By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Opini Jawa TengahOpini Jawa Tengah
  • Banjarnegara
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Jateng
  • Khazanah
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ruang Ekspresi
Reading: Di Balik Bayang-bayang Kasih Sayang – 137
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Opini Jawa TengahOpini Jawa Tengah
  • Us Today
  • Us Today
  • Us Today
  • World
  • World
  • World
  • Economy
  • Economy
  • Economy
  • Business
  • Business
  • Business
  • Industry
  • Industry
  • Industry
  • Politics
  • Politics
  • Politics
Search
  • Banjarnegara
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Jateng
  • Khazanah
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ruang Ekspresi
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
  • Advertise
  • Advertise
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Ruang Ekspresi

Di Balik Bayang-bayang Kasih Sayang – 137

Arifin
Last updated: 28 Februari 2022 10:52 10:52
By Arifin
3 Min Read
Share
SHARE

Sejak Minggu 24 Oktober 2021, OPINIJATENG.COM menyajikan novel “Di Balik Bayang-bayang Kasih Sayang” karya Wardjito Soeharso, novelis asal Kota Semarang, secara bersambung (serial). Semoga bermanfaat. (red)

Wardjito Soeharso

OPINI JATENG –

“Tak usah dipikir. Sekarang pulihkan dulu kesehatanmu dan anakmu.” kata Iben seperti menasehati.

Lita melirik Iben, sekilas.

Lalu menarik nafas panjang.

“Anakku dan anakmu. Anak kita…” desah Lita lirih.

Iben jadi salah tingkah.

Tangannya garuk-garuk kepala yang tidak gatal.

Mulutnya menyeringai lucu.

“Ehem…iya, anak kita…” sahut Iben, masih garuk-garuk kepala.

Lita tersenyum melihat tingkah Iben.

BACA JUGA:5 Tips Menyusun Resolusi Sederhana untuk Tahun 2022 yang Lebih Bermakna

Dijulurkannya tangannya, mencubit lengan Iben.

Iben terlonjak kaget.

“Aduuuhh…!” teriaknya.

“Terus, apa rencanamu selanjutnya, Ben?” tanya Lita.

“Ada. Tapi, tak perlu aku katakan sekarang. Yang penting, kamu dan anak…kita, sehat dulu.” kata Iben pelan.

BACA JUGA:6 Cara Mudah Berlapang Dada Atas Permasalahan yang Terjadi, Begini Penjelasannya

Ada jeda ketika dia menyebut anak kita.

Suaranya masih terdengar kagok.

“Pengin tahu kabar tentang ayah?” tanya Iben selanjutnya.

“Kenapa dengan Theo? Aku sudah bukan istrinya lagi. Aku sekarang janda, Ben.” kembali Lita berkata lirih.

“Ayah juga sedang dirawat di sini. Di ruang perawatan VIP. Malam itu, menurut cerita Mbok Siti dari berita yang kubaca, setelah kamu pergi, ayah terkena serangan jantung. Mendadak duduk diam, pingsan di kursi.”

“Lalu dilarikan ke rumah sakit ini oleh Pak Anwar dan Mbok Siti. Kasus keluarga kita sudah jadi berita paling hangat di koran-koran, baik koran lokal maupun nasional.”

Lita tidak menanggapi cerita Iben tentang Theo.

Sebaliknya dia malah bertanya tentang kedua kakaknya.

BACA JUGA: Orang Tua Perlu Melek Pendidikan Literasi Digital

“Bagaimana dengan Ikang dan Ibas?” tanya Lita, matanya memandang tajam Iben.

Iben tersenyum simpul.

Lalu dia mengeluarkan handphone dari saku celananya.

“Aku sudah cerita pada Kak Ikang dan Kak Ibas. Kak Ikang secepatnya akan pulang. Sedang Kak Ibas hanya mengirim pesan singkat SMS. Nih..,” kata Iben, sambil memperlihatkan layar monitor handphonenya.

“You got the nerves, Boy. I like it. Hehehe….” Begitu pesan singkat yang Lita baca.

Lita diam sejenak.

Dia memperbaiki posisi bayinya yang masih menyusu.

Lalu tangannya meraih tangan Iben.

Digenggamnya tangan Iben dengan kencang.

Matanya menatap mata Iben.

Iben pun menatap mata Lita.

“Ben, menyesalkah kamu….?” tanya Lita lirih.

BACA JUGA: Yang Pahit dalam Hidup adalah Berharap kepada Manusia

Iben tersenyum.

Kepalanya menggeleng.

“Ta, menyesalkah kamu…..?” tanya Iben lirih.

Lita tersenyum.

Kepalanya menggeleng.

Ruangan kembali sunyi.

Detak jam dinding terdengar mengisi keheningan.

Waktu terus berjalan.

Maju bersama harapan dan penantian.

– Tamat –

KOMENTAR : weesenha@gmail.com***

You Might Also Like

Puding Gula Merah, Bisnis Kuliner Modal Sak Iprit Untung Selangit
Di Balik Bayang-bayang Kasih Sayang – 18
Ali Si Hati Putih
Jangan Cari Pacar Berjilbab
Nakal Belum Tentu Kriminal, Resensi Novel Ketapel Karya Wardjito Soeharso
TAGGED:Di Balik Bayang-bayang Kasih SayangnovelWardjito Soeharso
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Pemerintah Targetkan Ganti Untung Lahan Warga Wadas Bakal Dibayar H-7 Jelang Lebaran
Next Article Prof Ahmad Rofiq KH. Miftachul Akhyar, MUI, dan PBNU
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Stay Connected

FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow
- Advertisement -
Ad image

Latest News

SD Muhammadiyah Danaraja Sukses Gelar Perjusa di Pinggir Kali Balaran Merden, Pembina HW Berharap Anak Pulang Membawa Nilai Kebaikan
Banjarnegara Pendidikan
Azzahra, Pramuka Garuda SMA Negeri 1 Banjarnegara: Sang Juara Eagle Scout Penegak Putri 2026,
Banjarnegara Jateng
Zulfikar Al Habsy, Sosok Pemuda Inspiratif Banjarnegara Lolos Paskibraka Provinsi Jawa Tengah
Pendidikan
Pramuka Garuda Penegak SMA Negeri 1 Banjarnegara Bersiap Diri dalam Lomba ESA Tingkat Provinsi Jawa Tengah
News
//

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet

Quick Link

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Redaksi Opini

Sign Up for Our Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!

[mc4wp_form id=”55″]

© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Join Us!
Subscribe to our newsletter and never miss our latest news, podcasts etc..
[mc4wp_form]
Zero spam, Unsubscribe at any time.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?