidik.

“Tidak. Tuan Theo mendadak sakit tadi pagi. Dibawa ke rumah sakit. Katanya serangan jantung. Sedang Bu Lita, istrinya…..” Mbok Siti tidak melanjutkan ceritanya.

Dia malah menangis di depan Kapolsek.

Kapolsek memegang pundak Mbok Siti.

Dituntunnya Mbok Siti berjalan masuk kembali ke dalam rumah.

Mbok Siti didudukkan di sofa ruang tamu.

Kapolsek sendiri duduk di depan Mbok Siti.

Dibiarkannya Mbok Siti menangis cukup lama.

Kapolsek menunggu.

Sopirnya menutup pintu gerbang kayu.

BACA JUGA: Suka Duka Pengemudi Truk

Lalu ikut duduk menghadapi Mbok Siti.

“Baiklah, Mbok. Coba ceritakan kepada kami, apa yang terjadi dengan keluarga Pak Theo, setelah selesai acara pesta tadi malam?” tanya Kapolsek pada Mbok Siti.

Mbok Siti mengusap matanya yang merah dan sembab.

Sepertinya Mbok Siti sudah menangis sejak tadi sebelum Kapolsek datang.

Dan, mulailah Mbok Siti bercerita, apa yang dilihatnya semalam.

Tragedi keluarga Theo yang berakhir dengan sangat memilukan.

Iben pergi dari rumah.

Lita juga memaksa pergi dari rumah, dengan menggendong bayinya, walau harus menembus derasnya hujan.

Dan akhirnya Theo pun harus dilarikan ke rumah sakit karena mendadak terkena serangan jantung.

BACA JUGA:Keluhan Pengemudi Truk

Kapolsek Gajah Mungkur mendengarkan dengan cermat semua cerita Mbok Siti.

Sesekali dia memotong cerita dengan pertanyaan.

Lalu membuat beberapa catatan di buku nota kecilnya.

KOMENTAR : weesenha@gmail.com***

You Might Also Like

Di Balik Bayang-bayang Kasih Sayang – 14
Di Balik Bayang-bayang Kasih Sayang – 11
Di Balik Bayang-bayang Kasih Sayang – 134
Semarang Fashion Trend 2022: Angkat Wastra Jawa dalam Panggung Mode
Di Balik Bayang-bayang Kasih Sayang – 73
TAGGED:Di Balik Bayang-bayang Kasih SayangnovelWardjito Soeharso
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article BKKBN, Agama, dan Pendewasaan Usia Nikah Atasi Stunting
Next Article Di Balik Bayang-bayang Kasih Sayang – 136
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Stay Connected

FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow
- Advertisement -
Ad image

Latest News

Ayah dan anak bermain mainan warna-warni bersama di ruang keluarga dengan suasana ceria.
Anak Selalu Ditolong Orang Tua? Kebiasaan Ini Bisa Membuat Kemandirian Anak Sulit Berkembang
Jateng News
Ayah dan ibu mendampingi anak balita bermain warna dan menggambar bersama di meja rumah.
Bukan Cuma Nilai Raport, 5 Kebiasaan Orang Tua Ini Bisa Jadi Bekal Anak Menuju Masa Depan
Jateng News
Kentang goreng berwarna keemasan dengan taburan garam dan rempah, disajikan bersama saus tomat.
Resep Kentang Goreng Krispi Tanpa Tepung, Rahasia Camilan Renyah untuk Temani Waktu Santai
Jateng News
Tumis buncis dengan wortel, irisan sosis, dan cabai merah yang disajikan dalam mangkuk cokelat.
Bingung Menyiapkan Menu Harian? Ini 7 Ide Tumisan Praktis yang Hemat Minyak dan Cocok untuk Keluarga
Jateng News
//

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet

Informasi

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Redaksi Opini

Sign Up for Our Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!

[mc4wp_form id=”55″]

© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Join Us!
Subscribe to our newsletter and never miss our latest news, podcasts etc..
[mc4wp_form]
Zero spam, Unsubscribe at any time.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?