By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Opini Jawa TengahOpini Jawa Tengah
  • Banjarnegara
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Jateng
  • Khazanah
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ruang Ekspresi
Reading: Efektifkan Pencegahan Wabah, PMI Tingkatkan Kapasitas Pelibatan Masyarakat
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Opini Jawa TengahOpini Jawa Tengah
  • World
  • Economy
  • Business
  • Industry
Search
  • Banjarnegara
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Jateng
  • Khazanah
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ruang Ekspresi
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
  • Advertise
  • Advertise
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Jateng

Efektifkan Pencegahan Wabah, PMI Tingkatkan Kapasitas Pelibatan Masyarakat

admin opini
Last updated: 7 Januari 2022 14:14 14:14
By admin opini
4 Min Read
Share
SHARE

OPINIJATENG.COM – Pelibatan masyarakat dalam pencegahan serta pengendalian wabah atau pandemi disebut sangat efektif.

Pemanfaatan peran masyarakat tersebut dapat meningkatkan kewaspadaan serta penanganan dini dalam menghadapi pandemi.

Seperti yang dilakukan Palang Merah Indonesia (PMI) dalam Surveilans Berbasis Masyarakat (SBM) di beberapa desa di Jawa Tengah, Jawa Barat, Bali, dan Banten.

PMI melibatkan relawan masyarakat untuk melaksanakan secara aktif  pendeteksian awal serta pelaporan kasus terjangkit wabah secara terpadu di beberapa wilayah tersebut.

BACA JUGA: Vaksinasi Booster Mulai 12 Januari 2022, Ini Syaratnya

Relawan Siaga Bencana Berbasis Masyarakat (Sibat) ini dilatih serta PMI mendampingi  dalam Community Pandemic Preparedness Program (CP3) yang di uji cobakan di Pandegelang, Kota Bogor, Boyolali serta Tabanan.

Kemudian, validasi laporan gejala dan risiko penyakit oleh Sibat CP3 ditindaklanjuti Puskesmas.

“Peran masyarakat ini sangatlah penting untuk kewaspadaan dini, ini bahkan sudah dilakukan sebelum pandemi COVID-19 terjadi Indonesia. Saat ini kita perlu penguatan road map SBM supaya bisa direplikasi di banyak desa,” kata Kepala Divisi Kesehatan dan Sosial PMI Pusat, Eka Wulan Cahyasari dalam uji coba rancangan kebijakan pelaksanaan Peta Jalan Penguatan SBM 2022-2024 di Boyolali, Jawa Tengah, Kamis, 6 Januari 2022.

Eka mengatakan, kehadiran SBM akan melengkapi sistem surveilans berbasis institusi seperti Puskesmas, Puskewan, rumah sakit serta laboratorium dalam pendeteksian dini potensi wabah dengan kolaborasi lokal di tingkat desa dan Kabupaten/Kota yang telah dilakukan selama ini.

BACA JUGA: Rekrutmen Tenaga dengan Perjanjian Kerja Puskesmas 2022, Bersumber dari DAK Nonfisik BOK

“Berdasarkan hasil percontohan yang berhasil hingga saat ini, PMI berencana untuk memperluas cakupan program kesiapsiagaan wabah atau pandemi ke 2 Provinsi di Kalimantan Barat dan Sulawesi Selatan. Dengan demikian sebanyak 20 desa baru akan mereplikasi pembelajaran SBM sebagai kesiapsiagaan wabah/pandemi, lebih jauh harapanya akan dapat direplikasi secara nasional”, imbuhnya.

Ketua Bidang Kesehatan dan Sosial PMI Provinsi Jawa Tengah dr. Hartanto menambahkan, program kesiapsiagaan pandemi berbasis masyarakat telah dilaksanakan di Boyolali sebelum pandemi COVID-19 melanda Indonesia.

SBM, sambungnya, dimanfaatkan PMI Jawa Tengah untuk pencegahan serta pengendalain penyakit menular antraks dan leptosirosis pada 2018.

Dalam pertemuan bersama Kementerian Koordinator Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), Pemerintah Kabupaten Boyolali, PMI serta IFRC di Pendopo Bupati tersebut akan melihat langsung kolaborasi lokal untuk penyempurnaan  rancangan kebijakan pelaksanaan Peta Jalan secara nasional.

“Dari pengamatan kami melalui laporan-laporan relawan Sibat dalam program CP3, serta diskusi-diskusi dengan PMI, kami memandang SBM PMI ini perlu diadopsi, untuk menguatkan model SBM yang sudah berjalan,” tukas Asisten Deputi Pengendalian dan Penanggulangan Penyakit Kemenko PMK dr. Nancy Dian Anggraini.

BACA JUGA : Fenomena Spirit Doll, Halu atau Kesepian? Ini Menurut Psikolog Lita Gading

Sejak tahun 2018, PMI dan IFRC memulai inisiatif CP3 dalam pelaksanaan SBM untuk mengembangkan dan mode uji coba dalam memperluas cakupan surveilans oleh para relawan di masyarakat setempat, termasuk ke populasi yang paling rentan dan memperkuat kesiapsiagaan serta ketahanan masyarakat bersama dengan Kelompok Kerja yang terdiri dari Kemenko PMK, Kemenkes, Kementan, KLHK, Kemendesa PDTT, Kemendagri, BNPB, KKP, BBPK Ciloto, BBPKH Cinagara, dan PMI.

Sejak 2018, program kolaboratif PMI dikembangkan dengan dukungan IFRC dan Lembaga Pembagunan Internasional Amerika Serikat (USAID), serta Palang Merah Australia. (alw).*

You Might Also Like

Bukan Cuma Nilai Raport, 5 Kebiasaan Orang Tua Ini Bisa Jadi Bekal Anak Menuju Masa Depan
Satu Abad Harlah ke-97 NU, Rayakan dengan Sederhana dan Hikmad
Bukan Sekadar Dongeng, Kisah Si Kancil Bisa Jadi Pintu Masuk Anak Mengenal Budaya Nusantara
Dua Megaproyek Bendungan Abad 20 di Banjarnegara Jadi Film Dokumenter
Disambut dengan Guyuran Hujan, Ganjar Apel Siap Siaga Bencana
TAGGED:Efektitifkan pencegahan wabahpelibatan masyarakatPMI
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article ODGJ ODGJ Tewas Gantung Diri di Desa Kedungbenda Nusawungu
Next Article PMI Banjarnegara dan Semagara Hibur Anak-anak di Sekolah Darurat Erupsi Semeru
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Stay Connected

FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow
- Advertisement -
Ad image

Latest News

Pelaku UMKM mengemas produk batik untuk pesanan pelanggan dengan bantuan toko online di laptop.
Promosi Ramai, Penjualan Sepi? Ini Strategi Marketing yang Perlu Diubah Pelaku UMKM
Jateng Marketing
Seseorang menganalisis data digital marketing melalui laptop dan tablet dengan tampilan grafik trafik, pengunjung, dan performa pemasaran.
Digital Marketing Bukan Sekadar Jualan Online, Ini Cara UMKM Kecil Menarik Pelanggan Tanpa Bakar Uang
Jateng Marketing
Ilustrasi desain logo dan identitas merek bisnis pada kemasan produk, kartu nama, gelas, tas, dan panduan branding
Promosi Sudah Ramai, tetapi Penjualan Masih Sepi? Ini Kesalahan Marketing yang Sering Diabaikan
Jateng Marketing
Content creator merekam video promosi produk skincare menggunakan smartphone, tripod, dan lampu tambahan.
Konten Media Sosial Ramai Belum Tentu Laris, Ini Strategi Marketing yang Perlu Dicoba Pelaku Usaha
Jateng Marketing

OTOINFO MEDIA GROUP

Satu jaringan media untuk berita otomotif, balap motor, informasi daerah, dan konten digital Indonesia.

Ikuti Media Sosial Kami

Instagram Otoinfo Instagram Info Media Instagram Kabaroto Instagram Opini Banjarnegara TikTok Otoinfo TikTok Opini Banjarnegara YouTube Otoinfo Facebook Otoinfo Facebook Opini Banjarnegara

Jaringan Website

OTOINFO.IDPortal otomotif dan balap KABAROTO.IDBerita otomotif OPINI JATENGInformasi dan opini daerah
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Join Us!
Subscribe to our newsletter and never miss our latest news, podcasts etc..
[mc4wp_form]
Zero spam, Unsubscribe at any time.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?