By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Opini Jawa TengahOpini Jawa Tengah
  • Banjarnegara
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Jateng
  • Khazanah
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ruang Ekspresi
Reading: Di Balik Bayang-bayang Kasih Sayang – 12
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Opini Jawa TengahOpini Jawa Tengah
  • Us Today
  • Us Today
  • Us Today
  • World
  • World
  • World
  • Economy
  • Economy
  • Economy
  • Business
  • Business
  • Business
  • Industry
  • Industry
  • Industry
  • Politics
  • Politics
  • Politics
  • Banjarnegara
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Jateng
  • Khazanah
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ruang Ekspresi
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
  • Advertise
  • Advertise
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Ruang Ekspresi

Di Balik Bayang-bayang Kasih Sayang – 12

Arifin
Last updated: 2 November 2021 13:07 13:07
By Arifin
4 Min Read
Share
SHARE

SEJAK Minggu 24 Oktober 2021, OPINIJATENG.com menyajikan novel “Di Balik Bayang-bayang Kasih Sayang” karya Wardjito Soeharso, novelis asal Kota Semarang, secara bersambung (serial). Semoga bermanfaat. (red)

Wardjito Soeharso

OPINIJATENG.com –

Iben benar-benar merasa jadi anak lelaki tidak berguna malam ini.

Dia tidak memedulikan dirinya dan sekelilingnya.

Dia merasa jengkel karena tetap sulit menghubungi Ikang di Boston.

Dia hanya bisa duduk tertunduk di lorong rumah sakit yang sepi, dingin dan gelap.

Sama seperti hatinya.

BACA JUGA : : Di Balik Bayang-bayang Kasih Sayang – 1
BACA JUGA : Di Balik Bayang-bayang Kasih Sayang – 2
BACA JUGA : Di Balik Bayang-bayang Kasih Sayang – 3
BACA JUGA : Di Balik Bayang-bayang Kasih Sayang – 4
BACA JUGA : Di Balik Bayang-bayang Kasih Sayang – 5
BACA JUGA : Di Balik Bayang-bayang Kasih Sayang – 6
BACA JUGA : Di Balik Bayang-bayang Kasih Sayang – 7
BACA JUGA : Di Balik Bayang-bayang Kasih Sayang – 8
BACA JUGA : Di Balik Bayang-bayang Kasih Sayang – 9
BACA JUGA : Di Balik Bayang-bayang Kasih Sayang – 10

Iben berusaha untuk tidak memercayai apa yang sedang terjadi dan berharap segera bangun jika itu semua hanya mimpi.

“Berhenti menangis, kamu itu anak laki-laki,” ucap Theo yang sudah berdiri di depan Iben.

Iben tidak memedulikan ayahnya dan tetap memejamkan matanya.

“Ikhlaskan ibumu, agar dia tenang di sisi-Nya.”

“Apa ayah tidak merasa kehilangan ibu?” tanya Iben kemudian, masih dengan mata terpejam.

“Apa saat kehilangan aku harus menangis?” jawan Theo dingin.

“Aku memang laki-laki dan aku juga seorang anak,” jawab Iben yang kemudian membuka mata, menatap ayahnya.

“Seorang anak yang sangat menyayangi ibunya,” tambah Iben.

“Hm…, tunggu di sini. Ayah pergi sebentar karena banyak hal yang harus ayah urus untuk pemakaman ibumu,” Theo seperti tidak mendengar omongan Iben dan berjalan meninggalkan Iben sendirian di lorong rumah sakit.

“Ayah! Beri aku alasan untuk tidak menangis saat aku kehilangan sesuatu yang membuatku hidup. Masihkan aku bisa hidup, ayah? Beri aku jawaban. Sikapmu itu, sekuat itukah, ayah? Atau memang ayah tidak kehilangan? Jawab aku, ayah!” Teriak Iben, tapi Theo tetap meneruskan langkahnya.

***

“Halo, ayah? Apa ada suatu hal mendesak yang membuat ayah meneleponku siang-siang begini?” jawab Ikang terdengar malas-malasan, sambil masih tiduran di tempat tidur.

“Jam berapa di situ?! Kenapa tidur?!” bentak Theo.

Perbedaan waktu Indonesia Bagian Barat dengan Amerika Serikat Bagian Timur Laut, yang sering disebut dengan wilayah East Coast, seperti Boston dan New York adalah persis dua belas jam.

Jam dua belas malam di Jakarta berarti jam dua belas siang hari sebelumnya di Boston.

“Ah, hehehe… aku tidak tidur, ayah, aku baru saja mengerjakan tugas-tugas kuliah. Aku lelah, aku tidak lihat jam, ayah. Maaf,” jawab Ikang dengan keahlian berbohongnya.

“Bangun! Segera beli tiket yang paling cepat. Pulang ke Semarang, sekarang!” Perintah Theo, lugas!

“Ta.. Tapi aku ada kuliah nanti jam empat sore,” jawab Ikang gugup.

“Bodoh! Ibumu meninggal. Cepat pulang atau tidak ada uang bulanan lagi,” bentak Theo lagi, dan kemudian menutup teleponnya.

“Apa.. apaan ini? Apa yang terjadi? Apa aku mimpi?” ucap Ikang yang kemudian menepuk nepuk pipinya.

Ikang lalu melihat handphonenya dan mendapati sepuluh panggilan tak terjawab dari Iben, satu panggilan tak terjawab dari Ibas, dan satu pesan suara dari Iben dan satu pesan dari Ibas.

Ikang kemudian membuka pesan Ibas dan mendengarkan pesan suara dari Iben.

“Ternyata bukan mimpi.” Bisiknya.

Dia lalu melompat menyambar handuk dan masuk kamar mandi. (bersambung)

KOMENTAR : weesenha@gmail.com***

You Might Also Like

Di Balik Bayang-bayang Kasih Sayang – 118
Asal Mula Sungai Serayu dan Sungai Luk Ulo
Di Balik Bayang-bayang Kasih Sayang – 70
Di Balik Bayang-bayang Kasih Sayang – 105
Di Balik Bayang-bayang Kasih Sayang – 37
TAGGED:Di Balik Bayang-bayang Kasih SayangnovelWardjito Soeharso
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Ibunda Hanna Kirana, Cerita Kronologi Kepergian “Zahra” di Suara Hati Istri
Next Article Tips Aman Berkendara di Musim Hujan
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Stay Connected

FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow
- Advertisement -
Ad image

Latest News

Azzahra, Pramuka Garuda SMA Negeri 1 Banjarnegara: Sang Juara Eagle Scout Penegak Putri 2026,
Banjarnegara Jateng
Zulfikar Al Habsy, Sosok Pemuda Inspiratif Banjarnegara Lolos Paskibraka Provinsi Jawa Tengah
Pendidikan
Pramuka Garuda Penegak SMA Negeri 1 Banjarnegara Bersiap Diri dalam Lomba ESA Tingkat Provinsi Jawa Tengah
News
68 Peserta Resmi Ikuti Pradana Wiyata Permadani Banjarnegara Angkatan XIII
Banjarnegara
//

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet

Sign Up for Our Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!

[mc4wp_form id=”55″]

© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Join Us!
Subscribe to our newsletter and never miss our latest news, podcasts etc..
[mc4wp_form]
Zero spam, Unsubscribe at any time.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?