By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Opini Jawa TengahOpini Jawa Tengah
  • Banjarnegara
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Jateng
  • Khazanah
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ruang Ekspresi
Reading: Hari yang Ceria di Taman
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Opini Jawa TengahOpini Jawa Tengah
  • Us Today
  • Us Today
  • Us Today
  • World
  • World
  • World
  • Economy
  • Economy
  • Economy
  • Business
  • Business
  • Business
  • Industry
  • Industry
  • Industry
  • Politics
  • Politics
  • Politics
  • Banjarnegara
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Jateng
  • Khazanah
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ruang Ekspresi
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
  • Advertise
  • Advertise
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Ruang Ekspresi

Hari yang Ceria di Taman

Marzy Kris
Last updated: 6 Juni 2024 11:28 11:28
By Marzy Kris
4 Min Read
Share
Ilustrasi Hari yang Ceria di Taman/Design by canva
SHARE

OPINIJATENG.COM-Hari Minggu pagi yang cerah di sebuah kota kecil. Burung-burung berkicau riang, dan sinar matahari menerangi seluruh kota. Di sebuah rumah kecil, Mia dan Adit, dua sahabat karib, sedang bersiap-siap untuk pergi ke taman bermain favorit mereka.

Ilustrasi Hari yang Ceria di Taman/Design by canva

“Ayo, Adit! Aku sudah tidak sabar ingin bermain di ayunan,” seru Mia.

“Iya, Mia! Ayo cepat ke taman sebelum semua tempat bermain dipenuhi anak-anak lain,” balas Adit.

Ilustrasi Hari yang Ceria di Taman/Design by canva

Sesampainya di taman, mereka langsung berlari menuju ayunan favorit mereka.

“Ayo, Mia, siapa yang bisa ayunannya lebih tinggi?” tanya Adit sambil tersenyum menantang.

“Tentu saja aku! Tapi kalau kamu ingin kalah, itu terserahmu!” jawab Mia dengan tawa riang. Mereka pun mulai berlomba untuk mengayunkan ayunan secepat mungkin.

Ilustrasi Hari yang Ceria di Taman/Design by canva

Sementara mereka bermain, tawa mereka tiba-tiba terhenti ketika melihat seorang anak kecil duduk di dekat kolam ikan, menangis tersedu-sedu. Mia dan Adit saling pandang, lalu segera berlari mendekati anak itu.

“Kenapa kamu menangis?” tanya Mia dengan lembut, sambil berjongkok di depan anak kecil tersebut.

Anak kecil itu mengusap air matanya dan menunjuk ke arah kolam ikan. “Ikan kesayanganku terjatuh ke luar kolam dan tidak bisa kembali,” katanya dengan suara gemetar.

Mia dan Adit menatap ikan yang terdampar di tepi kolam. Mereka tahu bahwa mereka harus membantu. “Jangan khawatir, kita akan membantumu,” kata Mia dengan penuh keyakinan.

Ilustrasi Hari yang Ceria di Taman/Design by canva

Dengan hati-hati, Adit meraih ikan tersebut dan mengangkatnya dengan jaring ikan Mia membantu dengan memastikan ikan itu tetap basah. Mereka bersama-sama meletakkan ikan itu kembali ke dalam kolam. Setelah beberapa detik yang menegangkan, ikan itu berenang kembali dengan lincah, seolah-olah mengucapkan terima kasih.

Anak kecil itu tersenyum lebar, air matanya sudah mengering.

“Terima kasih, kalian berdua!” ucapnya sambil menghapus sisa-sisa air mata.

“Aku sangat senang ikan kesayanganku selamat.”

Mia dan Adit merasa bangga telah membantu. “Senang bisa membantu, kan?” kata Adit sambil tersenyum.

“Iya, ini membuatku merasa sangat baik,” balas Mia. “Sekarang, mari kita kembali bermain!”

Mereka melanjutkan petualangan mereka di taman dengan semangat yang baru. Kali ini, mereka tidak hanya bermain untuk kesenangan sendiri, tetapi juga dengan hati yang lebih hangat karena telah membuat seseorang bahagia. Mereka berlari ke berbagai wahana, bermain perosotan, dan tertawa bersama-sama.

Ilustrasi Hari yang Ceria di Taman/Design by canva

Menjelang sore, mereka duduk di bangku taman sambil menikmati suasana sore hari di taman.

“Hari ini benar-benar menyenangkan,” kata Mia sambil menikmati suasana sore hari di taman.

“Iya, kita juga belajar sesuatu yang penting hari ini,” tambah Adit. “Menolong orang lain itu membawa kebahagiaan untuk semua.”

Mereka berdua pun tertawa bersama, merasakan betapa indahnya persahabatan dan kebaikan. Hari itu, mereka pulang dengan hati yang ceria dan kenangan yang tak akan pernah mereka lupakan.***

*) Ditulis oleh Adinda Kartika Pratiwi, Eva Natasyah, Febry Dwi Lestari, Kunti Muthia Sari, Sagita Alfitasya Maghfiroh, mahasiswa S1 PGSD Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

 

You Might Also Like

Di Balik Bayang-bayang Kasih Sayang – 44
Di Balik Bayang-bayang Kasih Sayang – 4
Di Balik Bayang-bayang Kasih Sayang – 35
Di Balik Bayang-bayang Kasih Sayang – 108
Di Balik Bayang-bayang Kasih Sayang – 123
TAGGED:cergamcerita anakhari yang ceria di taman
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Penyesalan Milo
Next Article Menabung Demi Keinginan
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Stay Connected

FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow
- Advertisement -
Ad image

Latest News

Azzahra, Pramuka Garuda SMA Negeri 1 Banjarnegara: Sang Juara Eagle Scout Penegak Putri 2026,
Banjarnegara Jateng
Zulfikar Al Habsy, Sosok Pemuda Inspiratif Banjarnegara Lolos Paskibraka Provinsi Jawa Tengah
Pendidikan
Pramuka Garuda Penegak SMA Negeri 1 Banjarnegara Bersiap Diri dalam Lomba ESA Tingkat Provinsi Jawa Tengah
News
68 Peserta Resmi Ikuti Pradana Wiyata Permadani Banjarnegara Angkatan XIII
Banjarnegara
//

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet

Sign Up for Our Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!

[mc4wp_form id=”55″]

© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Join Us!
Subscribe to our newsletter and never miss our latest news, podcasts etc..
[mc4wp_form]
Zero spam, Unsubscribe at any time.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?