By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Opini Jawa TengahOpini Jawa Tengah
  • Banjarnegara
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Jateng
  • Khazanah
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ruang Ekspresi
Reading: Djoko Setidjowarno: Mudik, jika Lelah Beristirahatlah
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Opini Jawa TengahOpini Jawa Tengah
  • Us Today
  • Us Today
  • Us Today
  • World
  • World
  • World
  • Economy
  • Economy
  • Economy
  • Business
  • Business
  • Business
  • Industry
  • Industry
  • Industry
  • Politics
  • Politics
  • Politics
Search
  • Banjarnegara
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Jateng
  • Khazanah
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ruang Ekspresi
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
  • Advertise
  • Advertise
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Gagasan

Djoko Setidjowarno: Mudik, jika Lelah Beristirahatlah

Arifin
Last updated: 14 April 2022 23:04 23:04
By Arifin
6 Min Read
Share
mobil menabrak pembatas jalan
Sebuah mobil menabrak pembatas jalan di jalan Banjarnegara-Wonosobo. Dok.pribadi.
SHARE

Ngantuk atau lelah jika dipaksakan mengemudi akan berakibat fatal. Ilustrasi kecelakaan tunggal di jalan raya Wonosobo-Banjargara, beberapa waktu lalu. (Foto: Ali Arifin/Opinijateng.com)

OPINIJATENG.COM – Komisi Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) memperkirakan sekitar 80 persen kecelakaan lalu lintas disebabkan kelelahan.

Pentingnya mengutamakan keselamatan, sebab keselamatan adalah terhindarnya seseorang dari risiko terjadi kecelakaan lalu lintas di jalan.

Jika tidak ingin celaka, maka pahami resikonya dan hindari atau kendalikan

Hasil survey ke tiga Badan Litbang Perhubungan yang dilakukan 22 – 31 Maret 2022, diperkirakan 85,5 juta orang akan melakukan perjalanan mudik Lebaran.

BACA JUGA: 5 Tips Semangat Belajar saat Bulan Ramadhan

Secara kuantitas, jumlah kendaraan pribadi 39,8 juta orang (mobil pribadi 22,9 juta orang dan sepeda motor 16,9 juta orang).

Disusul angkutan darat dengan kendaraan umum 25,7 juta orang (bus 14,1 juta orang, mobil sewa 6,7 juta orang, mobil travel 4,5 juta orang dan taksi daring 0,4 juta orang); transportasi udara 8,9 juta orang; kereta api 7,6 juta orang; transportasi air 2,4 juta orang (kapal laut 1,4 juta orang dan kapal penyeberangan 1 juta orang); kereta perkotaan (KRL/MRT/LRT) 0,6 juta orang; sepeda 0,4 juta orang; dan angkutan lainnya 0,1 juta orang.

KNKT (14 April 2022) memberikan himbauan keselamatan bagi pemotor, kendaraan pribadi, kendaraan bus dan penumpang, dan pengguna bus wisata.

Keselamatan pemotor

Memberikan himbauan untuk tidak mudik dengan motor untuk jarak lebih dari tiga jam melalui media, bekerjasama dengan Astra Honda Motor untuk memberikan pemahaman keselamatan, memberikan himbauan ke Badan Pengelola Transportasi Daerah (BPTD) dan Dinas Perhubungan (Dishub) tempat-tempat rawan kecelakaan agar memasang banner untuk tidak menggunakan motor matic pada daerah turunan curam seperti, Batu-Cangar, Gunung Lio, daerah Wonogiri, Bawang-Dieng, Cijapati Garut dll.

BACA JUGA: Aktif selama Ramadhan: Bekerja, Urusan Rumah Tangga, Ibadah, Nomor 3 Jangan Lupa

Meminta bantuan Dishub dan BPTD untuk memasang himbauan berupa bener di semua jembatan timbang agar:

(1) jika lelah beristirahatlah,

(2) jika anda berpuasa lebih sering untuk beristirahat,

(3) sebaiknya melakukan perjalanan setelah anda berbuka puasa,

(4) menyiapkan motornya agar laik untuk perjalanan,

(5) melakukan pengecekan tekanan dan kondisi ban, dan (6) jika menggunakan google map agar diyakinkan rute tersebut tidak ekstrem.

Keselamatan kendaraan pribadi
Memberikan himbauan melalui media tentang:

BACA JUGA: Mudik Lebaran: Waspada di Perlintasan Sebidang Kereta Api demi Keselamatan Pemudik

(1) agar beristirahat yang baik sebelum melakukan perjalanan jauh,

(2) menyiapkan kendaraan agar laik untuk perjalanan jauh,

(3) mengecek tekanan angin dan kondisi ban anda,

(4) mengisi bahan bakar anda dan lakukan pengisian ulang ketika SPBBU (pompa bensin) tidak mengantri untuk menghindarkan kelelahan akibat mengantri BBM,

(5) agar segera beristirahat jika telah merasa Lelah,

(6) agar melakukan perjalanan setelah berbuka puasa,

(7) jika anda berpuasa, agar sering beristirahat, dan

(8) jika menggunakan google map agar diyakinkan bahwa rute tersebut tidak ekstrem.

Selain itu, meminta BPTD dan Dishub agar memberikan tanda atau peringatan bahaya untuk di setiap daerah rawan kecelakaan lalu lintas.

Agar dapat menyiapkan personel dan peralatan di daerah rawan kecelakaan.

BACA JUGA: Aktif selama Ramadhan: Bekerja, Urusan Rumah Tangga, Ibadah, Nomor 3 Jangan Lupa

Berkoordinasi dengan operator Jalan Tol dan pengelola rest area agar melakukan managemen lalu lintas di kawasan rest area untuk menghindari kepadatan (crowded) dan agar semua instansi pemerintah untuk tidak melakukan intervensi.

Keselamatan pengguna kendaraan bus dan penumpang umum.

Memberikan imbahuan baik melalui BPTD atau secara langsung agar semua PO Bus memperhatikan beberapa hal, seperti:

(1) kompetensi pengemudi, khususnya untuk trayek jarak jauh,

(2) agar waktu libur dan istirahat pengemudi dapat diperhatikan dengan seksama,

(3) untuk trayek dengan waktu tempuh lebih dari 8 jam agar disedaiakan 2 pengemudi,

(4) yakinkan pengemudi memiliki kompetensi sesuai dengan peruntukanya,

(5) yakinkan pengemudi telah melakukan istirahat dengan baik dan cukup sebelum melakukan perjalanan baik dari asal keberangkatan maupun dari daerah tujuan,

(6) menyiapkan kendaraan dalam kondisi laik jalan untuk perjalanan jauh, dan

(7) jika menggunakan google map agar diyakinkan bahwa rute tersebut sesuai dengan kelas jalan dan tidak ekstrem.

BACA JUGA: Puasa, Kejujuran, dan Takut kepada Allah

Keselamatan pengguna bus wisata
Hal perlu dilakukan mengimbau:

(1) BPTD dan Dishub pada tempat-tempat wisata yang memiliki jalur estram untuk bersiaga pada daerah rawan kecelakaan,

(2) agar bus besar tidak memaksakan masuk daerah ekstrem dengan menyediakan angkutan alternatif,

(3) jika menggunakan google map agar diyakinkan bahwa rute tersebut sesuai dengan kelas jalan dan tidak ekstrem,

(4) untuk kota tujuan wisata dan tempat wisata untuk menyediakan tempat istirahat pengemudi,

(5) agar agen biro perjalanan untuk menyediakan tempat istirahat yang layak bagi pengemudi, agar pengemudi dapat beristirahat dengan baik.

Kemudian agar diyakinkan armada bus kondisi teknisnya, perijinan dan uji laik jalan (keer/keur) dalam kondisi laik untuk melakukan perjalanan.

Pengemudi harus memiliki kompetensi sesuai dengan peruntukanya.

BACA JUGA: Kematian sebagai Sunatulloh, Tanamlah Kebaikan Jangan Pernah Berhenti

Pengemudi telah melakukan istirahat dengan baik dan cukup sebelum melakukan perjalanan baik dari asal keberangkatan maupun dari daerah tujuan.

Untuk trayek dengan waktu tempuh lebih dari 8 jam agar disediakan 2 pengemudi.

Jika dalam perjalanan, pengemudi merasa lelah, sebaiknya beristirahat saja.

Jangan dipaksakan minum suplemen tambahan agar bisa bertahan mengemudi. Justru nantinya akan merusak kondisi tubuh.

Dan sebelum berdoalah sebelum melakukan perjalanan.

*) Djoko Setijowarno, Akademisi Prodi Teknik Sipil Unika Soegijapranata dan Ketua Bidang Advokasi dan Kemasyarakatan MTI Pusat.***

You Might Also Like

KH. Miftachul Akhyar, MUI, dan PBNU
Boyamin: MAKI Akan Intervensi Judicial Review Pembatalan Kewenangan Jaksa Jadi Penyidik Kasus Tipikor di MK
Prof Ahmad Rofiq: Ber-Tagline INSAN, LPPOM-MUI Jadi One Entity yang Siap…
Prof Ahmad Rofiq: Sakit adalah Mahkota di Atas Kepala Orang-orang yang Sehat
Pers Berperan Penting Mendorong Sumpah Pemuda
TAGGED:Djoko Setijowarnolelah istirahatMasyarakat Transportasi IndonesiamtimudikMudik lebaran
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article 5 Tips Semangat Belajar saat Bulan Ramadhan
Next Article Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri: Ini 6 Perkara yang Harus Dijauhi di Bulan Ramadhan
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Stay Connected

FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow
- Advertisement -
Ad image

Latest News

Tumis buncis dengan wortel, irisan sosis, dan cabai merah yang disajikan dalam mangkuk cokelat.
Bingung Menyiapkan Menu Harian? Ini 7 Ide Tumisan Praktis yang Hemat Minyak dan Cocok untuk Keluarga
Jateng News
Martabak telur goreng berwarna keemasan dengan isian telur dan daun bawang, dipotong menjadi beberapa bagian.
Tak Perlu Beli di Pinggir Jalan, Martabak Telur Kulit Lumpia Ini Bisa Dibuat Sendiri di Rumah
Jateng News
Nasi goreng berbumbu dengan telur mata sapi, irisan cabai merah, daun bawang, dan sambal.
Tak Perlu Timbangan Dapur! Resep Nasi Goreng Takaran Sendok untuk Bekal Sekolah Anak
Jateng News
Sup ayam dengan wortel, kentang, dan sayuran dalam kuah bening hangat
Bingung Masak Apa Hari Ini? 3 Resep Sop Rumahan yang Hemat, Gurih, dan Mudah Dibuat
Jateng News
//

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet

Informasi

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Redaksi Opini

Sign Up for Our Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!

[mc4wp_form id=”55″]

© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Join Us!
Subscribe to our newsletter and never miss our latest news, podcasts etc..
[mc4wp_form]
Zero spam, Unsubscribe at any time.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?